SOLID GOLD BERJANGKA | PELANTIKKAN PRESIDEN DAN PIDATO

SOLID GOLD BERJANGKA
SOLID GOLD BERJANGKA

SOLID GOLD BERJANGKA – HARGA EMAS STABIL JELANG PELANTIKKAN PRESIDEN AMERIKA SERIKAT DAN PIDATO DARI KOMITE AMERIKA SERIKAT

SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA – Harga emas bergerak stabil disepanjang sesi perdagangan pada hari Selasa (19/Januari) bergerak dirange $ 1830 – $ 1845/troy ons seiring para pelaku pasar masih menunggu pelantikkan Presiden terpilih Amerika Serikat ‘Joe Biden’. Bukan hanya pelantikkan saja, Joe Biden juga diberi kesempatan untuk berpidato malam ini.

Dana moneter international (International Monetary Fund/IMF) pada bulan Oktober tahun lalu memberikan proyeksi pertumbuhan ekonomi global tahun 2021 sebesar 5,2 % setelah mengalami kontraksi (tumbuh negatif) 4,4 % di 2020. IMF akan memberikan proyeksi terbarunya pada 26 Januari mendatang.

Patut diingat, faktor-faktor yang membuat dollar Amerika Serikat jeblok hingga nyaris ke level terendah 3 tahun masih ada di tahun ini. Bank sentral Amerika Serikat (The Fed) masih mempertahankan program pembelian aset (quantitative easing) senilai US $ 120 miliar per bulan, dan suku bunga 0,25 % tidak akan dinaikkan hingga tahun 2023. Kemudian, Presiden Amerika Serikat terpilih Joseph ‘Joe’ Biden dengan Partai Demokrat juga akan menambah stimulus fiskal senilai US $ 1,9 triliun, yang akan segera dicairkan setelah menjabat menjadi orang nomer 1 di Negeri Adikuasa.

Janet Yellen, mantan ketua bank sentral Amerika Serikat (The Fed) yang kini dinominasikan menjadi menteri keuangan Amerika Serikat pada hari ini akan berbicara ke hadapan Komite Keuangan Senat Amerika Serikat dan menegaskan pemerintah harus “melakukan langkah besar” pada paket stimulus fiskal selanjutnya. “Presiden terpilih, maupun saya, mengusulkan paket stimulus tanpa meningkatkan beban utang negara. Tapi saat ini, dengan suku bunga terendah dalam sejarah, hal yang tepat yang kita harus kita lakukan adalah mengambil langkah besar,” kata Yellen dalam pernyataan pembukaan yang akan disampaikan di hadapan komite finansial.

“Saya percaya, manfaat yang didapat (dari stimulus fiskal) akan lebih besar ketimbang biaya yang harus dikeluarkan, terutama membantu masyarakat yang sudah berjuang dalam waktu lama,” isi pernyataan tersebut yang diperoleh Reuters Senin (18/1/2021). Pada tahun lalu, stimulus fiskal senilai US $ 2 triliun digelontorkan
pada bulan Maret menjadi salah satu pemicu kemerosotan dolar Amerika Serikat.

ANALISA FUNDAMENTAL EMAS

Menurut analisa fundamental, Investor memantau komentar kandidat menteri keuangan Janet Yellen. Mantan gubernur bank sentral Amerika Serikat tersebut akan berpidato di depan Komite Keuangan Senat tentang risiko resesi jika tak ada “langkah besar.” “Baik presiden terpilih, atau saya, mengajukan paket bantuan tanpa kenaikan beban utang negara. Namun saat ini, dengan suku bunga di posisi rendah dalam sejarah, hal terpintar yang bisa kita ambil adalah bertindak besar. Dalam jangka panjang, saya percaya manfaatnya akan jauh melampai bebannya,” tutur Yellen dalam naskah pidato yang diperoleh NBC News.

Sementara itu, Wall Street Journal melaporkan bahwa Yellen bakal memberikan penjelasan mengenai kemungkinan bahwa Amerika Serikat tak akan mengejar dolar yang lemah. Bursa saham di Asia Pasifik bergerak bercampur (mixed) karena investor menanti pidato Yellen tersebut. Kombinasi stimulus fiskal dan moneter membuat perekonomian Amerika Serikat banjir likuiditas, yang membuat nilai mata uangnya tertekan. Kedua stimulus tersebut merupakan bahan bakar utama emas untuk menanjak.

Sementara itu, saham Bank of America cenderung menyamping setelah kinerja keuangannya pada periode yang sama meleset dari ekspektasi pasar meski laba bersih sedikit melampaui perkiraan. Netflix akan merilis kinerja keuangannya setelah penutupan pasar.

ANALISA TEKNIKAL EMAS

Secara teknikal, Kitco melakukan survei di akhir tahun lalu, terhadap pelaku pasar maupun para analis. Hasilnya survei yang melibatkan 2.000 pelaku pasar, sebanyak 84 % memprediksi harga emas akan kembali ke atas US $ 2.000/troy ons di akhir tahun ini. Yang paling banyak memprediksi emas berada di kisaran US $ 2.300/troy ons.

Hasil survei terhadap pelaku pasar tersebut sejalan dengan proyeksi analis yang disurvei Kitco. Analis dari Goldman Sachs, Commerzbank, dan CIBC memprediksi harga emas akan mencapai US $ 2.300/troy ons di tahun ini.

Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1851/troy ons, maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 yaitu pada level $ 1865/troy ons. Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1824/troy ons, maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 di level $ 1811/troy ons dan support 3 $1800/troy ons.
SOLID GOLD BERJANGKA

SGB Jakarta/TulusRifwandiGea

About solid gold 2155 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*