SOLID GOLD BERJANGKA | TERTINGGI 5 BULAN TERAKHIR

SOLID GOLD BERJANGKA
SOLID GOLD BERJANGKA

SOLID GOLD BERJANGKA – HARGA EMAS MENCETAK REKOR KENAIKAN DILEVEL TERTINGGI 5 BULAN TERAKHIR

SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA – Harga emas kembali mencetak rekor kenaikan. Di level tertinggi 5 bulan terakhir disesi perdagangan Asia pada hari Selasa (01/Juni) naik hingga $ 1916.44/troy ons. Namun, harga emas koreksi dibawah level $ 1900 disesi perdagngan Amerika Serikat. Pasca laporan rilis data Aktivitas manufaktur AS bulan mei meningkat ke level 61,2 dari 60,7 pada bulan April.

Akan tetapi, saat ini harga emas sedang dalam tren naik sejak bulan April lalu. Banyak analis yang memprediksi harganya terus akan menanjak. Dan bahkan ada yang melihat harganya akan mencapai rekor tertinggi sepanjang masa lagi. Sepanjang bulan Mei, harga emas mampu menguat 7,8 %. Sementara bulan sebelumnya, logam mulia ini naik 3,6 %. Harga emas dunia mencapai rekor tertinggi sepanjang masa US $ 2.072,49/troy ons pada 7 Agustus tahun lalu. Artinya dari level saat ini harga emas berjarak sekitar US $ 156, atau sekitar 8 % lagi.

Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat pada pekan lalu melaporkan data inflasi berdasarkan personal consumption expenditure (PCE). Data tersebut merupakan inflasi acuan bagi bank sentral Amerika Serikat (Federal Reserve/The Fed). Inflasi PCE inti dilaporkan tumbuh 3,1 % year-on-year (yoy) di bulan April. Jauh lebih tinggi ketimbang bulan sebelumnya 1,8 % yoy.

Rilis tersebut juga lebih tinggi ketimbang hasil survei Reuters terhadap para ekonomi yang memprediksi kenaikan 2,9 %. Selain itu, rilis tersebut juga merupakan yang tertinggi sejak Juli 1992, nyaris 30 tahun terakhir.

Emas secara tradisional dianggap sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi. Ketika inflasi tinggi maka permintaannya akan meningkat, harganya pun naik. Selain itu, pelemahan dollar Amerika Serikat juga dikatakan akan memicu penguatan emas. Tanda-tanda berlanjutnya pelemahan dollar Amerika Serikat terlihat dari semakin banyaknya pelaku pasar yang mengambil posisi jual (short). Data dari Commodity Futures Trading Commission (CFTC) yang dirilis pekan lalu. Menunjukkan posisi jual (short) dolar AS berada di level tertinggi sejak akhir Februari.

ANALISA FUNDAMENTAL

Menurut Analisa fundamental, Untuk minggu ini pasar akan fokus pada data ketenagakerjaan Amerika Serikat. Yaitu Non Farm Payrolls (NFP), tingkat pengangguran, dan upah. NFP diperkirakan naik menjadi +670,000 jobs, sementara tingkat pengangguran diprediksi drop ke 5.9%. Data penting dari Amerika Serikat lainya adalah ISM Manufacturing dan Non Manufacturing.

David Lennox dari Fat Prophets merupakan salah satu analis yang memprediksi. Harga emas akan mencetak rekor tertinggi sepanjang masa lagi di tahun ini. Berbicara di acara Squawk Box Asia Senin kemarin, Lennox mengatakan inflasi yang tinggi di Amerika Serikat menjadi pemicu kenaikan emas. “Saya pikir pelemahan dolar masih akan berlanjut, hal itu menjadi sangat bagus bagi emas dan logam mulia lainnya,” kata Lennox.

Lennox juga memberikan saran melihat harga emas yang berpotensi mencetak rekor ada 2 hal yang bisa dilakukan dalam berinvestasi. Yang pertama adalah investasi di emas ETF. “Pada tahap ini, jika harga emas menunjukkan kenaikan yang solid. Maka anda harus berinvestasi di emas ETF, dimana anda akan mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga,” kata Lennox.

ANALISA TEKNIKAL

Secara teknikal, Survei yang dihimpun Kitco.com menunjukkan mayoritas pemain pasar memperkirakan minggu ini harga emas masih bullish. 57 % pemain Wall Street memperkirakan bullish, 21.5 % netral atau sideways, dan 21.5 % lainnya memperkirakan bearish. Sementara itu, 67 % pemain Main Street memperkirakan bullish, 17 % bearish, dan 16 % netral.

Disisi lain, harga emas saat ini sudah mulai bergerak di atas rata-rata harga 100 hariannya (EMA100). Dan menjadi sinyal positif (bullish) jika pergerakan harga berlanjut, maka emas berpotensi untuk mencapai level psikologis $ 1900/troy ons. Untuk sementara waktu harga emas memang bisa mengalami koreksi sehat.

Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1914/troy ons. Maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 yaitu pada level $ 1928/troy ons.

Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1885/troy ons. Maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 di level $ 1871/troy ons. Dan support 3 $ 1860/troy ons.
SOLID GOLD BERJANGKA

SGB Jakarta / Tulus Rifwandi Gea

About solid gold 2233 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*