SOLID GOLD | DAMPAK VIRUS CORONA YANG SEMAKIN MELUAS

SOLID GOLD
SOLID GOLD

SOLID GOLD – HARGA EMAS TURUN TAJAM SEIRING PANIC SELLING PARA INVESTOR DITENGAH DAMPAK VIRUS CORONA YANG SEMAKIN MELUAS

SOLID GOLD JAKARTA – Disepanjang pekan lalu, harga emas kembali turun tajam sebesar 8.65 % diakhir sesi penutupan perdagangan. Pada hari jumat (13/Mar) ke level terendah 3 bulan terakhir yaitu dilevel $ 1504.55/troy ons setelah menyentuh level tertinggi. Sejak Desember 2012 pada level $ 1703.15/troy ons. Persentase penurunan mingguan lalu juga tercatat sebagai yang tertinggi sejak tahun 1983. Yang mana pada saat itu penurunan mencapai 9 %.

Di awal pekan, penguatan harga emas masih disebabkan oleh dampak pemotongan suku bunga acuan The Fed secara mendadak. Namun anjloknya harga saham-saham di pasar bursa Amerika Serikat yang sangat tajam. Menyebabkan investor menjual aset safe haven emas, guna mendapatkan uang cash.

Panic selling investor tidak bisa dibendung, mengabaikan data ekonomi dan keputusan BoE yang juga memangkas suku bunga acuan secara mendadak. Kehancuran pasar saham Amerika  Serikat yang tiba-tiba tersebut memicu aksi jual masif. Di bursa saham global sepanjang pekan ini, kejadian yang hampir sama pada saat Black Monday Oktober 1987.

Hal ini seharusnya menyebabkan emas menguat, tetapi memang terjadi anomali. Kebutuhan akan uang cash telah menyebabkan investor menjual aset apa saja termasuk emas. Dan membuat Indeks Dollar Amerika Serikat (DXY) menguat tajam hingga ke level 98.8.

Panic selling di pasar saham terjadi menyusul beberapa pengumuman mengenai virus corona di Amerika Serikat. Pembatasan perjalanan dari Eropa ke Amerika Serikat untuk membendung virus. Dan pengumuman keadaan darurat nasional di Amerika Serikat oleh Presiden Trump.

ANALISA FUNDAMENTAL

Menurut analisa fundamental, Minggu ini, isu pandemi COVID-19 masih akan terus mewarnai pergerakan pasar. Dengan kekhawatiran atas risiko pelambatan ekonomi global, yang membuat investor semakin berhati-hati.

Untuk indikator ekonomi global, pada pekan ini akan diwarnai sejumlah data ekonomi penting. Secara umum sejumlah agenda rilis data ekonomi global yang kiranya perlu
diperhatikan investor minggu ini, adalah:

  • Dari kawasan Amerika: berupa rilis data Core Retail Sales m/m pada Selasa malam; disambung dengan rilis FOMC Statement dan pengumuman Federal Funds Rate pada Kamis dini hari. Diperkirakan dipangkas 50 bps ke level <0.75 %; berikutnya data Philly Fed Manufacturing Index pada Kamis malam.
  • Dari kawasan Eropa dan Inggris: berupa rilis data German ZEW Economic Sentiment pada Selasa sore.
  • Dari kawasan Asia Australia: berupa rilis pengumuman BI 7-DRRR pada Kamis siang yang diperkirakan akan dipangkaske level 4.50 %.

ANALISA TEKNIKAL EMAS (XAU USD)

Menurut analisa teknikal, Harga emas saat ini sedang menguji level psikologis $ 1500 sebagai konfirmasi penurunan harga emas. Akan tetapi, Jika harga emas bertahan bergerak di atas level psikologis $ 1500 maka harga emas dapat menguat kembali di level resitance 1 $ 1537/troy ons dan resistance 2 $ 1557/troy ons.
Minggu ini, fokus pelaku pasar akan tertuju pada FOMC meeting.

Sebagian besar analis memperkirakan The Fed akan kembali memangkas suku bunga hingga 100 basis poin. Menjadi +0.25 %, sementara sebagian lainnya memperkirakan suku bunga acuan akan diturunkan hingga nol %.

Minggu ini emas diperkirakan bergerak di range $ 1557 – $ 1479 Jika harga emas dapat menembus resistance 1 $ 1537. Maka harga emas dapat melanjutkan kenaikan kembali ke resistance 2 $ 1557 sebagai level tertinggi 2019.

Sebaliknya, jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1498/troy ons. Maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 dilevel $ 1479/troy ons.
SOLID GOLD

Sumber : Vibiznews

About solid gold 2107 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*