SOLID GOLD BERJANGKA | TITIK TERANG TREN HARGA EMAS

SOLID GOLD BERJANGKA
SOLID GOLD BERJANGKA

SOLID GOLD BERJANGKA – TITIK TERANG TREN HARGA EMAS AKAN TERKONFIRMASI SETELAH RILIS DATA KETENAGAAN KERJA AMERIKA SERIKAT

SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA – Harga emas mengakhiri pergerakan sideways disesi perdagangan Eropa pada hari Selasa malam (29/Juni). Turun lebih dari 1 % ke level terendah 2 bulan terakhir $ 1750.50/troy ons. Ditengah kekhawatiran pelaku pasar terhadap kenaikan suku bunga acuan. Yang akan menjadi lebih kencang dari The Fed, apabila data ketenagakerjaan lebih baik daripada ekspektasi.

Depresi harga emas tidak lepas dari penguatan nilai tukar mata uang dollar Amerika Serikat. Harga emas dan kurs dollar Amerika Serikat punya hubungan berbanding terbalik. Saat dollar Amerika Serikat perkasa maka emas akan mengalami tekanan demikian pula sebaliknya. Dollar Amerika Serikat kembali memasuki tren penguatan. Dalam sebulan terakhir, Indeks Dollar Amerika Serikat (DXY) menguat 2,24 %.

Saat ini, cukup sulit bagi emas untuk membangun bullish yang kuat, mengingat saat ini The Fed sudah cenderung hawkish. Selain itu, bertambahnya sinyal yang mengarah pada kenaikan suku bunga Amerika Serikat lebih cepat dari perkiraan. Akan menambah tekanan pada emas. Kondisi ini membuat emas berkali-kali gagal naik ke atas $ 1,800/troy ons.

Disisi lain, prospek pemulihan ekonomi di Amerika Serikat menjadi pemicu koreksi aset. Yang dikenal fungsinya sebagai pelindung nilai (hedging) dari gerusan inflasi ini. Ketika inflasi menguat, maka para investor akan memburu emas. Namun, prospek pemulihan ekonomi secara fundamental juga membuat dollar Amerika Serikat menguat. Selama lima tahun terakhir, mata uang yang dikenal sebagai greenback tersebut. Cenderung melemah dibandingkan dengan mata uang mitra utamanya karena kebijakan pelonggaran kuantitatif (quantitative easing/QE).

Kebijakan yang dilancarkan bank sentral Amerika Serikat (Federal Reserve/The Fed). Itu dilakukan dengan memborong surat berharga di pasar, sehingga dollar Amerika Serikat membanjiri pasar global.

ANALISA FUNDAMENTAL

Menurut Analisa fundamental, Pekan ini, titik terang pergerakan harga emas akan kemana? terkonfirmasi oleh rilis data Ketenagakerjaan Amerika Serikat akan merilis data Non Farm Payroll pada Jumat pekan ini. Polling Reuters mengekspektasikan kenaikan sebanyak 690,000 di bulan Juni dari 559,000 di bulan Mei.

Ekspektasi akan membaiknya data NFP Amerika Serikat muncul setelah komentar Presiden Federal Reserve untuk wilayah Richmond, Thomas Barkin. Menurutnya, The Fed sudah membuat kemajuan jauh yang substansial dalam target inflasi. Oleh karena itu, bank sentral Amerika Serikat tersebut dapat memulai tapering pembelian aset.

Data penting dari Amerika Serikat lainnya adalah ADP Non Farm dan ISM Manufacturing PMI. Yang sering dianggap sebagai indikator awal data Non-Farm Payrolls (NFP). Dari biro statistik tenaga kerja Amerika Serikat yang akan dirilis Jum’at mendatang. Meski versi ADP ini bisa berdampak, namun tidak sebesar dampak rilis NFP. Untuk bulan Juni 2021 diperkirakan jumlah job di Amerika Serikat versi ADP akan bertambah 555,000 job. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat.

Disisi lain, Kesepakatan infrastruktur bipartisan menunjukkan kemajuan setelah Presiden Amerika Serikat Joe Biden pada Sabtu. Menegaskan bahwa dia tidak berencana memveto legislasi stimulus yang disokong senator dari partai Demokrat dan Republik tersebut.

ANALISA TEKNIKAL

Secara teknikal, Survei yang dihimpun Kitco.com menunjukkan sentimen pasar untuk emas secara keseluruhan masih bullish. Sekitar 53.8 % pemain Wall Street memperkirakan bullish, 23.1 % memperkirakan bearish, dan 23.1 % lainnya netral atau sideways.

Sementara itu, 54.1 % pemain Main Street memperkirakan bullish, 24.2 % bearish, dan 21.7 % lainnya netral. Pergerakan di atas level psikologis $ 1.800/troy ons disebut sebagai tanda bullish utama yang harus diperhatikan.

Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1784/troy ons. Maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 yaitu pada level $ 1796/troy ons.

Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1761/troy ons. Maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 di level $ 1750/troy ons. Dan support 3 $ 1741/troy ons.
SOLID GOLD BERJANGKA

SGB Jakarta / Tulus Rifwandi Gea

About solid gold 2273 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*