SOLID BERJANGKA | MENUNGGU RESPON PELAKU PASAR

SOLID BERJANGKA
SOLID BERJANGKA

SOLID BERJANGKA – HARGE EMAS STABIL MENUNGGU RESPON PELAKU PASAR TERHADAP INFLASI AMERIKA SERIKAT YANG MASIH TINGGI

SOLID BERJANGKA JAKARTA – Harga emas bergerak stabil setelah tertekan dari level tertinggi 5 bulan terakhir. Disesi perdagangan pada hari Kamis (25/November) emas dirange $ 1785 – $ 1795/troy ons. Emas masih belum mampu bangkit, dan tertahan di bawah $ 1800/troy ons. Rilis data inflasi di Amerika Serikat (AS) yang masih tinggi memperkuat isu kenaikan suku bunga lebih awal. Yang memberikan pukulan telak bagi emas.

Departemen Perdagangan Amerika Serikat melaporkan inflasi yang dilihat dari personal consumption expenditure (PCE) melesat 5 % year-on-year (YoY) di bulan Oktober. Rilis tersebut menjadi yang tertinggi sejak November 1990. Sementara inflasi inti PCE yang tidak memasukkan item energi dan makana. Dalam perhitungan tumbuh 4,1 % YoY, lebih tinggi dari bulan September 3,6 % YoY, dan sesuai dengan prediksi Reuters. Inflasi yang menjadi acuan bank sentral AS (The Fed). Dalam menetapkan kebijakan moneter ini berada di level tertinggi sejak Januari 1991.

Kemungkinan The Fed menaikkan suku bunga lebih cepat juga terlihat dari rilis notula rapat kebijakan moneter bulan ini. Dalam notula tersebut menunjukkan para anggota dewan siap menaikkan suku bunga lebih awal jika inflasi terus meningkat.

Disisi lain, belanja konsumen Amerika Serikat di bulan Oktober dilaporkan naik 1,3 % dari bulan sebelumnya yang naik 0,6 %. Belanja konsumen merupakan tulang punggung perekonomian Amerika Serikat, berkontribusi sekitar 70 % dari total produk domestik bruto (PDB). Pasca rilis tersebut, perangkat GDPNow milik The Fed Atalanta menunjukkan PDB berpeluang tumbuh 8,6%. Di kuartal IV tahun ini, lebih tinggi dari proyeksi sebelumnya 8,2 %. Alhasil, emas yang digadang-gadang bakal kembali melesat mulai kehilangan tenaganya, dan mencatat pelemahan 5 hari beruntun.

ANALISA FUNDAMENTAL

Kemungkinan The Fed menaikkan suku bunga lebih cepat juga terlihat dari rilis notula rapat kebijakan moneter bulan ini. Dalam notula tersebut menunjukkan para anggota dewan siap menaikkan suku bunga lebih awal jika inflasi terus meningkat.

“Banyak anggota melihat komite pembuat kebijakan moneter harus menyiapkan penyesuaian laju pembelian aset . Dan menaikkan suku bunga lebih cepat dari yang perkirakan saat ini jika inflasi terus lebih tinggi. Di atas target bank sentral,”

tulis notula tersebut, sebagaimana dilansir CNBC International.

Suku bunga merupakan salah satu “musuh” utama emas. Ketika suku bunga di Amerika Serikat naik maka daya tarik emas sebagai aset tanpa imbal hasil akan menurun. Selain itu, opportunity cost berinvestasi emas juga akan mengalami peningkatan.

Sementara itu tingginya inflasi di Amerika Serikat, yakni di level tertinggi dalam 30 tahun terakhir sebenarnya bisa menopang penguatan emas. Sebab, secara tradisional emas dianggap aset lindung nilai terhadap inflasi. Tetapi, jika The Fed pada akhirnya menaikkan suku bunga lebih cepat. Maka inflasi bisa terkendali, dan tentunya tidak lagi mendukung kenaikan harga emas.

ANALISA TEKNIKAL

Menurut analisa teknikal, support kuncian saat ini berda di level $ 1758/troy ons. Apabila level tersebut tembus maka harga emas berpotensi melanjutkan pelemahannya. Sementara ke arah sebaliknya, $ 1817 bertindak sebagai resisten. Menurut Survey yang dihimpun Kitco.com menunjukkan mayoritas pelaku pasar masih bersikap bullish.

Sekitar 47 % analis Wall Street memperkirakan harga emas minggu ini bullish. 24 % akan bearish, dan 29 % lainnya netral atau sideways. Sementara 71 % pemain Main Street memperkirakan bullish, 15 % bearish, dan 14 % lainnya netral.

Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1805/troy ons. Maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 $ 1817/troy ons.

Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1781/troy ons. Maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 $ 1769/troy ons. Dan support ke 3 berada di level $ 1758/troy ons.
SOLID BERJANGKA

Sumber : Vibiznews

About solid gold 2271 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*