SOLID BERJANGKA | PASAR MENDUKUNG PENGUATAN EMAS

SOLID BERJANGKA
SOLID BERJANGKA

SOLID BERJANGKA – HARGA EMAS KEMBALI BERKILAU, SENTIMEN PASAR MENDUKUNG PENGUATAN EMAS

SOLID BERJANGKA JAKARTA – Harga emas membukukan penguatan disesi perdagangan pada hari Kamis (10/September) naik sebesar 0.51 % atau mencapai level $ 1.966.45/troy ons seiring penguatan euro setelah keputusan Bank Sentral Eropa untuk menahan kebijakannya tidak berubah sehingga menekan Indeks DoLlar Amerika Serikat (DXY).

Bank Sentral Eropa atau The European Central Bank (ECB) pada Kamis (10/September) mengumumkan mempertahankan suku bunga acuannya. ECB juga terus melanjutkan program stimulus untuk mengantisipasi gejolak ekonomi akibat Covid-19. Tingkat bunga ECB saat ini di 0,0 % dan tetap akan memberlakukan suku bunga negatif -0,5 % pada simpanan bank komersial. Sementara suku bunga 0,25 % dipertahankan juga untuk
refinancing bank komersial.

Disisi lain, AstraZeneca menghentikan sementara uji klinis vaksin tahan ketiganya untuk semntara waktu juga menjadi pendorong harga emas. Pengembang vaksin yang bekerja sama dengan Universitas Oxford ini dikabarkan menyetop sementara uji klinis setelah seorang peserta uji di Inggris dilaporkan mengalami sakit yang
serius. AstraZeneca merupakan perusahaan pengembangan vaksin karena sudah masuk tahap akhir pengujian.

Kandidat vaksin miliknya bahkan mendapat pendanaan lebih dari US$ 1 miliar dari Amerika Serikat, sebagai gantinya Negeri Paman Sam minta jatah 300 juta dosis.

Selain itu, jelang pemilu Amerika Serikat yang akan digelar 3 November nanti, Negara Adikuasa itu kembali melancarkan serangan kepada China. Kali ini Amerika Serikat memblokir impor kapas dan produk tomat dari wilayah Xinjiang di China barat. Bukan hanya itu, produk turunannya termasuk benang kapas, tekstil, pakaian jadi, serta pasta tomat, dan produk lain juga akan dilarang masuk. Alasannya masih sama, AS merasa dirugikan berbisnis dengan China dan ini juga dilakukan karena tudingan produk tersebut diproduksi dengan kerja paksa yang dilakukan China ke Muslim Uighur di provinsi itu.

ANALISA FUNDAMENTAL EMAS (XAUUSD)

Menurut analisa fundamental, Prospek emas jangka panjang memang masih dinilai positif lantaran berbagai faktor mulai dari tensi geopolitik Amerika Serikat – China yang tinggi, risiko dari persaingan pemilu Trump vs Biden, hingga neraca bank sentral yang menggelembung akibat kebijakan pelonggaran kuantitatif (QE) untuk injeksi likuiditas di pasar dan menurunkan borrowing cost.

Emas sebagai aset safe haven banyak diburu ketika konflik terjadi. Selain itu emas sebagai aset untuk lindung nilai (hedging) juga diburu ketika ada ancaman inflasi yang tinggi yang dapat mendevaluasi mata uang serta mengakibatkan penurunan kinerja investasi aset lainnya.

Namun bukan berarti prospek emas yang positif itu akan mendorong harga emas reli tanpa henti dan koreksi. Sebagai aset yang juga ditransaksikan di pasar sehari-hari baik di pasar spot maupun pasar berjangka (futures), pergerakan harga emas sangat ditentukan oleh banyak faktor.

Untuk jangka pendek, volatilitas pergerakan harga emas akan sangat dipengaruhi oleh pergerakan Indeks Dollar Amerika Serikat (DXY). Selain itu, para investor juga memantau isu geopolitik yang sedang memanas saat ini yakni perang dagang antara Amerika Serikat – Tiongkok kembali berlanjut.

ANALISA TEKNIKAL EMAS (XAUUSD)

Secara teknikal, Hasil serupa juga ditunjukkan oleh Kitco yang melakukan interview kepada 2.375 responden Main Street. Dari total responden yang berpartisipasi tersebut sebanyak 57 % nya memandang bullish harga emas. Wall Street dan Main Street kompak kemungkinan besar harga emas bakal kembali menunjukkan pola pergerakan volatilnya.

Harga emas pekan ini diperkirakan berpotensi untuk kembali menyentuh level psikologis $ 2.000/troy ons. Namun masih tetap ada satu catatan, yaitu adanya volatilitas yang cukup tinggi di pasar komoditi emas.

Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1953/troy ons, maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 yaitu pada level $ 1967/troy ons. Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1925/troy ons, maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 di level $ 1912/troy ons dan support 3 $ 1900/troy ons.
SOLID BERJANGKA

Sumber : SGB Jakarta (Tulus Rifwandi Gea)

About solid gold 2108 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*