SOLID GOLD BERJANGKA | BORONG HARGA EMAS HABIS-HABISAN

SOLID GOLD BERJANGKA
SOLID GOLD BERJANGKA

SOLID GOLD BERJANGKA – INVESTOR BORONG HARGA EMAS HABIS-HABISAN SETELAH TERTEKAN

SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA – Harga emas kembali meraih penguatan disesi perdagangan Eropa pada hari Selasa (01/Desember) naik hingga 1.93 % atau mencapai level $ 1815.35/troy ons setelah mengalami penurunan yang cukup tajam di sepanjang pekan lalu sebesar -4.49 % ke level terendah 4 bulan terakhir $ 1764.10/troy ons. Apresiasi penguatan harga emas diakibatkan lambatnya pemulihan dan kasus pandemi yang semakin mengkhawatirkan membuat Amerika Serikat akan memasuki periode penuh tantangan sebelum vaksin menjangkau seluruh masyarakat.

“Meningkatnya kasus COVID-19 baik di Amerika Serikat maupun luar negeri sangat mengkhawatirkan dan akan menjadi tantangan dalam beberapa bulan mendatang. Berita terbaru mengenai vaksin sangat positif untuk jangka menengah. Namun untuk saat ini, tantangan dan ketidakpastian masih ada, terutama mengenai waktu produksi dan distribusi vaksin termasuk kemanjurannya terhadap berbagai kelompok. Oleh karena itu, masih sulit untuk mengukur waktu dan implikasi ekonomi ke depan,” tutur Powell dalam catatannya.

Menanggapi optimisme pasar terhadap vaksin Corona, Powell mengatakan bahwa nasib ekonomi saat ini bergantung pada keberhasilan vaksin terutama terhadap kelompok tertentu yang memiliki riwayat penyakit berat.

“Pemulihan ekonomi secara penuh tidak mungkin terjadi hingga semua orang yakin dapat melakukan berbagai aktivitas seperti sediakala (masa pra-pandemi),” kata Powell

Disisi lain, harga emas yang telah mengalami penurunan yang cukup tajam akibat keefektifan vaksin covid-19 malah membuat para investor memborong emas di saat terjadi koreksi karena harapan penguatan harga emas di moment January effect dan Imlek. Selain itu, banyak para analis memperkirakan pelemahan harga emas saat ini wajar dalam perdagangan pasar global. Mereka menganggap hal tersebut adalah peluang untuk membeli emas disaat harga rendah (murah) karena di prediksi harga emas masih berpotensi menguat ke level $ 1900/troy ons bahkan $ 2000/troy ons di awal tahun (january effect).

ANALISA FUNDAMENTAL EMAS

Menurut analisa fundamental, Optimisme vaksin membuat pasar sumringah dan investor pun berburu aset-aset yang lebih berisiko seperti saham dan komoditas non-emas.

Namun sebenarnya fundamental emas belum berubah. Bahkan sampai detik ini. Kalaupun sebentar lagi sudah ada vaksin yang diizinkan untuk digunakan tetap saja fundamental emas tidak serta merta berubah.

Banjir stimulus membuat emas berhasil menguat lebih dari 25 %. Namun ketika diskusi stimulus jilid II mandeg, harga emas pun mulai kehilangan bensin untuk menguat. Well, so far dengan fundamental emas yang masih kuat seharusnya masih ada peluang emas untuk rebound atau setidaknya tidak jatuh lebih dalam.

Minggu ini, perhatian pasar masih akan tertuju pada perkembangan vaksin COVID-19 dan berita mengenai stimulus fiskal Amerika Serikat. Peristiwa penting dari Amerika Serikat yang akan menjadi katalis pergerakan harga emas adalah testimoni ketua The Fed Jerome Powell mengenai Coronavirus Aid, Relief, and Economic Security Act (CARES Act) di hadapan Senat dan House. Sementara itu, data tenaga kerja (Non Farm Payrolls, upah dan pengangguran) dan ISM Manufaktur menjadi rilis data yang akan disorot minggu ini.

ANALISA TEKNIKAL EMAS

Secara teknikal, para analis di Wall Street memproyeksikan emas akan bearish, tetapi investor ritel justru memberikan outlook bullish. Hal tersebut terlihat dari survei mingguan yang dilakukan Kitco terhadap para analis di Wall Street. Dari 15 analis yang berpartisipasi, sebanyak 8 analis atau 53 % memberikan outlook bearish, 6 orang atau 40 % memberikan outlook bullish dan sisanya netral.

Sementara itu survei yang dilakukan terhadap pelaku pasar atau yang disebut Main Street menunjukkan sebanyak 48 % dari 1.270 partisipan memberikan outlook bullish, 33 % bearish, dan 21 % netral. Artinya, masih banyak investor ritel yang melihat emas masih akan kembali menguat. Kevin Grady, Presiden Phoenix Futures and Option
LLC, menjadi salah satu analis yang memprediksi emas masih akan kembali menguat.

Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1827/troy ons, maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 yaitu pada level $ 1841/troy ons. Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1800/troy ons, maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 di level $ 1787/troy ons dan support 3 $ 1775/troy ons.
SOLID GOLD BERJANGKA

Sumber : SGB Jakarta (Tulus Rifwandi Gea)

About solid gold 2165 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*