SOLID GOLD BERJANGKA | LAPORAN RILIS DATA YANG POSITIF

SOLID GOLD BERJANGKA
SOLID GOLD BERJANGKA

SOLID GOLD BERJANGKA – HARGA EMAS KOREKSI PASCA LAPORAN RILIS DATA AMERIKA SERIKAT YANG POSITIF

SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA – Harga emas koreksi disesi perdagangan Eropa pada hari Selasa (05/Oktober) turun. Sebesar -0.54 % ke level $ 1748.10/troy ons akibat Dollar Amerika Serikat yang kembali menguat terangkat oleh yield obligasi US Treasury dan laporan rilis data makro ekonomi Amerika Serikat yang positif.

Yield obligasi US Treasury kembali menguat ke 1.5240 % kemarin, meski belum setinggi perolehan pekan lalu. Dollar Amerika Serikat yang akhir-akhir ini banyak bergantung pada kondisi yield obligasi, akhirnya turut naik sehingga harga emas tertekan. Selain karena yield, data ekonomi Amerika Serikat yang dirilis malam ini terbilang positif bagi Dollar Amerika Serikat dan sebaliknya, membebani harga emas. PMI Jasa Amerika Serikat versi ISM menduduki 61.9 pada bulan September, naik dari 61.7 sebelumnya. Angka tersebut sekaligus mematahkan ekspektasi penurunan ke 59.9.

Disisi lain, beberapa analis menilai emas yang kembali diminati. Seiring dampak dari kekhawatiran pasar terhadap rencana bank sentral di berbagai negara yang ingin mengurangi ‘dosis’ stimulus moneter. Padahal saat ini situasi sedang penuh ketidakpastian. Pandemi virus corona (Covid-19), kisruh ancaman gagal bayar (default) Evergrande di China. Drama politik anggaran soal batas utang (debt ceiling) pemerintah Amerika Serikat. Krisis energi dunia, adalah sebagian kecil dari banyak masalah yang tengah melanda. Oleh karena itu, ada sikap menghindari risiko (risk aversion) di pasar dan emas diuntungkan karena statusnya sebagai aset aman (safe haven asset).

Pekan ini, pasar global sedang mengantisipasi data Non-Farm Payroll Amerika Serikat yang akan dirilis pada Jumat mendatang. Data NFP Amerika Serikat diekspektasikan akan menunjukkan peningkatan dalam pasar tenaga kerja. Polling Reuters memperkirakan 488,000 pekerjaan akan ditambahkan di bulan September.

ANALISA FUNDAMENTAL

Minggu ini di Amerika Serikat, kepala the Fed Powell mengatakan bahwa segala sesuatu sudah mencapai target kecuali employment. Sementara kubu hawkish di bank sentral Inggris tidak memerlukan indikator lainnya. Angka Nonfarm Payrolls untuk bulan September yang mengecewakan bisa mengubah gambaran yang ada sekarang ini.

Setelah kenaikan pekerjaan yang mengecewakan sebanyak 235.000 pada bulan Agustus, kemungkinan akan terjadi kenaikan yang lebih signifikan pada bulan September.

Pertumbuhan tetap kuat, sementara angka Durable Goods Order dan Penjualan Ritel mengarah naik permintaannya. Penghasilan rata-rata perjam juga mendapatkan perhatian, karena mengandung tekanan inflasi. Setelah upah naik 4.3 % pada bulan lalu, saat ini kemungkinan turun. Jika NFP umum mengecewakan namun gaji naik. Hal ini kemungkinan bisa cukup untuk membuat the Fed tidak jadi melakukan tapering pada saat ini.

Mendekati tanggal 18 Oktober dimana jatuh tempo batas atas hutang Amerika Serikat, pasar bisa menjadi cemas. Para pembuat undang-undang di Amerika Serikat masih harus berjuang untuk mengatasinya.

ANALISA TEKNIKAL

Menurut survey yang dihimpun Kitco.com menunjukkan sekitar 50 % analis Wall Street memperkirakan pergerakan harga emas minggu ini akan bullish. 29 % lainnya memperkirakan bearish, dan hanya 21 % yang memperkirakan netral atau sideways.

Sementara 48 % analis Main Street memperkirakan bullish, 38 % bearish, dan 13 % lainnya netral. Resiko stagflasi kembali muncul dengan krisis energi mengintip dan membangkitkan kembali ketakutan inflasi yang pernah terjadi pada waktu yang lalu. Hal ini adalah kabar baik bagi emas, yang terbukti pada minggu ini mendatangkan minat beli yang kuat di bawah level $1,750/troy ons.

Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1763/troy ons. Maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 $ 1773/troy ons.

Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1745/troy ons. Maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 $ 1736/troy ons. Dan support ke 3 berada di level $ 1724/troy ons.
SOLID GOLD BERJANGKA

SGB JAKARTA / Tulus Rifwandi Gea

About solid gold 2254 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*