SOLID GOLD BERJANGKA | EMAS MEREDUP DITENGAH SPEKULASI

SOLID GOLD BERJANGKA
SOLID GOLD BERJANGKA

SOLID GOLD BERJANGKA – HARGA EMAS MEREDUP DITENGAH SPEKULASI PASAR TERHADAP
KENAIKAN SUKU BUNGA AMERIKA SERIKAT

SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA – Harga emas melanjutkan pelemahan disesi perdagangan hari kedua pada pekan ini, Selasa (23/November). Turun hingga -0.87 % ke level $ 1781.00/troy ons menguatnya indeks dollar Amerika Serikat. Melemahnya harga minyak mentah dan naiknya yields obligasi pemerintah Amerika Serikat.

Depresi harga emas terjadi pasca para pelaku pasar menyambut positif. Nominasi Jerome Powell untuk melanjutkan jabatannya sebagai Ketua bank sentral Amerika Serikat (Federal Reserve/The Fed). Yang memicu ekspektasi bahwa jalur kebijakan moneter masih berlanjut menuju pemulihan pandemi dan mengatasi inflasi. Presiden Amerika Serikat Joe Biden juga mengumumkan akan melepas minyak di cadangan strategis. Untuk menurunkan harga BBM di tengah inflasi yang menyentuh level tertingginya dalam tiga dekade terakhir.

Dengan berlanjutnya Powell memimpin The Fed, outlook kenaikan suku bunga di semester II-2022 masih tetap bahkan bisa lebih cepat lagi. Suku bunga merupakan salah satu “musuh” utama emas, ketika suku bunga di Amerika Serikat naik. Maka daya tarik emas sebagai aset tanpa imbal hasil akan menurun.

Selain itu, yield Treasury tenor 10 tahun naik sebesar 8,43 basis poin ke 1,6322 %. Yang memicu kenaikan indeks dollar Amerika Serikat sebesar 0,5 % ke 96,5 yang merupakan level tertinggi sejak Juli 2020. Kenikkan yield Treasury dan indeks dollar Amerika Serikat tersebut. Memberikan pukulan telak bagi harga emas dunia hingga menembus ke bawah level psikologis $ 1.800/troy ons.

ANALISA FUNDAMENTAL

Pada hari Rabu akan keluar data-data ekonomi yang berdampak tinggi terhadap ekonomi Amerika Serikat. Durable Goods Orders untuk bulan Oktober akan memberikan pandangan pertama mengenai investasi di kuartal keempat. Angka inti yang mengeluarkan data pertahanan adalah angka yang paling signifikan. Dimana pada bulan September muncul sehat di 0.8 % dan di bulan Oktober kemungkinan sama sehatnya.

Selain itu, Para ekonom memperkirakan update dari GDP kuartal ketiga. Akan menunjukkan upgrade dari angka lemah 2 % pertahun yang semula dilaporkan. Data yang terpenting adalah risalah pertemuan FOMC the Fed mengenai keputusan mereka pada bulan ini yang bisa menggoncang pasar.

ANALISA TEKNIKAL

Menurut Survey yang dihimpun Kitco.com menunjukkan mayoritas pelaku pasar masih bersikap bullish. Sekitar 47 % analis Wall Street memperkirakan harga emas minggu ini bullish. 24 % akan bearish, dan 29 % lainnya netral atau sideways. Sementara 71 % pemain Main Street memperkirakan bullish, 15 % bearish, dan 14 % lainnya netral.

Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1805/troy ons. Maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 $1817/troy ons.

Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1781/troy ons. Maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 $ 1769/troy ons. Dan support ke 3 berada di level $1758/troy ons.
SOLID GOLD BERJANGKA

SGB JAKARTA / Tulus Rifwandi Gea

About solid gold 2271 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*