Penipuan Berkedok Investasi, Waspadalah – Solid Gold Berjangka

SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA – Investasi memang menggiurkan karena menjanjikan keuntungan yang gak sedikit, apalagi jika dijalankan dengan serius.

Sayangnya banyak oknum yang memanfaatkan ini untuk mengeruk keuntungan dengan modus penipuan. Buat kamu yang sedang berencana untuk menanamkan duit dalam bentuk investasi, sebaiknya meningkatkan kewaspadaan.

Simak cara – cara penipuan berkedok investasi di Indonesia berikut ini :

1. Investasi HYIP (High Yield Investment Programs)

Iming – iming yang ditawarkan investasi ini semisal dengan Rp 10 juta rupiah kita akan mendapat keuntungan hingga 20% sebulan.

Klaim dari investasi ini adalah uang kita akan diinvestasikan ke dalam bisnis batu bara, pengeboran minyak bumi, atau teknologi dan lainnya.

Kalau kamu kebetulan mendapat penawaran seperti di atas, maka harus ekstra hati – hati. Jangan sampai terkena penipuan berkedok investasi bodong.

2. Investasi Perencanaan Harta Karun

Modus penipuan berkedok investasi berikutnya adalah penipuan pencarian harta karun. Prakteknya beragam, semisal ada seseorang yang mengaku ahli dibidang spiritual.

Orang ini mengatakan bahwa di rumah kita ada sebuah keris bertuah. Jika kita mau, orang tersebut akan membantu kita mendapatkan keris, tapi ternyata ujung – ujungnya kita akan diminta memberi modal untuk beli sesajen.

3. Praktek Menggandakan Dollar

Bisa dibilang penipuan jenis ini adalah yang paling primitif dan bodoh. Sayangnya banyak orang yang tetap saja tertipu. Kita akan diyakinkan oleh seseorang yang mendemonstrasikan kemampuan menggandakan dollar AS.

Yang terjadi sebenarnya adalah Dollar AS yang mereka seolah – olah berhasil gandakan adalah uang palsu. Nah, setelah kita dibuai, mereka akan meminta kita menggandakan Dollar AS yang kita miliki.

4. Skema Ponzi

Skema ini pertama kali dikenalkan oleh Charles Ponzi pada tahun 1903. Lalu kembali mencuat, karena sosok Bernard L. Madoff. Intinya, skema menawarkan pembayaran yang sangat besar.

Semisal jaminan hasil investasi 20% per bulan. Syaratnya, calon investor hanya cukup memperkenalkan penawaran investasi ini kepada teman – temannya atau calon investor baru.

Modus – modus penipuan Ponzi kembali ditawarkan via website, email dan media sosial. Jadi harus ekstra super hati – hati, jangan sampai tertipu berkedok investasi.

5. Penipuan Agrobisnis

Jenis penipuan yang satu ini adalah yang sering terjadi di Indonesia. Calon investor diminta untuk berinvestasi sejumlah uang. Setelah itu akan mendapat surat kepemilikan atas lahan.

Lahan tersebut konon akan ditanami pohon jati atau tanaman tertentu. Janjinya kita bakalan mendapatkan keuntungan jika ada hasil dari penjualan tanaman tersebut.

Tapi, yang meragukan adalah belum tentu orang tersebut yang memiliki lahan dan belum tentu ditanami sesuai dengan janji.

6. Penipuan Warisan atau Perpindahan Uang

Penipuan berkedok warisan biasanya mengincar pengguna media sosial. Tiba – tiba ada orang asing yang add akun kita, lalu membuat cerita kalau mereka memiliki banyak uang yang didapat dari hasil waris atau keuntungan usaha.

Karena ada permasalahan, mereka ingin memindahkan uang tersebut ke Indonesia. Kita akan dijanjikan imbalan sebesar 10% – 20% setelah kita bisa mentransfer $100 – $500 untuk proses perpindahan uang.

Penipuannya adalah, saaat kita sudah transfer, mereka akan hilang bagai raib ditelan bumi.

Pelajari dulu baik – baik jenis investasi yang dipilih. Mungkin masih banyak lagi modus penipuan berkedok investasi di luar sana yang kita gak tahu. Investasi boleh saja, tapi jangan sembarangan.

Jangan mudah termakan janji manis. Yang namanya penjual pasti berusaha sebisa mungkin menawarkan jualannya, tapi gak semuanya jujur. So, be a smart and wise customer – SOLID GOLD BERJANGKA