SOLID GOLD | CORONA DAN PEMANGKASAN SUKU BUNGA

SOLID GOLD
SOLID GOLD

SOLID GOLD – HARGA EMAS MENGUAT DI TENGAH SENTIMEN VIRUS CORONA DAN SPEKULASI PEMANGKASAN SUKU BUNGA Amerika Serikat

SOLID GOLD JAKARTA – Minggu lalu, harga emas kembali mengalami kenaikan yang signifikan ke level tertingginya pada tahun ini. Yaitu di level $ 1689.90/troy ons dan ditutup pada level $ 1666.60/troy ons. Harga pekan lalu menguat sebesar 5.6 % dibandingkan minggu sebelumnya, dan yang tertinggi sejak bulan Desember 2013.

Lonjakan harga emas yang signifikan terjadi setelah The Fed mengumumkan pemotongan suku bunga acuan secara mendadak sebesar 0.50 %. Guna mengantisipasi risiko ekonomi akibat penyebaran wabah virus corona yang telah masuk ke Amerika Serikat. Kebijakan bank sentral Amerika Serikat tersebut telah menyebabkan Indeks Dollar Amerika Serikat (DXY) merosot tajam.

Selain itu, pasca rilis data Non Farm Payrolls (NFP) Amerika Serikat bertambah sebanyak 273,000 di bulan Februari 2019, lebih tinggi daripada ekspektasi penurunan ke 175,000. Sementara itu, NFP Amerika Serikat bulan Januari direvisi naik dari 225,000 ke angka yang sama dengan data Februari. Dan Average Hourly Earnings bulanan Amerika Serikat juga naik tipis dari 0.2 % ke 0.3 % di bulan Februari. Sesuai dengan ekspektasi.

Melengkapi hasil positif tersebut, Tingkat Pengangguran berkurang dari 3.5 % menjadi 3.5 % pada hari jumat (06/Mar). Sempat membuat harga emas turun tajam ke level $ 1641.80/troy ons. Akan tetapi, tidak lama setelah rilis data NFP harga emas kembali menguat seiring para investor mengabaikan rilis data tersebut. Ditengah spekulasi pemangkasan suku bunga oleh The Fed. Dan kekhawatiran para pelaku pasar terhadap epidemik virus corona yang masih menghambat pertumbuhan ekonomi global.

Fokus pelaku pasar masih pada dampak virus corona terhadap pertumbuhan ekonomi, yang menyebabkan bank-bank sentral dunia memangkas suku bunga. Meski data tenaga kerja Amerika Serikat membaik, diperkirakan tidak akan berpengaruh pada FOMC meeting tanggal 18-19 nanti. Sebagian analis malah memperkirakan The Fed akan memotong suku bunga lagi.

ANALISA FUNDAMENTAL EMAS ( XAU USD )

Menurut analisa fundamental, Isu pandemi virus corona ini masih akan terus mewarnai pergerakan pasar pada minggu ini. Dengan risiko pelambatan ekonomi global, yang membuat investor semakin berhati-hati.

Disisi lain, The Fed secara tidak terduga memangkas suku bunga acuannya 50 basis poin. Sehingga para investor global cenderung memilih asset safe haven seperti emas. Untuk indikator ekonomi global, pada pekan mendatang ini akan diwarnai sejumlah data ekonomi penting.

Secara umum sejumlah agenda rilis data ekonomi global yang kiranya perlu diperhatikan investor minggu ini, adalah:

– Dari kawasan Amerika: berupa rilis data Core CPI m/m, Crude Oil Inventories pada Rabu malam; disambung dengan rilis Core PPI m/m pada Kamis malam; berikutnya data Prelim UoM Consumer Sentiment pada Jumat malam.
– Dari kawasan Eropa dan Inggris: berupa rilis data Annual Budget Release Inggris pada Rabu sore; diikuti dengan rilis pengumuman ECB Main Refinancing Rate pada Kamis malam yang diperkirakan bertahan di level rendah 0.00 %.
– Dari kawasan Asia Australia: berupa rilis data Trade Balance China pada Senin pagi.

ANALISA TEKNIKAL EMAS ( XAU USD )

Menurut analisa teknikal, Harga emas saat sedang menguji kembali reistance 1 $ 1672 sebagai konfirmasi kembali kenaikan harga emas. Akan tetapi, Jika harga emas bertahan dibawah level pivot point $ 1648. Maka harga emas dapat mengalami koreksi kembali di level support 1 $ 1624.

Fokus pelaku pasar masih pada dampak virus corona terhadap pertumbuhan ekonomi, yang menyebabkan bank-bank sentral dunia memangkas suku bunga. Meski data tenaga kerja Amerika Serikat membaik, diperkirakan tidak akan berpengaruh pada FOMC meeting tanggal 18-19 nanti. Sebagian analis malah memperkirakan The Fed akan
memotong suku bunga lagi.

Minggu ini emas diperkirakan bergerak di range $ 1624 – $ 1672 Jika harga emas dapat menembus resistance 1 $ 1672. Maka harga emas dapat melanjutkan kenaikan kembali ke resistance 2 $ 1697 sebagai level tertinggi 2013.

Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1624. Maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke level psikologis $ 1600.
SOLID GOLD

Sumber : SGB Jakarta (Tulus Rifwandi Gea)

About solid gold 2018 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*