SOLID GOLD BERJANGKA | LOCKDOWN DI AMERIKA

SOLID GOLD BERJANGKA
SOLID GOLD BERJANGKA

SOLID GOLD BERJANGKA – HARGA EMAS MASIH MEMPERTAHANKAN RELI PENGUATAN WALAUPUN PELONGGARAN LOCKDOWN DI AMERIKA SERIKAT

SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA – Harga emas sempat melemah sebesar -0.5 % disesi perdangan asia pada hari Selasa (05/Mei) ke level $ 1688.55/troy ons atau terendah pekan lalu. Harga emas melemah seiring optimisme tentang pelonggaran lockdown terhadap bisnis di Amerika Serikat dan Eropa serta harapan untuk pengembangan vaksin corona virus.

Depresi pelemahan harga emas disebabkan ketegangan antara Tiongkok dan Amerika Serikat tampaknya mereda seiring para pelaku pasar mengalihkan perhatian terhadap pelonggaran lockdown dan kembali menggerakkan roda ekonominya.

Selain itu, Gubernur California Gavin Newsom mengatakan bahwa para pengecer tertentu dapat membuka kembali usahanya. Hal ini, mencerminkan pelonggaran protokol shutdown di salah satu negara bagian Amerika Serikat pertama yang menerapkan langkah-langkah tersebut untuk memperlambat penyebaran virus.

Perkembangan tersebut ditandai oleh dorongan terbaru untuk bereksperimen dengan obat untuk pandemi COVID-19, sehingga membantu meningkatkan minat pasar agar dapat menyelamatkan ekonomi, dan meningkatkan minat pada aset yang berisiko.

Disisi lain, pejabat pemerintah senior di pemerintahan Trump berusaha untuk meredakan kemudahan antara Amerika Serikat dengan Tiongkok yang terkait penyebaran virus corona. Wakil setuju keamanan nasional Amerika Serikat, Matthew Pottinger juga menyetujui Amerika Serikat untuk tidak mempertimbangkan “langkah-langkah hukum” terhadap Tiongkok terkait masalah transportasi pandemi ini, dengan lebih baik mengambil langkah yang damai setelah beberapa perselisihan baru-baru ini terhadap Beijing dari anggota pemerintahan Amerika Serikat lainnya, termasuk Presiden Donald Trump sendiri.

Akan tetapi, harga emas kembali menguat diakhir sesi penutupan perdagangan naik hingga $ 1712.20/troy ons dan tutup pada level $ 1707.80/troy ons, harga penutupan tersebut lebih tinggi 0.23% dari penutupan sebelumnya.

Harga emas kembali menguat pasca rilis data Indeks non-manufaktur ISM As turun menjadi 41,8 pada April dari 52,5 pada Maret, menunjukkan kontraksi pertamanya dalam sektor jasa sejak Desember 2009.

ANALISA FUNDAMENTAL EMAS ( XAUUSD )

Menurut analisa fundamental, Harga emas berkemungkinan turun dalam jangka pendek seiring ketegangan antara Tiongkok dan Amerika Serikat tampaknya mereda seiring para pelaku pasar mengalihkan perhatian terhadap pelonggaran lockdown dan serta harapan untuk pengembangan vaksin corona virus dengan tujuan menggerakkan roda ekonomi.

Akan tetapi, Para investor akan melihat banyaknya data ekonomi yang buruk yang akan keluar pada minggu ini. Laporan NFP ADP kemungkinan akan menunjukkan kejatuhan di dalam pekerjaan di sektor swasta, yang akan menyiapkan panggung bagi laporan pekerjaan yang resmi. Laporan Klaim Pengangguran pada hari Kamis kemungkinan, sekali lagi, akan masih keluar sebesar jutaan orang.

Akhirnya, yang paling ditunggu, Non-Farm Payrolls untuk bulan April diperkirakan akan menunjukkan kerugian tidak kurang dari 20 juta pekerjaan. Tingkat pengangguran diperkirakan akan melompat ke 22%.

Makro ekonomi yang masih buruk ditengah pandemic corona virus masih dapat mendukung penguatan aset safe haven seperti emas.

ANALISA TEKNIKAL EMAS ( XAUUSD )

Menurut analisa teknikal, Harga emas dapat melanjutkan relly kenaikan jika harga dapat bergerak dan bertahan diatas level Psikologis $ 1700/troy ons. Akan tetapi, Jika harga emas kembali bergerak dibawal level psikologis $ 1700/troy ons, maka harga emas dapat koreksi kembali ke level psikologis $ 1657/troy ons.

Minggu ini, perhatian pasar akan tertuju pada pembukaan kembali aktivitas ekonomi dan data tenaga kerja Amerika Serikat (Non Farm Payrolls, pengangguran, dan Jobless Claims). NFP bulan April diperkirakan minus 21 juta jobs, sementara tingkat pengangguran diprediksi naik hingga 20 %. Jika perkiraan ini benar, maka akan menjadi rekor terburuk sepanjang sejarah.

Minggu ini, harga emas diperkirakan bergerak di range $ 1743 – $ 1657/troy ons. Jika, harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1714/troy ons, maka harga emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 yaitu pada level $1728/troy ons. Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1686/troy ons, maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 di level $ 1672/troy ons dan support 3 $ 1657/troy ons.
SOLID GOLD BERJANGKA

Sumber : SGB JAKARTA ( Tulus Rifwandi Gea )

About solid gold 2041 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*