solid-goldberjangka.com – Mungkin sebagian besar dari kita hanya tau Ninja dari film-film yang ada di TV atau bioskop seperti kartun Naruto, Ninja Assassin dan Samurai X tapi sekarang di jepang ada tempat untuk kita belajar menjadi ninja.

Maruhana, di Hanayashiki, memperkenankan anggota masyarakat untuk bersama belajar dan merasakan serta mencoba sebagai ninja (shinobi). Dua ninja, Yuichi Mori (penanggungjawab) dan Taichi Ushio siap menghibur serta memandu kehadiran para tamu yang datang ke sana.

Semula hanya toko barang-barang terkait ninja dijual di sana sejak Juli lalu. Kemudian pimpinan dojo memutuskan untuk membuka diri, umum dapat menikmati pengalaman sebagai ninja selama kurang lebih 40 menit.

“Saat masuk mereka akan diberikan selebaran informasi mengenai ninja, cara memakai pakaian penutup kepala ninja, ini akan diberikan gratis kepada tamu,” tambahnya. Lalu ada empat hal yang akan diajari di sana.

Pertama mengenai cara memegang pedang. Lalu cara menghilang atau tidak kelihatan oleh lawan. Ketiga, cara menipu lawan sebagai bela diri, dan keempat mengenai cara penggunaan shuriken atau pisau bintang (piao).

Pengunjung akan diajarkan semua itu termasuk praktek melempar piao dengan benar agar tidak membahayakan diri sendiri dan tepat pada sasaran.

“Kita ingin para tamu senang dan menikmati pelatihan ini. Bebas saja mereka kalau mau foto ya silakan saja. Tamunya pun beraneka ragam termasuk orang yang ternyata telah pernah berlatih Ninjutsu atau seni beladiri Jepang dasar untuk menjadi seorang ninja. Tapi paling banyak ya mungkin anak-anak ke sini senang dan bahagia mereka ikut bermain seperti ninja,” papar Mori.

Konsep pelatihan tersebut lebih kepada hiburan dan diciptakan oleh kelompok Hanayashiki tersebut agar lebih memasyarakatkan ninja.

Pembukaan dojo untuk umum ini pun untuk menyambut Olimpiade 2020 di Tokyo yang diperkirakan akan banyak tamu datang berwisata ke daerah Asakusa sekaligus bisa mengunjungi tempat latihan ninja tersebut nantinya.

“Satu dojo ini bisa berisi 20-an bahkan mungkin 30 orang. Tapi kalau kebanyakan kami pisah dua kelompok agar tak kelihatan sempit,” jelasnya. Dojo berukuran sekitar 100 meter persegi cukup luas dan lumayan baik sebagai tempat latihan ninja.

Setiap orang hanya dikenakan 2.000 yen termasuk anak-anak tak ada beda harga. Kecuali yang masih sekolah dasar atau bayi dengan harga khusus atau mungkin saja tidak bayar, tergantung jumlah orang yang hadir.

“Satu tamu pun hadir asal membayar tiket masuk kita akan lakukan performance,” Ujar Mori.

(tribunnews.com)