SOLID GOLD BERJANGKA | TERBATAS JELANG MEETING FOMC

PT SOLID GOLD BERJANGKA
PT SOLID GOLD BERJANGKA

SOLID GOLD BERJANGKA – HARGA EMAS LANJUTKAN RELI PENGUATAN MESKIPUN TERBATAS JELANG MEETING FOMC

SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA – Harga emas melanjutkan reli penguatannya disesi perdagangan kedua minggu ini. Tepatnya pada hari Selasa (21/September) emas naik hingga 0.57 %. Atau mencapai level $ 1781.70/troy ons sebelum tutup dilevel $ 1774.25/troy ons. Indeks Dolar Amerika Serikat (DXY) melemah menjelang kebijakan moneter The Fed pekan ini.

Dari serangkaian data ekonomi Amerika Serikat terbaru yang telah dirilis, pasar menantikan tanggapan bank sentral Amerika Serikat tersebut. Khususnya dalam kaitan dengan tapering stimulus moneter. Pertanyaan besar yang perlu dijawab adalah akankah ketidakpastian di pasar saat ini. Mengubah prospektif linimasa yang sudah dirancang The Fed, tentang kapan mereka akan mengumumkan pemangkasan pembelian aset (tapering).

Terlepas dari ekspektasi pasar terhadap The Fed, kenaikan harga emas saat ini. Dikarenakan pula oleh gejolak yang terjadi dalam pasar saham dunia. Setelah risiko gagal bayar utang yang membelit perusahaan raksasa China, Evergrande. Akan tetapi, semakin banyak para investor yang mulai lebih yakin. Bahwa dampak dari kasus Evergrande itu hanya akan berlangsung sebentar dan terbatas.

Ketidakpastian yang masih meliputi pasar saham masih bisa menarik minat para investor terhadap emas. Bahkan meskipun aksi penghindaran risiko mulai berkurang. Kekhawatiran akan efek domino dari krisis utang masih cukup besar. Tetapi beberapa analis menilai bahwa kenaikan harga emas saat ini terbilang terbatas.

Meski demikian, The Fed yang akan mengumumkan kebijakan moneter membuat langkah emas tertahan. The Fed diperkirakan akan memberikan detail tapering atau pengurangan nilai program pembelian aset, serta proyeksi terbaru suku bunga. Keduanya akan menentukan nasib emas. Rilis data tenaga kerja yang mengecewakan serta inflasi yang melambat membuat The Fed kini diperkirakan membuka banyak pilihan. Tetap melakukan tapering jika pasar tenaga kerja kembali membaik, tetapi juga mempertimbangkan menunda tapering jika diperlukan.

ANALISA FUNDAMENTAL

Proyeksi ekonomi Amerika Serikat dirilis 4 kali dalam setahun, laporan ini meliputi proyeksi FOMC untuk inflasi. Pertumbuhan ekonomi, dan tingkat pengangguran untuk dua tahun mendatang. Pada proyeksi terakhir yang dirilis 17 Juni lalu. The Fed menaikkan estimasi GDP untuk tahun 2021 dari +6.5 % menjadi +7.0 %.

Proyeksi untuk tahun 2022 tetap +3.3 %, sementara untuk tahun 2023 dinaikkan dari +2.2 % menjadi +2.4 %. Ekspektasi PCE inflation tahun ini diperkirakan meningkat dari +2.4 % menjadi +3.4 %, sementara proyeksi tahun depan dipatok +2.1 %. Tingkat pengangguran 2021 diekspektasikan tetap 4.5 %. Tetapi untuk tahun depan diharapkan turun menjadi dari 3.8 %, lebih baik dibandingkan proyeksi sebelumnya yang 3.9 %.

Untuk bulan September 2021 ini, diperkirakan The Fed masih akan mempertahankan suku bunga acuan pada level 0.00 % hingga +0.25 %. Pelaku pasar akan fokus pada proyeksi ekonomi dan suku bunga, serta pernyataan ketua The Fed ‘Jerome Powell’
dalam konferensi pers.

Perhatian pelaku pasar akan tertuju pada keterangan Powell mengenai waktu dimulainya tapering atau pengurangan besaran stimulus, prospek suku bunga, dan kemungkinan adanya kebijakan lain. Jika pernyataan dan komentar Powell
dianggap hawkish, maka USD akan menguat. Namun jika pernyataannya dianggap dovish, USD akan cenderung melemah.

ANALISA TEKNIKAL

Menurut Analisa teknikal, Menurut beberapa analis, level pemulihan harga emas berada di kisaran $ 1795 sampai $ 1810/troy ons. Sementara itu, target support berada di bawah level psikologis $ 1700/troy ons.

Survey yang dihimpun Kitco.com menunjukkan sekitar 47 % pemain Wall Street memperkirakan pergerakan harga emas minggu ini akan bearish, 47 % lainnya netral atau sideways, dan hanya 7 % yang memperkirakan bullish. Sementara 45 % pemain Main Street memperkirakan bullish, 39 % bearish, dan 16 % lainnya netral.

Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1783/troy ons. maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 $ 1800/troy ons.

Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1751/troy ons. Maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 $ 1736/troy ons. Dan support ke 3 berada di level $ 1713/troy ons.
SOLID GOLD BERJANGKA

Sumber : Vibiznews

About solid gold 2254 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*