SOLID GOLD | AKSI TAKING PROFIT MINGGUAN INVESTOR

SOLID GOLD
SOLID GOLD

SOLID GOLD – HARGA EMAS DILANDA AKSI TAKING PROFIT MINGGUAN OLEH PARA INVESTOR

SOLID GOLD JAKARTA – Harga emas disepanjang pekan lalu sempat menguat diatas level psikologis $ 1900/troy ons. Setelah rilis data inflasi Amerika Serikat yang melonjak naik ke level tertinggi sejak tahun 2008. Meskipun demikian para analis masih memandang angka inflasi tahunan sebesar 5 % untuk bulan Mei sebagian besar masih bersifat sementara. Hal ini membuat harga emas disesi penutupan perdagangan pada hari Jumat (11/Juni) turun. Hingga -1.09 % ke level $ 1873.40/troy ons sebelum tutup pada level $ 1876/troy ons.

Harga emas menjadi korban aksi ambil untung (taking profit) pada hari Jumat minggu lalu. Dengan dollar Amerika Serikat dan yields treasury Amerika Serikat menanjak naik. Dollar Amerika Serikat dan yields treasury Amerika Serikat bergerak naik. Hal ini membuat sebagian dari trader futures jangka pendek melakukan aksi taking profit.

Federal Reserve Amerika Serikat tidak akan begitu saja digoyang oleh inflasi. Kebanyakan dari kenaikan inflasi disebabkan oleh “base effects”. Bulan April dan Mei tahun lalu adalah bulan – bulan terburuk dari Covid – 19 bagi inflasi. Karenanya kurang tepat untuk membandingkan secara tahunan dari level di periode yang paling rendah tersebut.

Resiko disini adalah bahwa kebijakan moneter yang longgar dalam jangka Panjang. Akan mengijinkan naiknya inflasi di dalam CPI umum untuk jangka waktu yang lebih panjang. Bisa saja tidak sebesar 5 %. Namun akan berada di atas target the Fed di 2 % untuk beberapa waktu lamanya. Fokus dari the Fed saat ini lebih banyak kepada “full employment” dari mandat yang diberikan daripada mengkontrol inflasi secara kaku.

Ini adalah lingkungan yang bagus bagi emas karena angka inflasi yang meningkat tinggi. Dan rendahnya tingkat bunga resmi dari the Fed yang ditranslasikan menjadi tingkat bunga riil yang negatif. Ini adalah sentimen yang bagus bagi emas untuk naik.

ANALISA FUNDAMENTAL

Pasar akan fokus pada rapat FOMC tanggal 15-16 Juni mendatang. Mayoritas pengamat yang dikutip oleh Reuters mengekspektasikan bahwa The Fed akan menunggu hingga akhir tahun sebelum mengumumkan tapering aset. Dengan rapat FOMC minggu depan yang diperkirakan kuat tak akan memicu isu tapering. Maka perhatian pasar akan beralih ke konferensi Jackson Hole di akhir Agustus nanti. Dengan harapan akan ada pengumuman tentang perubahan arah (kebijakan).

Selain keputusan dari the Fed pada hari Rabu, pasar juga akan memandang kepada angka-angka penjualan ritel untuk bulan Mei. Setelah mengatasi angka perkiraan bulan maret dan mengecewakan di bulan April. Kelihatannya hanya akan ada sedikit perubahan untuk angka bulan lalu.

Kemajuan belanja infrastruktur yang massif juga mendapatkan perhatian. Setelah pembicaraan terakhir antara Gedung Putih dan sekelompok Republikan gagal. Muncul penawaran bipartisan yang lain, namun masih memerlukan persetujuan dari para pejabat senior.

ANALISA TEKNIKAL

Sepanjang bulan Mei, harga emas mampu menguat 7,8 %. Sementara bulan sebelumnya, logam mulia ini naik 3,6 %. Tren kenaikan tersebut membuat emas diprediksi akan memecahkan lagi rekor tertinggi sepanjang masa di tahun ini.

Level $ 1860 adalah target pullback harga emas dalam jangka pendek. Tetapi harga emas masih akan ditopang oleh sentimen dovish The Fed dalam jangka menengah.

Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1893/troy ons. Maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 yaitu pada level $ 1905/troy ons.

Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1871/troy ons. Maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 di level $ 1860/troy ons. Dan support 3 $ 1847/troy ons.
SOLID GOLD

SGB Jakarta / Tulus Rifwandi Gea

About solid gold 2273 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*