SOLID GOLD BERJANGKA | KETIDAKPASTIAN STIMULUS AMERIKA

SOLID GOLD BERJANGKA
EMAS SOLID GOLD BERJANGKA

SOLID GOLD BERJANGKA – BELI? HARGA EMAS TURUN DITENGAH KETIDAKPASTIAN STIMULUS AMERIKA SERIKAT

SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA – Harga emas kembali melemah di bawah level psikologis $ 1.900/troy  ons disesi perdagangan pada hari ini, Rabu (14/Oktober) turun hingga mendekati -2 % ke level $ 1.882,20/tory ons akibat ketidakjelasan seputar stimulus ekonomi lanjutan di Amerika Serikat serta proyeksi ekonomi global tahun ini yang lebih baik dari Dana Moneter Internasional (IMF). Selain itu, investor melakukan aksi ambil untung lantaran sudah menguat, pasar juga mulai merespons mentoknya stimulus fiskal Amerika Serikat.

Nancy Pelosi, Ketua House of Representatives (salah satu dari dua kamar yang membentuk Kongres Amerika Serikat), menolak proposal stimulus dari pemerintah yang bernilai US $ 1,8 triliun. Sebenarnya angka tersebut sudah dinaikkan oleh Trump. Namun tetap saja, jumlah tersebut lebih rendah ketimbang usulan Partai Demokrat yaitu US $ 2,2 triliun. Sementara itu Partai Republik mengusulkan paket stimulus kali ini nominalnya tak lebih dari US $ 1,5 triliun.

“(Nilai stimulus) sangat kurang untuk mengatasi kebutuhan penanganan pandemi dan resesi yang begitu dalam,” tegas Pelosi, seperti diberitakan Reuters. Tarik ulur soal stimulus ini menjadi sentimen negatif bagi emas. Maklum, sebagai aset lindung nilai dari depresiasi nilai tukar emas diuntungkan dengan masifnya stimulus fiskal dan moneter yang digelontorkan pemerintah serta bank sentralnya untuk meredam dampak pandemi Covid-19 terhadap perekonomian.

Stimulus jumbo tersebut membuat investor memasukkan emas ke dalam portofolio mereka. Minat investor terhadap aset tak berimbal hasil emas ini tercermin kenaikan harga emas sebesar 25 % lebih sepanjang tahun ini. Namun ketidakjelasan seputar stimulus yang menjadi bensin bagi dollar Amerika Serikat menguat 0,60 %.

Dollar Amerika Serikat dan emas bergerak berlawanan arah. Ketika dollar Amerika Serikat menguat, harga emas akan menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya sehingga bisa menurunkan minat. Amerika Serikat , apalagi di tengah era suku bunga murah seperti sekarang ini. Utang yang menggunung adalah sumber dari instabilitas dan mencerminkan risiko di masa mendatang. Selain sebagai aset untuk proteksi, emas juga dikenal sebagai aset minim risiko (safe haven).

Permintaan aset-aset semacam ini menjadi semakin tinggi di tengah risiko ketidakpastian yang juga meningkat.

Standard Chartered memperkirakan harga emas bakal balik ke US $ 2.000/troy ons di akhir tahun dan naik ke US $ 2.100/troy ons pada kuartal pertama tahun depan.
SOLID GOLD BERJANGKA

Sumber : SGB Jakarta (Tulus Rifwandi Gea)

About solid gold 2091 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*