SOLID GOLD BERJANGKA | Harga Emas Berbalik Menguat

SOLID GOLD BERJANGKA
EMAS by Tulus Rifwandi Gea

SOLID GOLD BERJANGKA – HARGA EMAS BERBALIK MENGUAT SEIRING KEKHAWATIRAN PARA PELAKU PASAR TERHADAP WABAH VIRUS DI CHINA

SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA – Harga emas sempat menguat 0.5 % diawal sesi perdagangan selasa pagi kemarin ( 21 / 01 ) mencapai level tertinggi 2 pekan terakhir $ 1568.60/troy ons, seiring, kekhawatiran para investor terhadap wabah virus Corona yang telah menjadi titik balik dalam sentimen hindar aset berisiko seperti mata uang, terbukti dari pergerakan negatif di seputaran pasar ekuitas pada hari selasa kemarin ( 21 / 01 ).

Suasana hindar aset berisiko telah memberikan dorongan yang moderat untuk aset safe haven seperti emas dan membantu harga emas kembali mendapatkan beberapa traksi pada awal perdagangan hari Selasa. Akan tetapi harga emas kembali melemah disesi perdagangan Eropa pada selasa malam ( 21 / 01 ) ke level terendah pekan lalu $ 1546.30/troy ons, seiring Indeks Dollar Amerika Serikat ( DXY ) stabil di dekat level tertinggi satu bulan terakhir, meskipun kekhawatiran tentang kejatuhan ekonomi dari coronavirus di China sehingga mengurangi sentimen resiko. Wabah koronavirus yang dimulai di pusat kota Wuhan di China mengirim rasa takut melalui pasar keuangan, ketika Organisasi Kesehatan Dunia mengadakan pertemuan pada hari Rabu untuk mempertimbangkan darurat kesehatan internasional.

Disisi lain, IMF memperkirakan ekonomi dunia akan menguat pada tahun 2020, meskipun pada kecepatan yang sedikit lebih lemah dari perkiraan pada bulan Oktober, di tengah ancaman yang terkait dengan perdagangan dan ketegangan di Timur Tengah.

Selain itu, pelaku pasar juga akan mencermati apa yang akan terjadi pada sidang pemakzulan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Senat yang akan dimulai Selasa tanggal 21 pekan ini. Pertemuan WEF di Davos akan dihadiri oleh pimpinan bank sentral, menteri keuangan dan perdagangan, politisi, dan pebisnis terkemuka
dari berbagai negara. Pada pertemuan ini, IMF juga akan merilis outlook pertumbuhan ekonomi dunia terbaru.

ANALISA FUNDAMENTAL EMAS (XAUUSD )

Pada hari selasa kemarin ( 21 / 01 ), Menteri Keuangan Amerika Serikat dari ajang World Economic Forum di Davos, Swiss, memantik kewaspadaan pasar. Dalam sebuah wawancara dengan Wall Street Journal, Menteri Keuangan Amerika Serikat Steven Mnuchin mengatakan bahwa kesepakatan dagang berikutnya dengan China bisa jadi merupakan fase “2A” yang hanya menghapus sejumlah tarif impor saja, tetapi tidak menghapusnya secara tuntas.

Mnuchin juga mengirim peringatan keras kepada Italia dan Inggris. Ia mengatakan Amerika Serikat akan mengenakan tarif impor kepada negara-negara tersebut apabila mereka melaksanakan rencana pemberlakuan pajak bagi perusahaan-perusahaan multinasional penyedia layanan digital seperti Alphabet (induk perusahaan Google) dan Facebook.

Presiden Prancis Emmanuel Macron langsung memutuskan untuk menunda pemberlakuan pajak tersebut setelah menerima ancaman keras dari Amerika Serikat. Menurut Mnuchin, DST Prancis merupakan pajak yang dibebankan secara tidak adil terhadap pendapatan bruto. Oleh karena itu, Amerika Serikat berharap Italia dan Inggris turut menunda rencana mereka. “Jika tidak, mereka akan menghadapi tarif Presiden Trump. Kami akan melakukan diskusi yang sama dengan mereka (seperti diskusi Amerika Serikat dengan Prancis -red),” tegasnya.

ANALISA TEKNIKAL EMAS ( XAUUSD )

Menurut analisa teknikal, Harga emas setelah mengalami penguatan signifikan akibat reaksi pasar atas situasi geopolitik yang tidak stabil, harga emas diperdagangkan kembali melemah menjauhi puncak harga yang sempat terbentuk di level $ 1611.35/troy ons seiring, tensi geopolitik Antara Amerika Serikat – Iran telah mereda setelah pidato Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Wangsiston mengatakan bahwa dia tidak akan menggunakan kekuatan militer terhadap Iran, akan tetapi lebih memilih pendekatan secara ekonomi.

Selain itu, pergerakan harga emas setelah hari raya Imlek dan January Effect biasanya mengalami penurunan kembali, seiring para investor beralih ke asset berisiko seperti mata uang dan saham.

Minggu ini emas diperkirakan bergerak sempit diantara Range harga resistance 1 yaitu di level $ 1560/troy ons dan support 1 di level $ 1529/troy ons. Akan tetapi, jika harga emas menembus level resistance 1 $ 1560/troy ons, maka harga emas dapat melanjutkan kenaikan ke resistance 2 yaitu di level $ 1585/troy ons. Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1529, maka harga emas dapat melanjutkan penurunan ke support 2 yaitu di level $ 1510/troy ons.
SOLID GOLD BERJANGKA

Sumber : SGB JAKARTA (Tulus Rifwandi Gea)

About solid gold 2055 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*