SOLID BERJANGKA | STABIL AKIBAT PERNYATAAN DARI THE FED

SOLID BERJANGKA
SOLID BERJANGKA

SOLID BERJANGKA – HARGA EMAS STABIL AKIBAT PERNYATAAN DARI ANGGOTA THE FED TERHADAP KEADAAN INFLASI AMERIKA SERIKAT

SOLID BERJANGKA JAKARTA – Harga emas bergerak fluktuatif (sideways) selama 3 hari beruntun, disesi perdagangan pada hari Kamis (24/Juni) harga emas bergerak di range $ 1790 – $ 1770/troy ons setelah ketua The Fed ‘Jerome Powel’ menyatakan dalam testimoni bahwa tidak akan terburu-buru menaikkan suku bunga acuan.

Namun kemarin, dua pejabat teras bank sentral Amerika Serikat (The Fed), Raphael Bostic (Presiden The Fed Atlanta) dan Michelle Bowman (Anggota Dewan Gubernur The Fed), menyatakan tekanan inflasi boleh saja cuma sementara. Namun dampaknya akan terasa dalam waktu lebih lama dari perkiraan sebelumnya.

“Berbagai data terbaru membuat saya memajukan proyeksi (perkiraan kenaikan suku bunga acuan). Saya memperkirakan suku bunga sudah perlu naik pada akhir 2022. Meski temporer, tekanan inflasi akan terjadi dalam waktu yang lebih lama dari perkiraan. Bukan hanya 2-3 bulan tetapi bisa 6-9 bulan,” ungkap Bostic, sebagaimana diwartakan Reuters.

“Saya setuju bahwa tekanan inflasi disebabkan oleh keterbatasan pasokan dan peningkatan permintaan akibat pembukaan kembali aktivitas masyarakat (reopening). Jika situasi sudah lebih stabil, lebih seimbang, tekanan ini memang akan berkurang. Namun saya sulit memperkirakan kapan itu terjadi, yang jelas akan memakan waktu,” tambah Bowman, juga dikutip dari Reuters. Pernyataan keduanya kembali memunculkan spekulasi The Fed akan melakukan tapering dalam waktu dekat. Tapering tersebut berisiko memicu taper tantrum seperti yang terjadi di tahun 2013.

Investor pun beralih memantau data klaim tunjangan pengangguran pekan lalu yang dilaporkan mencapai 411.000, atau lebih tinggi dari proyeksi analis dalam polling Dow Jones yang memperkirakan angka 380.000. Namun realisasi data itu membaik dari klaim pekan sebelumnya yang mencapai 412.000.

ANALISA FUNDAMENTAL

Menurut analisa fundamental, Investor mencerna komentar terbaru dari pejabat Federal Reserve Amerika Serikat. Presiden Fed Dallas Robert Kaplan mengatakan ekonomi kemungkinan akan memenuhi ambang batas Fed untuk tapering lebih awal dari yang diharapkan, setelah sebelumnya memprediksi kenaikan suku bunga pada tahun 2022. Namun, rekannya di Fed Atlanta, Raphael Bostic, menyatakan The Fed bisa memperlambat proses tersebut selama beberapa bulan ke depan.

The Fed baru-baru ini berusaha menenangkan kekhawatiran investor setelah mengumumkan keputusan kebijakan hawkish yang tidak terduga selama minggu lalu. Para pejabat, termasuk Ketua Fed Jerome Powell, menekankan bahwa bank sentral akan mempertahankan kebijakan moneter yang longgar, tetapi telah menambahkan bahwa
penarikan dukungan darurat secara bertahap dapat terjadi dalam beberapa bulan ke depan.

Meskipun emas dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi, kenaikan suku bunga Fed akan meningkatkan biaya peluang untuk memilikinya.

ANALISA TEKNIKAL

Secara teknikal, Harga emas saat ini bergerak diantara fib. 38.2 %- 50 % ($ 1768 – $ 1796/troy ons). Jika salah satu dari level Fibonacci tersebut tembus secara konsisten, maka harga emas dapat melanjutkan pergerakan level berikutnya.

Sementara, hasil survei yang dilakukan Kitco terhadap 18 analis di Wall Street menunjukkan sebanyak 10 orang atau 56 % memberikan proyeksi bearish (tren menurun) bagi emas pekan depan. Kemudian 22 % memberikan proyeksi bullish (tren naik) dan sisanya netral. Sementara itu survei yang dilakukan terhadap pelaku pasar atau yang disebut Main Street, dari 2.174 partisipan sebanyak 52 % memberikan proyeksi bearish, 31 % bullish dan sisanya netral.

Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1784/troy ons. Maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 yaitu pada level $ 1796/troy ons.

Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1761/troy ons. Maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 di level $ 1750/troy ons. Dan support 3 $ 1741/troy ons.
SOLID BERJANGKA

SGB Jakarta / Tulus Rifwandi Gea

About solid gold 2273 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*