SOLID GOLD BERJANGKA | DOLLAR AMERIKA TERTEKAN TAJAM

SOLID GOLD BERJANGKA
SOLID GOLD BERJANGKA

SOLID GOLD BERJANGKA – KILAU HARGA EMAS MASIH TETAP BERSINAR, INDEKS DOLLAR AMERIKA TERTEKAN TAJAM

SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA – Harga emas masih mempertahankan reli penguatan
jauh di atas level psikologis $ 1900/troy ons, di perdagangan pada hari Selasa( 05/Januari) harga emas menambah penguatan sebesar 0.37 % atau mencapai level $ 1953.00/troy ons seiring pelaku pasar masih menanti hasil pemilihan anggota Senat di Georgia. Pemilu tersebut menjadi sorotan banyak pihak karena akan menentukan siapa yang akan memegang kendali terhadap lembaga eksekutif
dan legislatif di Amerika Serikat.

Apabila Demokrat yang memenangkan pemilihan maka kekuasaan akan full di tangan partai biru sehingga meloloskan kebijakan seperti stimulus yang lebih besar dan kenaikan pajak lebih mudah diloloskan. Namun banyak juga pelaku pasar yang berharap Republik yang akan menang untuk menjaga keseimbangan demokrasi di negeri Paman Sam. Kalaupun dari pihak Republik yang menang kemungkinan stimulus masih akan digelontorkan juga ada.

Stimulus merupakan salah satu hal yang mendongkrak harga emas. Kebijakan fiskal ekspansif pemerintah dan moneter ultra longgar The Fed membuat dollar Amerika Serikat tumbang dan harga emas terbang tahun lalu. Tren tersebut diperkirakan berlanjut tahun ini. Indeks Dollar Amerika Serikat (DXY) diperkirakan drop 5-10 %.
Emas diproyeksikan bakal kembali menguat ke level tertingginya di atas US $ 2.000/troy ons. Suku bunga rendah, injeksi likuiditas ke sistem keuangan melalui quantitative easing (QE), stimulus fiskal jumbo, pelemahan dollar Amerika Serikat hingga imbal hasil riil obligasi pemerintah Amerika Serikat yang sudah jatuh ke teritori negatif hingga ekspektasi inflasi yang tinggi menopang fundamental emas. Saat ini, Ada outflow besar-besaran senilai US $ 7 miliar dari aset berbasis emas berupa exchange traded fund (ETF).

Disisi lain, Ketidakpastian politik Amerika Serikat yang menekan selera risiko juga diperparah oleh kabar terbaru yang menyebut bahwa mutasi virus Corona baru asal Inggris telah memasuki Amerika Serikat. Hal ini memicu kekhawatiran baru terkait kemungkinan penerapan pembatasan sosial yang akan kembali memukul pemulihan ekonomi.

ANALISA FUNDAMENTAL EMAS

Menurut analisa fundamental, Perkembangan kabar mengenai Pemilu Georgia saat ini menjadi salah satu fokus utama pasar. Partai Demokrat semakin mendapatkan peluang besar untuk menguasai Senat Amerika Serikat apabila mereka menang di Georgia. Kemenangan Demokrat identik dengan stimulus masif yang dapat menekan Dollar Amerika Serikat dan melambungkan harga emas. Kendati demikian, pasar tetap waspada akan hasil pemilu tersebut.

“Ada kemungkinan bahwa kita akan melihat stimulus yang besar, yang mana akan mengarah pada penurunan Dollar Amerika Serikat,” kata Jeffrey Sica, analis dari Circle Squared Alternative Investments. “Pemilu Senat pekan ini dapat menjadi event mayor yang berpotensi memecahbelah, sehingga emas pun reli.”

Apabila partai Demokrat-selaku pengusung Biden sebagai presiden terpilih Amerika Serikat – mendapatkan kewenangan untuk menguasai dua kubu terpenting di Kongres Amerika Serikat, maka pemerintahan Biden akan lebih mudah dalam menetapkan kebijakan. Salah satu yang paling diperhatikan pasar adalah penyesuaian kembali besaran pajak, demi menambah anggaran stimulus. Emas, dalam hal ini, dipandang sebagai aset lindung nilai dari inflasi yang disebabkan oleh tambahan stimulus.

ANALISA TEKNIKAL EMAS

Secara teknikal, Ahli strategi pasar dari Blue Line Futures Phillip Streible mengatakan kepada Kitco bahwa harga emas bisa kembali ke level US $ 2.000 tahun ini. Menurutnya harga emas bisa menyentuh level US $ 1.950 dan US $ 2.000 di kuartal pertama dan kedua.

Lebih lanjut Streible mengatakan bahwa harga emas bahkan bisa menyentuh US $ 2.100 dan US $ 2.250 menjelang akhir tahun. Namun itu tergantung dari seberapa banyak uang diciptakan. Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1966/troy ons, maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 yaitu pada level $ 1983/troy ons.

Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1934/troy ons, maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 di level $ 1918/troy ons dan support 3 $ 1900/troy ons.
SOLID GOLD BERJANGKA

SGB Jakarta/Tulus Rifwandi Gea

About solid gold 2165 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*