SOLID GOLD BERJANGKA | HARGA EMAS RAIH PENGUATAN

SOLID GOLD BERJANGKA
SOLID GOLD BERJANGKA

SOLID GOLD BERJANGKA – YEAY! HARGA EMAS RAIH PENGUATAN PASCA RILIS DATA EKONOMI AMERIKA SERIKAT (CPI)

SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA – Harga emas kembali meraih penguatan diatas level psikologis $ 1800/troy ons. Di sesi perdagangan Eropa pada hari Selasa (14/September) naik hingga 0.62 % atau mencapai level $ 1808.75/troy ons pasca laporan hasil rilis data inflasi (CPI) Amerika Serikat di bawah ekspektasi. Selain karena inflasi Amerika Serikat yang rendah dapat menunda rencana pengetatan moneter The Fed, Dollar Amerika Serikat yang melemah juga menjadi pendukung penguatan (bullish) harga emas.

Departemen Ketenagakerjaan Amerika Serikat melaporkan, inflasi bulanan Amerika Serikat menurun ke 0.3 % pada bulan Agustus dari 0.5 % sebelumnya. Perolehan tersebut lebih rendah daripada ekspekatsi 0.4 %. Sementara inflasi inti Amerika Serikat, juga tumbuh 0.1 % saja dari sebelumnya di 0.3 %. Inflasi inti Amerika Serikat pada bulan Agustus ini pun menjadi yang terendah sejak Februari. Alhasil, Indeks Dollar Amerika Serikat turun 0.11 % ke 92.51 dalam rentang Sideways sejak tanggal 8 September.

Data inflasi Amerika Serikat yang rendah dapat memaksa The Fed menunda tapering stimulus dan menjaga suku bunga tetap di level rendah sampai ada sinyal kenaikan inflasi lebih lanjut. Suku bunga yang rendah membuat biaya kepemilikan emas cukup murah, sehingga minat belinya meningkat.

Selanjutnya, fokus pasar akan beralih ke rapat FOMC pekan depan. Para investor menantikan petunjuk mengenai tapering setelah bank sentral tersebut melakukan penilaian terhadap data inflasi maupun ketenagakerjaan Amerika Serikat yang terbaru. Meskipun pengumuman tapering aset belum mungkin terlaksana sampai pertemuan FOMC November mendatang, pertemuan pada September ini akan mengemukakan perkiraan dari para pejabat The Fed, atau ‘dot (plot)’ untuk tahun 2024. Dot pada tahun 2024 dapat mencerminkan dua kenaikan suku bunga 2023.

ANALISA FUNDAMENTAL

Setelah data inflasi ini, fokus pasar akan beralih ke rapat FOMC pekan depan. Para investor menantikan petunjuk mengenai kebijakan moneter Amerika Serikat setelah bank sentral tersebut melakukan penilaian terhadap data inflasi maupun ketenagakerjaan Amerika Serikat yang terbaru.

Impelementasi pemangkasan stimulus cenderung menguatkan Dollar Amerika Serikat, karena The Fed semakin berpeluang besar memperketat moneter. Selain itu, bank
sentral Amerika Serikat juga akan membeli lebih sedikit Amerika Serikat, yang otomatis akan mengurangi jumlah Dollar Amerika Serikat dalam sirkulasi.

Namun, sebaliknya jika bank sentral Amerika Serikat terus menunda tapering maka, indeks Dollar Amerika Serikat tidak akan memiliki nilai seiring pembelian aset obligasi (stimulus) akan mengancam terjadinya peningkatan inflasi di Amerika Serikat.

Disisi lain, Investor masih akan mencermati perkembangan penyebaran COVID-19 yang akhir-akhir ini justru meningkat di beberapa negara. Kenaikan kasus COVID-19 dan berkurangnya stimulus moneter bisa menyebabkan pemulihan perekonomian global terganggu.

Data penting dari Amerika Serikat minggu ini adalah penjualan ritel untuk bulan Agustus.

ANALISA TEKNIKAL

Menurut Analisa teknikal, Survey yang dihimpun Kitco.com menunjukkan sekitar 60 % pemain Wall Street memperkirakan pergerakan harga emas minggu ini akan netral atau sideways, 20 % bullish, dan 20 % lainnya bearish.

Sementara 55 % pemain Main Street memperkirakan bullish, 26 % bearish, dan 35 % lainnya netral.

Sepanjang tahun ini, outflow juga sangat besar, 141 ton emas dilaporkan “menguap” dari pasar ETF. Para analis menyatakan agar emas bisa kembali ke US $ 2.000/troy ons di akhir tahun nanti, tren outflow tersebut harus bisa berbalik menjadi inflow.

Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1814/troy ons. Maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 $ 1825/troy ons.

Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1794/troy ons. Maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 $ 1784/troy ons. Dan support 3 di level $ 1776/troy ons.
SOLID GOLD BERJANGKA

SGB Jakarta / Tulus Rifwandi Gea

About solid gold 2235 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*