SOLID GOLD BERJANGKA | WASPADA TAKING PROFIT !

SOLID GOLD BERJANGKA
SOLID GOLD BERJANGKA

SOLID GOLD BERJANGKA – WASPADA TAKING PROFIT! HARGA EMAS TERKOREKSI PASCA LAPORAN RILIS DATA RETAIL SALES AMERIKA SERIKAT

SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA – Harga emas sempat melanjutkan reli penguatan ke level $ 1877.10/troy ons disesi perdagangan Asia. Pada hari Selasa (16/November). Namun, harga emas berbalik turun dan memangkas penguatan hingga -0.64 %. Ke level $ 1848.50/troy ons pasca laporan rilis data Retail Sales Amerika Serikat naik 1.7 % bulan lalu. Data ini mengatasi yang diperkirakan di 1.3 % secara signifikan dan juga dari angka bulan September sebesar 0.8 %.

Penurunan tipis harga emas juga disebabkan oleh aksi profit-taking rutin yang dilakukan oleh para investor jangka pendek di pasar global. Meski demikian, risiko kenaikan inflasi yang signifikan dan komitmen suku bunga rendah oleh The Fed. Meningkatkan daya tarik emas sebagai aset anti inflasi.

Presiden The Fed wilayah Minneapolis, Neel Kashkari, mengungkapkan ekspektasinya akan kenaikan inflasi dalam beberapa bulan ke depan. Namun, ia menganjurkan agar pihak bank sentral agar tidak bereaksi berlebihan karena hal itu masih bersifat sementara.

Namun, kali ini berbeda, inflasi yang tinggi di Amerika Serikat dan banyak negara lainnya membuat emas kembali berkilau. Tanda-tandanya, berdasarkan data dari Commodity Futures Trading Commission (CFTC). Spekulator meningkatkan posisi beli bersih (net long) di pasar futures dan option menjadi 146.319 kontrak. Pada pekan yang berakhir 9 November lalu.

Beberapa analis memprediksi harga emas dunia akan reli di sisa tahun ini, dan berlanjut hingga tahun depan.

ANALISA FUNDAMENTAL

Kemampuan beli dari konsumen Amerika Serikat sebagaimana dengan yang terefleksi dari angka Penjualan Ritel, tidak dapat dianggap enteng. Bertolak belakang dengan survey yang menunjukkan melemahnya sentimen konsumen Amerika Serikat. Orang Amerika terlihat membanjiri tempat belanja sebelum tiba Black Friday. Kenaikan Ritail Sales Amerika Serikat sebesar 0.7 % dalam konsumsi Amerika Serikat bulan Oktober. Mengulangi kenaikan yang sehat di bulan September.

Meningkatnya konsumsi berarti menguatnya ekonomi dan naiknya inflasi yang bisa membuat the Fed mempertimbangkan. Untuk melakukan pengetatan kebijakan moneter lebih cepat daripada yang direncanakan. Para pejabat the Fed akan berbicara sepanjang minggu ini, mereka juga akan berkomentar tentang konsumsi Amerika Serikat dan data inflasi.

ANALISA TEKNIKAL

Menurut Survey yang dihimpun Kitco.com menunjukkan mayoritas pelaku pasar masih bersikap bullish untuk emas. Sekitar 83 % pemain Wall Street memperkirakan pergerakan harga emas minggu ini akan bullish. 11 % akan beraris, dan 6 % lainnya netral atau sideways. Sementara 71 % pemain Main Street memperkirakan bullish, 16 % bearish, dan 13 % lainnya netral (sideways).

Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1861/troy ons. Maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 $ 1871/troy ons.

Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1843/troy ons. Maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 $ 1834/troy ons. Dan support ke 3 berada di level $ 1824/troy ons.
SOLID GOLD BERJANGKA

SGB Jakarta / Tulus Rifwandi Gea

About solid gold 2271 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*