SOLID BERJANGKA | KENAIKKAN HARGA EMAS MASIH TERTAHAN

SOLID BERJANGKA
SOLID BERJANGKA

SOLID BERJANGKA – LAJU KENAIKKAN HARGA EMAS MASIH TERTAHAN SEIRING PENGUATAN YIELD OBLIGASI AMERIKA SERIKAT

SOLID BERJANGKA JAKARTA – Harga emas tutup dengan kenaikkan tipis disesi perdagangan pada hari Kamis (22/Juli) naik sebesar 0.17 % atau mencapai level $ 1808.35/troy ons sebelum tutup dilevel $1806.70/troy ons pasca laporang rilis data pengangguran Amerika Serikat yang kembali meningkat minggu ke minggu (Weak on weak).

pemerintah Amerika Serikat mengumumkan sepekan lalu ada 419.000 orang yang baru saja kehilangan pekerjaan dan mengajukan klaim tunjangan. Angka itu berbalik dari estimasi ekonom dalam polling Dow Jones yang mengekspektasikan angka 350.000. Catatan tersebut juga lebih buruk dari klaim sepekan sebelumnya yang sebanyak 360.000.

Laju penguatan harga emas masih tertahan oleh imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (US Treasury) tenor 10 -yang menjadi acuan di pasar menguat 3 basis poin (bp) menjadi 1,23 %. Penguatan imbal hasil ini sedikit menghapus kekhawatiran pasar.

Sebelumnya, yield terkoreksi (mengindikasikan bahwa harga sedang menguat karena aksi beli) di tengah inflasi yang sedang tinggi. Padahal, obligasi adalah aset minim risiko yang umumnya hanya diborong ketika inflasi rendah, atau investor sedang cemas. Namun, kenaikan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah Amerika Serikat masih berada dilevel terendah yang sebelumnya menguat dilevel 1.70 %.

Disisi lain, pelaku pasar (dan seluru dunia) kembali dibuat khawatir oleh pandemi virus corona (Coronavirus Disease-2019/Covid-19). Kemunculan virus corona varian delta yang lebih menular membuat angka kasus positif menanjak. Saat situasi menjadi sangat tidak pasti, saat dunia kembali dibayangi ancaman karantina wilayah alias lockdown, maka bermain aman adalah pilihan yang sangat wajar. Bahkan ada tendensi investor bermain sangat aman yaitu dengan memegang uang tunai (cash is the king). Bukan sekadar uang tunai, dollar Amerika Serikat yang menjadi pilihan utama.

ANALISA FUNDAMENTAL

Menurut Analisa fundamental, pada hari ini sentimen pasar didominasi oleh rilis data IHS Markit mengenai aktivitas manufaktur di sejumlah negara yang diukur dengan Purchasing Managers’ Index (PMI). PMI menggunakan angka 50 sebagai titik mula. Kalau di atas 50, maka artinya dunia usaha berada di fase ekspansi yang hasilnya akan terlihat dalam beberapa bulan ke depan. Sebaliknya, apabila di bawah 50 berarti dunia usaha belum melakukan ekspansi.

Amerika Serikat akan melaporkan data indeks Flash Manufacturing PMI dan Flash Services PMI Amerika Serikat versi Markit bulan Juli 2021 (Berdampak tinggi pada USD). Indeks Flash Manufacturing dan Services PMI yang dirilis oleh Markit ini kurang berdampak dibandingkan indeks Manufacturing PMI yang dirilis oleh Institute for Supply Management (ISM). Bedanya ISM dibuat berdasarkan survey terhadap 400 purchasing manager sedang Markit melakukan survey terhadap 800 purchasing manager di seluruh AS, dan hasil akhirnya belum tentu sama.

Untuk bulan Juli 2021 diperkirakan indeks Manufacturing PMI akan turun ke +62.0, sementara indeks Services PMI diperkirakan tetap +64.6. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat.

ANALISA TEKNIKAL

Secara teknikal, Hasil survei yang dihimpun Kitco.com menunjukkan bahwa sentimen pasar untuk emas masih bullish. Sekitar 56 % pemain Wall Street memperkirakan bullish, 19 % memperkirakan bearish, dan 25 % lainnya netral atau sideways.

Sementara itu, 67 % pemain Main Street memperkirakan bullish, 17 % bearish, dan 16 % lainnya netral.

Selain itu, Mark Chandler, managing director di Bannockburn Global Forex, mengatakan emas berpeluang menguji kembali resisten di kisaran $ 1.850/troy ons.

Pada pekan lalu, emas mengakhiri perdagangan di $1.810/troy ons, artinya ada peluang kenaikan sekitar 2,2 % ke resisten tersebut.

Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1814/troy ons. Maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 yaitu pada level $ 1825/troy ons.

Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1794/troy ons. Maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 di level $ 1784/troy ons. Dan support 3 $ 1776/troy ons.
SOLID BERJANGKA

SGB Jakarta / Tulus Rifwandi Gea

About solid gold 2235 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*