SOLID GOLD BERJANGKA | PENGEMBANGAN VAKSIN COVID-19

SOLID GOLD BERJANGKA
SOLID GOLD BERJANGKA

SOLID GOLD BERJANGKA – HARGA EMAS TURUN TAJAM DITENGAH OPTIMISME PENGEMBANGAN VAKSIN COVID-19

SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA – Harga emas melanjutkan pelemahan secara beruntun dari awal pekan, dimana telah mencetak rekor penurunan hingga 3.16 % atau mencapai level psikologis $ 1800/troy ons level tersebut adalah level 4 bulan terakhir. Depresi harga emas disebabkan oleh perkembangan vaksin virus corona serta kabar baik dari dinamika politik di Amerika Serikat.

Setelah perusahaan farmasi asal Amerika Serikat, Pfizer dan Moderna, yang mengklaim vaksin buatannya mereka efektif mengatasi virus corona hingga lebih dari 90 %, kini giliran perusahaan farmasi asal Inggris AstraZeneca yang melaporkan vaksin buatannya efektif sekitar 90 % tanpa menimbulkan efek samping yang serius. Semakin banyak vaksin yang diklaim berhasil mengatasi virus corona tentunya membuat hidup akan normal kembali lebih cepat. Alhasil, harga emas terkoreksi tajam.

Selain itu, data ekonomi dari Amerika Serikat juga menunjukkan kejutan. Ekspansi sektor manufaktur justru semakin meningkat meski Amerika Serikat sedang mengalami lonjakan kasus Covid-19. Markit melaporkan, purchasing managers’ index (PMI) manufaktur di bulan ini melesat ke 56,7 dari bulan sebelumnya 53,4. Hal ini membuat kemungkinan gelontoran stimulus fiskal tidak akan sebesar ekspektasi sebelumnya. Sementara, stimulus fiskal merupakan salah satu “bahan bakar” emas untuk menguat, jika nilainya kecil tentunya harga emas menjadi kurang bertenaga.

Kabar baik lainnya datang dari Amerika Serikat, Presiden Donald Trump akhirnya membuka pintu pada transisi ke pemerintahan Presiden terpilih Joe Biden. Administrasi Layanan Umum (GSA) Amerika Serikat akhirnya membuka sumber daya federal untuk transisi setelah pemblokiran berminggu-minggu.

ANALISA FUNDAMENTAL

Menurut analisa fundamental, Stimulus fiskal merupakan salah satu “bahan bakar” emas untuk menguat, jika nilai kecil tentunya logam mulia ini menjadi kurang bertenaga. Stimulus fiskal di Amerika Serikat memang masih tanda tanya berapa nilai, yang bisa jadi akan menentukan kemana arah emas ke bawah.

Tetapi di luar itu, perbedaan yield (imbal hasil) di Amerika Serikat dengan Eropa dapat menjadi pemicu utama harga emas akan terus merosot. Hal tersebut Proposal oleh Carley Garner, pendiri perusahaan broker DeCarley Trading.

Selain itu, meski bank sentral Amerika Serikat (Federal Reserve / The Fed) tidak akan menaikkan suku bunga dalam waktu dekat, tetapi di Eropa yield sudah negatif yang membuat aliran modal akan masuk ke Amerika Serikat.

ANALISA TEKNIKAL

Secara teknikal, Hasil survei yang dilakukan Kitco menunjukkan, para analis melihat arah pergerakan emas masih belum jelas dalam waktu dekat. Survei mingguan dari Kitco menunjukkan, dari 17 analis di Wall Street, sebanyak 47  % memprediksi emas akan menguat (bullish) di pekan ini, dan 29 % memprediksi turun (bearish), sisanya memberikan proyeksi netral.

Sementara survei yang dilakukan terhadap pelaku pasar atau yang disebut Main Street, dengan jumlah partisipasi mencapai 1.539 orang, sebanyak 42 % diantaranya memberikan outlook bullish, dan 39 % bearish.

Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1848/troy ons, maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 yaitu pada level $ 1860/troy ons.

Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1826/troy ons, maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 di level $1815/troy ons dan support 3 $1796/troy ons.
SOLID GOLD BERJANGKA

Sumber : SGB Jakarta (Tulus Rifwandi Gea)

About solid gold 2145 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*