SOLID GOLD BERJANGKA | KATALIS UTAMA PENGGERAK HARGA EMAS

SOLID GOLD BERJANGKA
SOLID GOLD BERJANGKA

SOLID GOLD BERJANGKA – PANTAU! TESTIMONI THE FED AKAN MENJADI KATALIS UTAMA PENGGERAK HARGA EMAS

SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA – Harga emas bergerak dijalur hijau sejak awal pembukaan perdagangan pekan ini dan juga mempertahan penguatan diatas level psikologis $ 1800/troy ons jelang testimoni dari ketua The Fed ‘Jerome Powel’ terhadap pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat dan kebijakan moneter kedepan serta laporan rilis data inflasi Amerika Serikat.

Para investor mulai kembali melirik emas setelah bulan lalu harga turun tajam. Dalam sebulan terakhir, harga emas masih mencatat koreksi 3,1 % secara point-to-point. Harga yang sudah ‘murah’ ini membuat pelaku pasar kembali bernafsu berburu emas. Permintaan yang meningkat membuat harga emas naik nyaris 1 % dalam sepekan terakhir.

Selain itu, investor juga menilai pergerakan harga emas pekan ini akan ditentukan oleh perkembangan di Amerika Serikat. Pertama adalah paparan Ketua Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) Jerome ‘Jay’ Powell di hadapan Kongres pada Rabu malam waktu Indonesia. Dalam pidato tersebut, pelaku pasar bisa mencari petunjuk soal prospek perekonomian Negeri Paman Sam dan arah kebijakan moneter. Jika Powell mengemukakan paparan yang bernada hawkish, maka bakal menjadi ‘doping’ bagi keperkasaan Indeks Dollar Amerika Serikat (DXY). Dengan pengetatan kebijakan moneter, berinvestasi di aset-aset berbasis dollar Amerika Serikat akan semakin mendatangkan cuan. Sebaliknya, jika The Fed bernada dovish, maka Indeks Dollar Amerika Serikat (DXY) jadi kurang bertenaga. Ini menjadi sentimen positif bagi harga emas.

Disisi lain, rilis data inflasi Amerika Serikat yang diumumkan malam nanti. Konsensus pasar yang dihimpun Reuters memperkirakan laju inflasi Negeri Adidaya pada Juni 2021 adalah 4,9 % dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year-on-year/yoy. Melambat dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 5 % yoy. Perlambatan laju inflasi bisa membuat The Fed tidak perlu terburu-buru unruk melakukan pengetatan kebijakan alias tapering off. Sehingga, dampaknya positif buat harga emas.

ANALISA FUNDAMENTAL

Laporan rilis data hari ini yaitu, Producer Price Index (PPI) Amerika Serikat bulan Juni 2021. Indikator ini disebut Finished Goods PPI atau Wholesale Prices ini mengukur inflasi ditingkat produsen, yaitu persentase perubahan harga
barang dan jasa di tingkat produsen yang akan mempengaruhi inflasi ditingkat konsumen, karena kenaikan atau penurunan harga dari produsen akan dibebankan ke konsumen. Kriteria PPI juga mencakup jasa konstruksi, belanja pemerintah dan ekspor.

Untuk bulan Juni 2021 baik PPI total m/m diperkirakan akan naik 0.6 %, PPI inti m/m akan naik 0.5 %, sementara PPI total y/y diperkirakan naik 6.8 %. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan Indeks Dollar Amerika Serikat (DXY) menguat.

Selain itu, testimoni ketua The Fed di hadapan House Financial Services Committee yang dijadwalkan untuk memberikan testimoni mengenai perkembangan dan outlook ekonomi Amerika Serikat terkini, serta arah kebijakan moneter The Fed.

Pelaku pasar akan fokus pada pernyataan Powell mengenai prospek kenaikan suku bunga acuan, dan waktu pengurangan besaran stimulus (tapering), menyusul hasil rilis inflasi konsumen Amerika Serikat (CPI) kemarin yang mencapai 5.4 % y/y, tertinggi dalam 13 tahun terakhir.

ANALISA TEKNIKAL

Secara teknikal, dari hasil survey yang dihimpun Kitco.com menunjukkan sentimen pasar untuk emas masih bullish. Sekitar 75 % pemain Wall Street memperkirakan bullish, 12.5 % memperkirakan bearish, dan 12.5 % lainnya netral atau sideways.

Sementara 61 % pemain Main Street memperkirakan bullish, 20 % bearish, dan 19 % lainnya netral. Wang Tao, Analis Komoditas Reuters, memperkirakan target harga emas dalam waktu dekat ada di $ 1.818-1.833/troy ons. Namun tetap ada risiko koreksi di level support di kisaran $ 1.789-1.774/troy ons.

Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1814/troy ons, maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 yaitu pada level $ 1825/troy ons. Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1794/troy ons, maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 di level $ 1784/troy ons dan support 3 $ 1776/troy ons.
SOLID GOLD BERJANGKA

SGB Jakarta / Tulus Rifwandi Gea

About solid gold 2224 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*