SOLID BERJANGKA | STABIL JELANG RILIS DATA INFLASI

SOLID BERJANGKA
SOLID BERJANGKA

SOLID BERJANGKA – HARGA EMAS BERGERAK STABIL JELANG RILIS DATA INFLASI AMERIKA SERIKAT

SOLID BERJANGKA JAKARTA – Harga emas mengalami koreksi di bawah level psikologis $ 1900/troy ons di sesi perdagangan pada hari Kamis (27/Mei). Turun sebesar -0.15 % ke level $ 1887.70/troy ons. Pasca rilis data klaim pengangguran Amerika Serikat yang memberikan kejutan dengan hanya 406k. Klaim tunjangan pengangguran baru per pekan lalu, atau lebih baik dari perkiraan diangka 425k. Ini merupakan angka terendah di era pandemi.

Sementara itu, Kementerian Perdagangan memprediksi Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 6,4 % di kuartal II-2021. Harga emas saat ini sedang terkoreksi di tengah rebound indeks dollar yang sudah ambles signifikan satu bulan terakhir. Dan ditambahkan juga oleh laporan rilis data Amerika Serikat yang positif terhadap perkembangan pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat.

Saat inflasi tinggi tetapi kebijakan moneter masih longgar maka emas diuntungkan. Namun jika pengetatan moneter terjadi, emas berpeluang kembali dilego karena terjadi peningkatan opportunity cost dalam memegang aset yang tak produktif. Namun jika melihat sikap The Fed yang masih dovish untuk saat ini harga emas masih berpeluang reli.

Sentimen risk on risk off di pasar terus berubah dengan cepat. Harga emas dalam sebulan terakhir menunjukkan bahwa investor mulai kembali konservatif. Ini menjadi sinyal bullish untuk emas. Dalam jangka pendek, target harga emas masih di $ 1.900. Setelah level tersebut berhasil ditembus maka peluang emas untuk lanjut ke $2.000 lagi semakin terbuka lebar.

ANALISA FUNDAMENTAL

Melesatnya ekonomi menyebabkan para pelaku pasar terus memantau komentar dari para petinggi bank sentral Amerika Serikat. Karena menakutkan, di mana investor beranggapan bahwa nantinya akan ada pengurangan stimulus dari Jerome Powell dkk.

Di sisi lain, para pelaku pasar saat ini memegang posisi short dollar Amerika Serikat dalam jumlah besar. Tetapi wacana tapering yang disampaikan oleh Clarida dan Quarles mencegah aksi jual lebih lanjut. Investor dan trader memilih untuk menunggu publikasi data indeks harga PCE hari ini untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut. Indeks harga PCE merupakan referensi inflasi utama bagi The Fed.

ANALISA TEKNIKAL

Secara teknikal, Harga emas saat ini juga sudah berada di atas rata-rata harga jangka panjangnya. Yaitu rata-rata harga 200 hariannya (Moving Average 200/MA200). Apabila harga emas terus menguat, maka peluang garis MA50 memotong MA100 akan semakin besar. Tren bullish jangka menengah harga emas bisa semakin terkonfirmasi. Tak menutup kemungkinan harga emas juga akan kembali tembus US $ 2.000/troy ons seperti bulan Agustus tahun lalu.

Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1893/troy ons. Maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 yaitu pada level $ 1905/troy ons.

Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1871/troy ons. Maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 di level $ 1860/troy ons dan support 3 $1847/troy ons.
SOLID BERJANGKA

SGB Jakarta / Tulus Rifwandi Gea

About solid gold 2233 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*