SOLID GOLD BERJANGKA | DI ANTARA LEVEL PSIKOLOGIS

SOLID GOLD BERJANGKA
SOLID GOLD BERJANGKA

SOLID GOLD BERJANGKA – HARGA EMAS TERJEBAK DI ANTARA LEVEL PSIKOLOGIS $ 1800 – $ 1900/TROY ONS

SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA – Setiap kali harga emas mengalami apresiasi, fenomena koreksi (pull back) selalu mengikuti. Hal ini membuat harga emas cenderung stagnan belakangan ini. Memasuki bulan Januari tahun 2021, harga emas sempat mencapai level tertingginya untuk tahun itu yaitu di level $ 1959.30/troy ons. Namun setelah itu harga emas anjlok.

Seorang analis di Commerzbank, Carsten Fritsch, sebagaimana dilansir Kitco, Senin (25/Januari). mengatakan emas saat ini terjebak di rentang US $ 1.800/troy ons hingga US $ 1.900/troy ons, dan butuh dorongan yang besar untuk keluar dari rentang tersebut. “Dorongan yang diperlukan untuk keluar dari rentang saat ini masih kurang, dan perlu dilihat apakah The Fed mampu memberikan dorongan tersebut saat mengumumkan kebijakan moneter di pekan ini.”

The Fed hampir pasti tidak akan merubah kebijakan moneternya saat ini, tetapi konferensi pers dari sang ketua, Jerome Powell yang sangat dinanti. Sebab saat ini bereda “bisik-bisik” di pasar jika di akhir tahun ini ada kemungkinan The Fed akan mengurangi nilai program pembelian aset (quantative easing/QE) yang saat sekitar
US$ 120 miliar per bulan. Pengurangan tersebut dikenal dengan istilah tapering. Sebelum saat ini, pada pertengahan tahun 2013 lalu, The Fed yang saat itu dipimpin Ben Bernanke juga mengeluarkan wacana tapering.

Saat wacana tersebut muncul dollar Amerika Serikat menjadi begitu perkasa, hingga ada istilah “taper tantrum”. Maklum saja, sejak diterapkan suku bunga rendah serta QE, nilai tukar dollar Amerika Serikat terus merosot. Sehingga saat muncul wacana pengurangan QE hingga akhirnya dihentikan dolar AS langsung mengamuk, “taper tantrum” yang membuat harga emas rontok kala itu. Sehingga, arah pergerakan emas di pekan ini baru akan terlihat setelah The Fed mengumumkan kebijakan moneter Kamis dini hari waktu Indonesia.

Untuk saat ini, para Investor kemungkinan besar akan masuk pasar dan membeli emas kembali setelah konferensi pers Ketua The Fed, Jerome Powell.

ANALISA FUNDAMENTAL EMAS

Menurut analisa fundamental, Rilis data GDP Amerika Serikat juga akan dirilis pekan depan pada hari Kamis di mana para pelaku pasar berekspektasi akan ada pertumbuhan sebesar 4,7 %.

Sementara secara tahunan, GDP AS di ekspektasikan akan terkontraksi 3,5 %. Angka ini diharapkan akan membaik tahun 2021 di mana The Economist memprediksi akan bertumbuh 5%. Tingkat konsumsi sendiri anjlok pada kuartal terakhir yang ditunjukkan dengan penjualan ritel yang anjlok hingga 0,7 % setelah bulan sebelumnya angka penjualan ritel juga cenderung negatif.

Disisi lain, rapat Gubernur The Fed pekan depan juga sangat dipantau para pelaku pasar. Banyak yang berekspektasi The Fed belum akan merubah ancangancangnya dan masih akan melakukan kebijakan moneter longgar untuk meredam dampak Covid-19 ke perekonomian Amerika Serikat. Gubernur The Fed Jerome Powell juga akan ditanya mengenai pandanganya tentang stimulus fiskal jumbo, di mana banyak yang berekspektasi nominalnya akan cair lebih kecil dari perkiraan.

Selain dari Amerika Serikat, negara-negara lain juga siap melaporkan pembacaan awal GDP tahunan masingmasing negara pekan depan mulai dari Korea Selatan,
Perancis, Spanyol, Jerman, Meksiko, Italia, Uni Eropa.

ANALISA TEKNIKAL EMAS

Secara teknikal, Survei yang dilakukan terhadap 15 analis di Wall Street, menunjukkan 60% memberikan proyeksi bullish (tren naik) di pekan ini, sementara yang memprediksi harga emas akan turun (bearish) sebanyak 20 %, dan yang memberikan outlook netral sebanyak 20 %.

Sementara itu survei yang dilakukan terhadap investor ritel atau yang disebut Main Street, dengan jumlah partisipan sebanyak 1.581 orang, menunjukkan 67 % memberikan proyeksi bullish, 17 % bearish, dan 15 % netral.

Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1879/troy ons, maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 yaitu pada level $ 1900/troy ons.

Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1838/troy ons, maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 di level $ 1818/troy ons dan support 3 $ 1800/troy ons.
SOLID GOLD BERJANGKA

SGB Jakarta/TulusRifwandiGea

About solid gold 2179 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*