SOLID GOLD BERJANGKA | EMAS MASIH BELUM REDUP

SOLID GOLD BERJANGKA
SOLID GOLD BERJANGKA

SOLID GOLD BERJANGKA – PREPARE BUY! KILAU HARGA EMAS MASIH BELUM REDUP

SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA – Harga emas mempertahankan reli penguatan disepanjang sesi perdagangan pada hari Selasa (18/Mei). Bergerak dilevel tertinggi 3 bulan terakhir $ 1875.00/troy ons. Menyusul buruknya data penjualan rumah di Amerika Serikat anjlok 9,5 % (secara tahunan) menjadi 1,569 juta unit pada April. Angka itu jauh di bawah perkiraan 1,7 juta unit.

Bagaimanapun juga kenaikan harga emas tidak lepas dari tingginya inflasi. Selain dampak dari low base effect, inflasi di Paman Sam tercatat mencapai 4,2 % (yoy) pada April lalu. Ini merupakan inflasi tertinggi lebih dari satu dekade terakhir . Jika dihitung secara tahunan dan inflasi tertinggi dalam empat dekade terakhir jika dihitung berdasarkan bulanan.

Inflasi yang tinggi memicu investor untuk kembali ke aset safe haven utama. Secara historis emas memang memiliki kinerja yang baik ketika inflasi yang tinggi terjadi. Selain aspek fundamental dan kecemasan inflasi yang tinggi. Membuat banyak yang lari ke emas lagi, aspek teknikal juga cukup menjadi pendorong harga emas menguat.

Kenaikan inflasi melampaui proyeksi bank sentral (The Fed) memicu kekhawatiran bahwa kebijakan moneter akan diperketat lebih cepat dari perkiraan sebelumnya. Pelaku pasar bakal mencari celah peluang perubahan kebijakan The Fed dari nota rapat terakhir yang akan dirilis pada Rabu nanti.

Secara historis emas memang pernah dijadikan sebagai nilai tukar seperti mata uang fiat zaman sekarang. Namun bedanya bank sentral tak bisa mencetak emas layaknya mencetak uang sehingga membuat pasokannya membludak dan memicu inflasi. Produksi emas yang cenderung stabil dari waktu ke waktu dan sejarahnya yang panjang. Membuat emas cocok digunakan sebagai aset untuk lindung nilai (hedging). Meskipun tergolong aset tradisional, tetapi ketahanan emas terhadap inflasi sudah teruji lama.

ANALISA FUNDAMENTAL

Menurut analisa fundamental, Data penting dari Amerika Serikat minggu ini adalah notulen meeting FOMC. Dan Flash Manufacturing PMI untuk bulan Mei.

Diskusi yang berkembang di pasar saat ini adalah. Apakah tekanan inflasi akan meningkat ke level yang menciptakan tekanan terhadap ekonomi disepanjang jalan. Federal Reserve Amerika Serikat sampai sekarang masih berpendapat bahwa kenaikan inflasi pada saat ini hanya bersifat transitory. Namun, para ekonom dan analis pasar mengatakan bahwa inflasi akan menjadi problem pada bulan – bulan yang akan datang. Dan menunjuk kepada bukti kuat yang telah terjadi di pasar, termasuk kenaikan harga-harga komoditi.

Disisi lain, naiknya inflasi di tingkat konsumen tersebut memicu spekulasi kemungkinan kenaikan suku bunga The Fed dalam tahun ini. Namun kemungkinan itu dibantah oleh pejabat The Fed yang mengatakan bahwa bank sentral Amerika Serikat. Belum akan merubah kebijakannya dalam waktu dekat. Ditengah lemahnya pertumbuhan lapangan pekerjaan dan naiknya tingkat pengangguran.

ANALISA TEKNIKAL

Secara teknikal, Selain aspek fundamental dan kecemasan inflasi yang tinggi membuat banyak yang lari ke emas lagi. Spek teknikal juga cukup menjadi pendorong harga emas menguat.

Menurut Senior Market Strategist Fullerton Research Franky Nangoy, setelah berhasil menembus level $ 1.861/troy ons. Selanjutnya emas berpeluang menuju area $ 1.875 dan $ 1.900 dalam beberapa minggu ke depan.

Sentimen bullish emas juga merebak di kalangan analis Wall Street maupun Main Street. Survei Kitco terhadap kedua golongan responden tersebut menunjukkan bahwa lebih dari 70% menjawab
harga emas bakal bullish minggu ini.

Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1874/troy ons. Maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 yaitu pada level $ 1888/troy ons.

Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1847/troy ons. Maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 di level $ 1834/troy ons dan support 3 $ 1817/troy ons.
SOLID GOLD BERJANGKA

SGB Jakarta / Tulus Rifwandi Gea

About solid gold 2233 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*