SOLID GOLD BERJANGKA | REBOUND SEIRING DOLLAR TURUN

SOLID GOLD BERJANGKA
SOLID GOLD BERJANGKA

SOLID GOLD BERJANGKA – HARGA EMAS REBOUND SEIRING DOLLAR TURUN PASCA RILIS DATA TENAGA KERJA AMERIKA SERIKAT

SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA – Harga emas meraih penguatan kembali disesi perdagangan Eropa pada hari Selasa (06/April) naik hampir 1 % atau mencapai level $ 1745.45/troy ons seiring Indeks dollar Amerika Serikat mengalami pelemahan sebesar 0,46 % pasca rilis data tenaga kerja pekan lalu.

Selain itu, Imbal hasil (yield) surat utang pemerintah Amerika Serikat tenor 10 tahun surut ke level 1,71 %, meredam kekhawatiran soal lonjakan inflasi. Investor juga terus mencerna sejauh mana program stimulus infrastruktur Presiden Amerika Serikat Joe Biden senilai US $ 2 triliun bisa direalisasikan. Meski kedua partai politik sepakat membangun jalan dan jembatan, tetapi masih ada perbedaan pandangan mengenai nilai total dan pendanaannya.

Presiden Amerika Serikat ‘Joe Biden’ pada Senin menyatakan bahwa dia tak khawatir kenaikan pajak korporasi sebesar 28 %, yang menjadi sumber pendanaan proyek tersebut, bakal memukul ekonomi. Namun demikian Senator Partai Demokrat Joe Manchin menyatakan penolakan keras atas rencana tersebut.

Disisi lain, penurunan rata-rata upah per jam, kemungkinan akan terhambat laju kenaikan inflasi. Apalagi pada bulan Februari lalu, inflasi Amerika Serikat (yang dicerminkan oleh Personal Consumption Expenditure/PCE inti) tumbuh di 1,4 % dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-onyear).

Pertumbuhan tersebut lebih lambat dibandingkan laju Januari 2021 yang sebesar 1,5 %. Inflasi PCE merupakan salah satu acuan bank sentral Amerika Serikat (The Fed) untuk merubah kebijakan moneternya, ketika inflasi masih lemah, maka kebijakan moneter ultra longgar masih akan dipertahankan.

Kebijakan moneter ultra longgar tersebut merupakan salah satu bahan bakar utama emas untuk menguat. Artinya, emas di pekan ini bisa mendapat dorongan menguat dari pelemahan dollar Amerika Serikat, serta ekspektasi kebijakan moneter ultra longgar masih ditahan dalam waktu yang lama.

ANALISA FUNDAMENTAL

Menurut analisa fundamental, sentimen harus dipantau adalah kebijakan bank sentral Amerika Serikat (The Fed) perlu mendapatkan perhatian kedua dari pelaku pasar. Lembaga yang dinakhodai Jerome Powell tersebut akan merilis risalah rapat (minutes meeting) pada Rabu yang bakal blak-blakan membuka latar-belakang pengambilan kebijakan moneter mereka pada Maret.

Investor bakal memantau komentar dan nada sikap pejabat The Fed mengenai arah inflasi. Dengan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Amerika Serikat dan harga komoditas utama dunia lainnya, investor memandang stimulus US$ 1,9 triliun dan program infrastruktur Presiden Amerika Serikat Joe Biden senilai US $ 2 triliun menjadi bensin bagi lonjakan inflasi.

Sementara, bank sentral Amerika Serikat Jerome Powell dijadwalkan hadir di panel diskusi yang digelar Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) pada Kamis. Pasar perlu memantau apakah ada pernyataan The Fed yang menyinggung mengenai valuasi pasar yang terus meninggi, dan juga kestabilan keuangan global akibat kebijakannya yang nekad mempertahankan suku bunga sekalipun inflasi Amerika Serikat melebihi angka 2 %.

ANALISA TEKNIKAL

Secara teknikal, Kitco melakukan survei terhadap 15 analis di Wall Street, sebanyak 11 orang memberikan proyeksi bullish (tren naik) untuk emas di pekan ini, sementara 2 orang memberikan outlook bearish (tren turun) dan 2 orang lagi netral. Mayoritas analis di Wall Street memprediksi harga emas akan menguat di pekan ini, dan prediksi tersebut didukung merosotnya indeks dollar Amerika Serikat (DXY).

Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1769/troy ons, maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 yaitu pada level $ 1789/troy ons. Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1730/troy ons, maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 di level $ 1709/troy ons dan support 3 $ 1698/troy ons.
SOLID GOLD BERJANGKA

SGB Jakarta / Tulus Rifwandi Gea

About solid gold 2235 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*