SOLID BERJANGKA | PERMINTAAN PASAR CUKUP TINGGI

SOLID BERJANGKA
SOLID BERJANGKA

SOLID BERJANGKA – HARGA EMAS BERKILAU KEMBALI MENGUAT MENGABAIKAN HASIL RILIS DATA Amerika Serikat SEIRING VOLUME PERMINTAAN PASAR CUKUP TINGGI

SOLID BERJANGKA JAKARTA – Harga emas menguat naik hampir 2 % di sesi perdaganga Eropa pada hari Kamis (05/Mar). Mencapai level tertingginya pekan lalu $ 1668.90/troy ons setelah mengalami kereksi ke level $ 1631.75/troy ons pada perdagangan Rabu (04/Mar). Seiring rilis data ekonomi Amerika Serikat ADP Non-Farm Employment Change dilaporkan lebih tinggi daripada ekspektasi. Dan PMI ISM Non-Manufaktur Amerika Serikat yang melesat sehingga mendorong Ekonomi Amerika Serikat kembali menguat.

Penguatan harga emas di dukung oleh tingginya volume permintaan pasar terhadap aset safe haven. Seperti emas seiring kekhawatiran tentang penyebaran virus Corona yang menyebar cepat. Sehingga pergerakan harga emas mengabaikan hasil rilis data yang positif terhadap ekonomi Amerika Serikat.

Virus corona telah menyebar ke lebih dari 80 negara dan ketegangan meningkat dari hari ke hari. Ketidakpastian geopolitik terkait virus mendukung emas meskipun pasar ekuitas menguat.

Disisi lain, Saham Asia memperpanjang reli global di tengah serangkaian langkah-langkah untuk memerangi krisis kesehatan yang berkembang dan mendukung ekonomi.

Anggota parlemen Amerika Serikat menyetujui sekitar $ 8 miliar dalam pengeluaran untuk pencegahan virus. Sementara Bank of Canada menurunkan suku bunga dan menteri keuangan Australia mengatakan langkah-langkah stimulus akan datang. Ini mengikuti pemangkasan suku bunga darurat Federal Reserve pada hari Selasa.

ANALISA FUNDAMENTAL

Menurut analisa fundamental, sentimen kenaikan harga emas sebenarnya masih tinggi, didukung oleh:

– Penyebaran wabah virus corona (Covid-19) di luar China yang sangat cepat.
– Spekulasi pemotongan suku bunga The Fed pada meeting tanggal 18-19 bulan ini.

Disisi lain, sentimen negative terhadap pelemahan emas saat ini yaitu Anggota parlemen Amerika Serikat. Menyetujui sekitar $ 8 miliar dalam pengeluaran untuk pencegahan virus. Sementara Bank of Canada menurunkan suku bunga dan menteri keuangan Australia mengatakan langkah-langkah stimulus akan datang. Ini mengikuti pemangkasan suku bunga darurat Federal Reserve pada hari Selasa.

Data penting minggu ini adalah tenaga kerja Amerika Serikat (Non Farm Payrolls, upah, pengangguran dan ADP Non Farm). ISM Manufacturing dan Non Manufacturing Amerika Serikat, serta suku bunga RBA dan BoC.

ANALISA TEKNIKAL EMAS (XAU USD)

Menurut analisa teknikal, Harga emas saat sedang menguji kembali reistance 1 $ 1672 sebagai konfirmasi kembali kenaikan harga emas. Akan tetapi, Jika harga emas bertahan dibawah level pivot point $ 1648. Maka harga emas dapat mengalami koreksi kembali di level support 1 $ 1624.

Data penting minggu ini adalah tenaga kerja Amerika Serikat (Non Farm Payrolls, upah, pengangguran dan ADP Non Farm). ISM Manufacturing dan Non Manufacturing Amerika Serikat, serta suku bunga RBA dan BoC. Meski demikian, berita mengenai perkembangan virus corona dan pasar saham masih akan lebih berdampak pada pergerakan harga emas.

Minggu ini emas diperkirakan bergerak di range $ 1624 – $ 1672 Jika harga emas dapat menembus resistance 1 $ 1672. Maka harga emas dapat melanjutkan kenaikan kembali ke resistance 2 $ 1697 sebagai level tertinggi 2013.

Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1624. Maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke level psikologis $1600.
SOLID BERJANGKA

Sumber : SGB Jakarta (Tulus Rifwandi Gea)

About solid gold 2018 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*