SOLID BERJANGKA | CORONA DI AMERIKA KEMBALI MENINGKAT

SOLID BERJANGKA
SOLID BERJANGKA

SOLID BERJANGKA – HARGA EMAS LANJUTKAN PENGUATAN, PASIEN CORONA DI AMERIKA SERIKATT KEMBALI MENINGKAT

SOLID BERJANGKA JAKARTA – Harga emas sempat menguat tajam disesi perdagangan Eropa pada hari Kamis malam (11/Juni) naik hingga 0.66 % atau mencapai level tertinggi awal bulan Juni 2020 pada level $ 1744.80/troy ons seiring kenaikan jumlah penderita Covid-19 setelah dibuka kembali karantina wilayah ( kuncian ) Amerika Serikat.

Apresiasi penguatan harga emas juga didorong karena meningkatnya kekhawatiran perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Selain itu, lonjakan baru terinfeksi virus corona lagi-lagi memberikan tekanan bagi aset-aset berisiko.

Hingga saat ini virus corona telah menginfeksi lebih dari 7 juta orang di belahan dunia dengan tingkat kematian sebanyak 416 ribu lebih jiwa, berdasarkan data dari Johns Hopkins University. Selain itu, Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (Organisation for Economic Co-operation and Development/OECD) juga memprediksi ekonomi global akan berkontraksi setidaknya 6 % pada tahun ini akibat penutupan ekonomi guna menekan angka wabah Covid-19.

Sebagai izin AP, Texas diriliskan pasien tertinggi Covid-19 dalam tiga hari terakhir. Sembilan wilayah di California juga melaporkan peningkatan kasus korona dan juga jumlah pasien yang terkonfirmasi atas virus berbahaya tersebut. Dalam laporan penelitian yang dikutip CNBC International, analis makroekonomi EvercoreISI Dennis DeBusschere menilai kebijakan moneter ramah dari Federal Reserve tidak bisa mengimbangi dampak buruk gelombang kedua Covid-19.

Disisi lain, Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga acuan dan menyatakan takkan menaikkannya hingga tahun 2022. Bank sentral ini juga memperkirakan ekonomi negara dengan ekonomi terbesar dunia akan terkontraksi 6,5 % pada tahun 2020 sebelum tumbuh 5 % pada tahun 2021. Data mingguan per 6 Juni prediksi klaim mencapai 1,5 juta. Ekonom memperkirakan rilis data klaim pengangguran Amerika Serikat yang diperoleh mencapai angka 1,595 juta, atau turun dari periode sebelumnya 1,775 juta.

ANALISA FUNDAMENTAL EMAS ( XAUUSD )

Menurut analisa fundamental, Beberapa faktor yang mendorong harga emas lebih tinggi menurut Goldman Sachs antara lain, kebijakan moneter dan fiskal yang super-ekspansif dibarengi dengan kuatnya sentimen konsumen. Hal ini akan mendorong laju inflasi yang lebih kencang.

Sementara di tahun ini, apresiasi harga emas juga seiring dengan meningkatnya kekhawatiran perang dagang antara Amerika Serikat & Tiongkok. Selain itu, lonjakan baru terinfeksi virus corona lagi-lagi memberikan tekanan bagi aset-aset berisiko.

Bank Dunia bahkan memiliki dua skenario dalam memproyeksikan ekonomi global yang terjadi di 2020. Produk Domestik Bruto (PDB) diramal bisa minus 5,2 % atau minus 8 %. Semua karena pandemi virus corona atau covid-19.

Di sisi lain stimulus jumbo yang diberikan bank sentral maupun pemerintahan secara global juga turut menjadi pendukung harga emas untuk menguat lantaran adanya ancaman inflasi yang nyata ke depannya. Emas sebagai aset lindung nilai (hedge) jadi kebanjiran permintaan ketika ada ancaman inflasi yang tinggi dan penurunan nilai tukar.

ANALISA TEKNIKAL EMAS ( XAUUSD )

Menurut analisa teknikal, Harga emas masih berada dalam up trend (bullish) dari pertengahan bulan maret 2020 hingga saat ini. Harga emas masih dapat melanjutkan penguatan dalam jangka panjang, sedangkan dalam jangka pendek harga emas masih berpotensi koreksi setelah mengalami kenaikan yang cukup signifikan hingga
harga tertinggi 8 tahun terakhir.

Jika dihitung dari level terendah ke level tertinggi tahun 2020, terjadi selisih sebesar $314 poin atau naik 18,99%. Secara teknikal, kompilasi terjadi tren penguatan yang signifikan, maka koreksi yang sebesar 20 % dianggap wajar.

Minggu ini, harga emas diperkirakan bergerak di range $ 1657 – $ 1728/troy ons. Jika, harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1743/troy ons, maka harga emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 yaitu pada level $1756/troy ons. Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1714/troy ons, maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 di level $ 1700/troy ons dan support 3 $ 1686/troy ons.
SOLID BERJANGKA

Sumber : SGB JAKARTA (Tulus Rifwandi Gea)

About solid gold 2092 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*