SOLID GOLD | AMERIKA DAN CHINA KEMBALI MEMANAS

SOLID GOLD
SOLID GOLD

SOLID GOLD – HARGA EMAS KEMBALI BERKILAU DITENGAH ISU GEOPOLITIK PERANG DAGANG ANTARA AMERIKA SERIKAT DAN CHINA KEMBALI MEMANAS

SOLID GOLD JAKARTA – Harga emas di sepanjang pekan lalu, sempat mengalami koreksi hingga level $ 1668.05/troy ons, dan ditutup pada level $ 1699.10/troy ons. Harga penutupan tersebut melemah sebesar 1.56 % jika dibandingkan minggu sebelumnya, dan merupakan depresiasi pertama dalam sebulan terakhir.

Pelemahan harga emas pada awal pekan dipicu oleh peningkatan sentimen risiko akibat potensi dibukanya lockdown di beberapa negara bagian Amerika Serikat. Selain itu, optimisme akan uji coba obat antivirus oleh Gilead Sciences terhadap pasien terinfeksi Corona (Covid-19) turut menunjang minat risiko pasar. Tidak hanya emas, Indeks Dollar Amerika Serikat (DXY) pun mengalami tekanan karena diperdagangkan sebagai safe haven selama krisis Corona virus. Selain itu, data GDP AS kuartal pertama tahun ini yang negatif dan Statement FOMC yang dianggap dovish juga menambah tekanan pada Greenback.

Akan tetapi, di akhir pekan harga emas berbalik menguat dan kembali menembus level psikologis $ 1700/troy ons, setelah beredar berita bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan mengenakan sanksi tarif lagi terhadap China. Langkah ini disusun sebagai balasan atas pembuatan virus Corona yang ia duga dilakukan oleh China.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga mengkritik China dengan keras karena implementasi kesepakatan dagang dan penanganan coronavirus yang tidak beres dan menuduh Beijing sedang melakukan apapun untuk mencegah dia terpilih kembali kedua kalinya dan mengancam akan membalas dengan menaikkan tarif. Salah satu isu mengatakan kemungkinan Amerika Serikat akan menahan pembayaran hutang ke China. Sekalipun hal ini agak sulit terjadi, namun hal ini telah menyebabkan sebagian para investor meninggalkan pasar obligasi dan masuk ke pasar emas sebagai aset “safe-haven”.

ANALISA FUNDAMENTAL EMAS ( XAUUSD )

Menurut analisa fundamental, Harga emas pekan ini berpotensi menguat dalam jangka pendek karena meningkatnya ketegangan geopolitik dan lebih banyaknya data ekonomi yang buruk yang akan keluar pada minggu ini.

Sentimen Penggerak Pasar Pekan Ini:
• Meningkatnya pertikaian antara Amerika Serikat dengan Cina sehubungan dengan keributan mengenai penyebab meluasnya coronavirus menjadi pandemik dan munculnya
kembali ketegangan perang dagang.

• Beberapa negara bagian di Amerika Serikat telah melonggarkan order diam di rumah atau membatalkannya pada saat memasuki bulan yang baru. Keseimbangan antara
keprihatinan ekonomi dan kesehatan bukanlah hal yang mudah. Fokus masih berada di area tiga negara bagian yang menjadi episentrum merebaknya wabah, New York, New
Jersey dan Connecticut.

• Investor akan melihat banyaknya data ekonomi yang buruk yang akan keluar pada minggu ini. Hari Selasa ada ISM Non-Manufacturing PMI untuk bulan April yang kemungkinan akan menunjukkan kejatuhan dalam sentimen di sektor jasa.
Laporan NFP ADP kemungkinan akan menunjukkan kejatuhan di dalam pekerjaan di sektor swasta, yang akan menyiapkan panggung bagi laporan pekerjaan yang resmi.

ANALISA TEKNIKAL EMAS ( XAUUSD )

Menurut analisa teknikal, Harga emas dapat melanjutkan relly kenaikan jika harga dapat bergerak dan bertahan diatas level Psikologis $ 1700/troy ons. Akan tetapi, Jika harga emas kembali bergerak dibawal level psikologis $ 1700/troy ons, maka harga emas dapat koreksi kembali ke level psikologis $ 1657/troy ons.

Minggu ini, perhatian pasar akan tertuju pada pembukaan kembali aktivitas ekonomi dan data tenaga kerja Amerika Serikat (Non Farm Payrolls, pengangguran, dan Jobless Claims). NFP bulan April diperkirakan minus 21 juta jobs, sementara tingkat pengangguran diprediksi naik hingga 20 %. Jika perkiraan ini benar, maka akan menjadi rekor terburuk sepanjang sejarah.

Minggu ini, harga emas diperkirakan bergerak di range $ 1728 – $ 1671/troy ons. Jika, harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1713/troy ons, maka harga emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 yaitu pada level $ 1728/troy ons. Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1685/troy ons, maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 di level $ 1671/troy ons dan support 3 $ 1657/troy ons.
SOLID GOLD

Sumber : SGB Jakarta ( Tulus Rifwandi Gea )

About solid gold 2086 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*