SOLID GOLD BERJANGKA | REKOR TERTINGGI TAHUN 2020

SOLID GOLD BERJANGKA
SOLID GOLD BERJANGKA

SOLID GOLD BERJANGKA – HARGA EMAS MENJADI PRIMADONA DI PASAR GLOBAL DAN BERHASIL MEMECAHKAN REKOR TERTINGGI TAHUN 2020

SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA – Harga emas membukukan kenaikan yang cukup tajam disesi perdagangan pada hari Selasa (07/Juli) naik hingga 0.61 % di level $ 1797.50/troy ons. Level tersebut bahkan melewati harga tertinggi sepanjang tahun 2012.

Pergerakan harga emas sejak kemarin mengikuti arah bursa saham dunia. Kemarin bursa saham Asia, Eropa, hingga Wall Street di Amerika Serikat mencetak penguatan. Akan tetapi, harga emas tetap kokoh bergerak di dilevel tertinggi.

Emas merupakan aset aman (safe haven), sementara saham adalah aset berisiko. Status keduanya bertolak belakang, sehingga pergerakannya seharusnya berlawanan arah. Tetapi nyatanya, pergerakan keduanya sering kali seirama. Pergerakan seirama dua aset yang berlawan status ini sangat kentara pada bulan Maret, ketika bursa saham mengalami aksi jual, harga emas justru ikut merosot.

Oleh karena itu, jika bursa saham kembali menguat, maka emas akan lebih bertenaga untuk melewati level psikologis US $ 1.800/troy ons. Bahkan jika dilihat dalam jangka panjang, harga emas menguat saat indeks saham melesat naik.

Lihat saja ketika emas menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa US$ 1.920/troy ons pada September 2011, bursa saham Amerika Serikat saat itu juga turut menguat. Penyebabnya, kebijakan quantitative easing (QE) yang dilakukan oleh bank sentral Amerika Serikat (Federal Reserve/The Fed). Kebijakan yang sama diterapkan saat ini, bahkan dengan nilai pembelian aset (obligasi pemerintah dan surat berharga) yang lebih besar. Sehingga pergerakan emas dan Wall Street bisa jadi akan seirama lagi, meski terkadang berlawanan akibat aksi profit taking.

ANALISA FUNDAMENTAL

Menurut analisa fundamental, Untuk pekan ini, investor perlu mencermati sejumlah sentimen. Pertama tentu perkembangan penyebaran virus corona (Coronavirus Disease-2019/Covid-19). Ada kekhawatiran terjadi gelombang serangan kedua (second wave outbreak) karena sejumlah negara menunjukkan peningkatan jumlah kasus. Akibatnya, ada pemerintahan yang kembali mengetatkan pembatasan sosial (social distancing).

Pekan ini, permintaan safe haven diprediksi masih tinggi menyusul kekhawatiran investor akan resesi global, dan stimulus besar-besaran bank sentral yang diperkirakan akan berdampak pada naiknya inflasi. Data dan peristiwa penting minggu ini adalah RBA meeting, ISM Non Manufacturing dan PPI Amerika Serikat.

ANALISA TEKNIKAL

Secara teknikal, koreksi emas terdalam pada pekan lalu terjadi pada hari Kamis, menyentuh $1.757.40/troy ons. Tetapi setelahnya harga emas justru berbalik menguat. Pergerakan tersebut menjadi salah satu indikasi aksi buy on dip para pelaku pasar. Resisten (tahanan atas) yang cukup kuat berada di $ 1.788/troy ons. Jika mampu ditembus secara konsisten, peluang emas mencapai dan bahkan melewati level psikologis $ 1.800/troy ons akan semakin terbuka.

Sementara itu, indikator stochastic masih berada di wilayah jenuh beli (overbought). Stochastic merupakan leading indicator, atau indikator yang mengawali pergerakan harga. Ketika Stochastic mencapai wilayah overbought (di atas 80), maka suatu harga suatu instrumen berpeluang berbalik turun. Koreksi berisiko membawa harga emas ke level $ 1.744 yang menjadi support (tahanan bawah) kuat. Selama bertahan di atasnya, peluang emas ke $ 1.818/troy ons masih tetap terjaga.
SOLID GOLD BERJANGKA

Sumber : SGB Jakarta (Tulus Rifwandi Gea)

About solid gold 2073 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*