SOLID BERJANGKA | Hong Kong Masih Jadi Pantauan

SOLID BERJANGKA

SOLID BERJANGKA – Bursa Asia Bergerak Mixed, Hong Kong Masih Jadi Pantauan

SOLID BERJANGKA JAKARTA – Hong Kong telah diguncang oleh kerusuhan sipil berbulan-bulan yang awalnya dipicu oleh RUU ekstradisi yang dikeluarkan oleh pemerintah Hong Kong.

Kesepakatan perdagangan “fase satu” yang diantisipasi antara Amerika Serikat dan China tetap sulit dipahami menjelang 15 Desember, saat tarif tambahan untuk ekspor Tiongkok ke Amerika Serikat akan mulai berlaku.

Yen Jepang, sering dilihat sebagai mata uang safe-haven di saat ketidakpastian pasar, berpindah tangan pada 109,53 terhadap dolar setelah diperdagangkan dalam kisaran antara 109,4 dan 109,5 untuk sebagian besar kemarin.

Indeks dollar Amerika Serikat, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, terakhir di 98,37 setelah sebelumnya menyentuh posisi terendah di bawah 98,3. Dollar Australia berada di $ 0,6766 setelah menyentuh posisi terendah sekitar $ 0,676 kemarin. Pasar di Amerika Serikat ditutup pada hari Kamis untuk liburan Thanksgiving.

Berita dan data ekonomi yang ditunggu hari ini antara lain:
Korea Selatan: Keputusan suku bunga Bank of Korea
Taiwan: Revisi PDB untuk kuartal ketiga pada jam 4:00 malam HK / SIN
India: PDB kuartal ketiga pada jam 8:00 malam. HK / SIN.

Saham-saham di Asia bergerak bervariasi dalam perdagangan Jumat pagi karena investor terus mengawasi perkembangan perdagangan Amerika Serikat – China menyusul meningkatnya ketegangan baru-baru ini atas Hong Kong.

Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,24 % pada awal perdagangan, dengan saham kelas berat indeks dan pembuat robot Fanuc naik 1,1 %. Topix juga naik 0,11 %.

Kospi Korea Selatan, di sisi lain, tergelincir 0,1 %. Bank of Korea menetapkan untuk membuat keputusan suku bunga pada hari Jumat ini.

Sementara itu, saham di Australia naik lebih tinggi di perdagangan pagi, dengan S & P / ASX 200 naik sekitar 0,3 %.

Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia ex-Jepang diperdagangkan 0,07 % lebih tinggi.

Menyusul penandatanganan RUU oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mendukung pengunjuk rasa Hong Kong pada hari Rabu, investor terus menilai dampak potensial pada negosiasi perdagangan yang sedang berlangsung antara Washington dan Beijing. Tiongkok mengecam keras tindakan Amerika Serikat, dengan Kementerian Luar Negeri negara itu mengatakan Kamis bahwa Washington memiliki “niat jahat.”
SOLID BERJANGKA

Sumber : Vibiznews

About solid gold 1931 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*