SOLID GOLD BERJANGKA | TINGGI PASCA PERTEMUAN THE FED

SOLID GOLD BERJANGKA
SOLID GOLD BERJANGKA

SOLID GOLD BERJANGKA – PANTAU ! HARGA EMAS AKAN BERGERAK DENGAN VOLATILITAS
TINGGI PASCA PERTEMUAN THE FED

SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA – Harga emas melanjutkan penguatan disesi perdagangan pada hari Selasa (15/Sept) naik hingga 0.49 % ke level tertinggi pekan lalu di level $ 1.972.00/troy ons seiring Indeks Dollar Amerika Serikat (DXY) yang melemah membuat emas menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lain sehingga bisa meningkatkan minat beli terhadap emas.

“Emas naik karena dolar berada di bawah tekanan. Kami juga melihat Steven Mnuchin menunjukkan bahwa mereka menginginkan semacam kesepakatan stimulus fiskal dilakukan, sehingga akan semakin melemahkan dolar,” kata Phillip Streible, kepala strategi pasar di Blue Garis Berjangka di Chicago kepada Reuters.

Disisi lain, Investor legendaris, Jim Rogers, mengatakan dollar Amerika Serikat bukan lagi aset safe haven alias aman investasi, dan saat ini ia berinvestasi di emas. Rogers yang mendirikan Quantum Fund bersama George Soros ini mengungkapkan hal tersebut saat berbicara dalam podcast The Federal, media digital berbasis di India.

Sementara, pada pertemuan The Fed di perkirakan Stance dovish bank sentral masih tampak. The Fed akan membiarkan inflasi lebih tinggi selama secara rata-rata kisaran inflasi berada di angka 2 %. Untuk mencapainya suku bunga rendah masih akan ditahan lebih lama lagi. Suku bunga yang rendah dan inflasi berarti akan memicu devaluasi dollar Amerika Serikat. Emas sebagai aset untuk lindung nilai dari devaluasi mata uang serta inflasi pun menjadi aset yang menarik dan dilirik investor. Kebijakan bank sentral yang ultra akomodatif untuk menahan perekonomian dari kejatuhan lebih lanjut akibat pandemi Covid-19 di sepanjang tahun ini telah membuat harga emas meroket hingga 29 %.

Selain itu, Amerika Serikat kembali meluncurkan serangan kepada China. Ini menambah pelik hubungan kedua negara yang telah mencapai level terendahnya setahun belakangan. Barang-barang yang diblokir tersebut termasuk kapas, garmen, produk rambut dan elektronik yang berasal dari lima pabrik tertentu di wilayah Xinjiang dan Anhui.

ANALISA FUNDAMENTAL EMAS (XAUUSD)

Menurut analisa fundamental, Para investor saat ini masih melihat fundamental emas untuk jangka panjang masih menarik sehingga harga emas bergerak dengan volatilitas yang tinggi pekan ini.

Pekan ini beberapa bank sentral global akan mengumumkan kebijakan moneternya termasuk the Fed sebagai otoritas moneter paling berpengaruh di dunia. The Fed akan mengumumkan kebijakannya pada hari Rabu, sementara Bank of England (BoE) dan Bank of Japan (BoJ) sehari setelahnya.

Stance dovish bank sentral masih tampak. The Fed akan membiarkan inflasi lebih tinggi selama secara ratarata kisaran inflasi berada di angka 2 %. Untuk mencapainya suku bunga rendah masih akan ditahan lebih lama lagi. Suku bunga yang rendah dan inflasi berarti akan memicu devaluasi dollar Amerika Serikat. Emas sebagai aset untuk lindung nilai dari devaluasi mata uang serta inflasi pun menjadi aset yang menarik dan dilirik investor.

Amerika Serikat kembali meluncurkan serangan kepada China. Ini menambah pelik hubungan kedua negara yang telah mencapai level terendahnya setahun belakangan. Pada Senin Amerika Serikat mengumumkan memblokir berbagai produk China yang dibuat oleh “pekerja paksa” di wilayah Xinjiang.

ANALISA TEKNIKAL EMAS (XAUUSD)

Secara teknikal, Ditengah grafik tehnikal yang “bearish”, emas bisa bertahan di atas garis “support” yang kritikal bahkan di tengah lingkungan saham dan dolar AS yang menguat. Suatu pasar yang tidak bisa turun tidak akan membuat harga turun. Jadi ada sesuatu yang menopang harga emas, kemungkinan adalah semua ketegangan dan ketidakpastian dipasar.

“Namun reli emas ini tampaknya rapuh,” kata Haberkorn, melansir Reuters. “Dari sudut pandang teknikal, kami melihat emas harus ditutup di atas US $ 1.950 agar bullish mengambil kendali.” pungkasnya Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1953/troy ons, maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 yaitu pada level $ 1967/troy ons. Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1925/troy ons, maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 di level $ 1912/troy ons dan support 3 $ 1900/troy ons.
SOLID GOLD BERJANGKA

Sumber : SGB Jakarta (Tulus Rifwandi Gea)

About solid gold 2086 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*