SOLID BERJANGKA | LAPORAN DATA PENGANGGURAN AMERIKA

SOLID BERJANGKA
SOLID BERJANGKA

SOLID BERJANGKA – HARGA EMAS TERPUKUL OLEH LAPORAN DATA PENGANGGURAN AMERIKA SERIKAT

SOLID BERJANGKA JAKARTA – Harga emas kembali melemah disesi perdagangan Eropa pada hari Kamis (07/Oktober) turun sebesar -0.43 %. Ke level $ 1750.90/troy ons seiring hasil laporan rilis data klaim pengangguran mingguan tercatat mengalami penurunan. Yang menyebabkan Indeks Dollar Amerika Serikat (DXY) menguat dan opetimisme pelaku pasar terhadap rilis data NFP Amerika Serikat malam ini.

Penguatan dollar Amerika Serikat ditopang oleh rilis data ketenagakerjaan Negeri Paman Sam. Hasil dari laporan rilis data klaim tunjangan pengangguran pekan lalu. Tercatat sebesar 326.000, atau lebih baik dari proyeksi ekonom dalam polling Dow Jones yang memperkirakan angka 345.000 klaim pekan sebelumnya tercatat mencapai 362.000 klaim.

Perkembangan di pasar tenaga kerja akan menentukan arah kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat (The Federal Reserve/The Fed). Jika pasar tenaga kerja semakin kuat, maka The Fed diperkirakan mulai mengurangi ‘dosis’ pembelian aset (quantitative easing) pada November 2021. Pengurangan quantitative easing akan membuat pasokan dollar Amerika Serikat tidak sederas sekarang. Seperti barang, pasokan yang berkurang akan membuat dollar Amerika Serikat menjadi ‘mahal’.

Keperkasaan nilai tukar mata uang dolar Amerika Serikat menjadi penekan harga emas. Dua aset ini memang punya hubungan yang bertolak belakang. Emas adalah aset yang dibanderol dalam dollar Amerika Serikat. Ketika dollar Amerika Serikat menguat, emas jadi lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lain.

Permintaan emas turun, harga pun mengikuti. Disisi lain, bulan oktober dikenal sebagai bulan penuh volatilitas di Amerika Serikat. Hal ini terjadi sepanjang pekan ini, meski Goldman Sachs melaporkan bahwa ekonomi semakin membaik. Pasar bakal mengantisipasi rilis kinerja keuangan kuartal III-2021 yang akan dimulai pada pekan depan.

ANALISA FUNDAMENTAL

Malam ini akan ada rilis data Non Farm Payrolls Amerika Serikat bulan September 2021. Yang dirilis oleh Biro Statistik Tenaga Kerja Amerika Serikat ini. Mengukur perubahan jumlah tenaga kerja diluar sektor pertanian selama periode sebulan. Data ini merupakan indikator awal bagi pengeluaran konsumen dan aktivitas ekonomi secara keseluruhan. Dan menjadi bahan pertimbangan penting bagi The Fed dalam menentukan tingkat suku bunga.

Untuk bulan September 2021 diperkirakan NFP akan bertambah 490,000 job, sementara perkiraan dari Automatic Data Processing Inc.(ADP) yang dirilis tanggal 6 Oktober kemarin menunjukkan akan bertambah 568,000 job. Selain itu, rilis data upah rata-rata per jam di Amerika Serikat bulan September 2021. Upah dikaitkan dengan besaran inflasi guna memperkirakan tingkat biaya hidup. Dan The Fed juga memperhatikan data upah rata-rata per jam sebagai pertimbangan untuk menentukan suku bunga acuan. Untuk bulan September 2021 diperkirakan upah rata-rata per jam
m/m akan naik 0.4 %.

Terakhir, rilis data tingkat pengangguran di Amerika Serikat bulan September 2021. Untuk bulan September 2021 diperkirakan tingkat pengangguran akan kembali turun menjadi 5.1 %.

ANALISA TEKNIKAL

Menurut survey yang dihimpun Kitco.com menunjukkan sekitar 50 % analis Wall Street memperkirakan pergerakan harga emas minggu ini akan bullish. 29 % lainnya memperkirakan bearish, dan hanya 21 % yang memperkirakan netral atau sideways. Sementara 48 % analis Main Street memperkirakan bullish, 38 % bearish, dan 13 % lainnya netral.

Disisi lain, resiko stagflasi kembali muncul dengan krisis energi mengintip. Dan membangkitkan kembali ketakutan inflasi yang pernah terjadi pada waktu yang lalu. Hal ini adalah kabar baik bagi emas, yang terbukti pada minggu ini. Mendatangkan minat beli yang kuat di bawah level $ 1,750/troy ons.

Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1763/troy ons. Maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 $ 1773/troy ons. Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1745/troy ons. Maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 $ 1736/troy ons. Dan support ke 3 berada di level $ 1724/troy ons.
SOLID BERJANGKA

SGB Jakarta / Tulis Rifwandi Gea

About solid gold 2254 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*