SOLID GOLD | DATA EKONOMI YANG MASIH LEMAH

SOLID GOLD
SOLID GOLD

SOLID GOLD – HARGA EMAS DAPAT MELANJUTKAN PENGUATAN DITENGAH STIMULUS MONETER DAN DATA EKONOMI YANG MASIH LEMAH

SOLID GOLD JAKARTA – Harga emas di awal sesi pembukaan perdagangan pekan lalu sempat mengalami penurunan tajam sebesar 1.7 % ke level terendah 2 pekan terakhir pada level $ 1657.60/troy ons seiring Pasar dunia tergoncangkan dengan pergerakan harga minyak mentah berjangka di Nymex yang mencengangkan. Kontrak berjangka minyak Amerika Serikat, WTI, untuk bulan Mei tumbang ke teritori negatif untuk pertama kalinya dalam sejarah, mencapai – $ 40.

Akan tetapi, harga emas kembali berkilau dari pertengahan pekan lalu sampai diakhir sesi penutupan perdagangan pada hari jumat (24/Apr) naik hingga 2 % mendekati level tertinggi tahun ini pada level $ 1736.30/troy ons sebelum tutup pada level $ 1725.75/troy ons, harga penutupan ini lebih tinggi 2.73 % dari
penutupan minggu sebelumnya.

Data-data ekonomi negara maju masih lemah akibat kebijakan lockdown untuk menghentikan penyebaran virus Corona. Inggris melaporkan data PMI yang memburuk di bawah ekspektasi, sementara Amerika Serikat melaporkan Klaim Pengangguran mingguan di angka 4,427,000, mengecewakan ekspektasi pengurangan di 4,350,000. Sementara itu, data Flash PMI Manufaktur Amerika Serikat untuk bulan April masih dalam area kontraksi.

Kendati lebih tinggi daripada ekspektasi, tetapi data rilisan Markit tersebut semakin turun dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Kondisi inilah yang menjadi salah satu penopang permintaan terhadap emas, walaupun Indeks Dollar Amerika Serikat (DXY) tetap bullish mengabaikan hasil data-data tersebut.

Faktor lain yang menahan harga emas dari penurunan tajam adalah stimulus ekonomi. House of Representatives Amerika Serikat menyetujui Undang-Undang penanganan virus Corona yang membutuhkan anggaran US$484 juta. Penandatanganan UU penanganan krisis tersebut kian menggembungkan pengeluaran pemerintah Amerika Serikat hingga nyaris mencapai US $ 3 triilun.

ANALISA FUNDAMENTAL EMAS ( XAU USD )

Menurut analisa fundamental, Harga emas masih mempertahankan penguatan seiring suku bunga acuan di negara-negara maju sudah berada di level mendekati nol persen. Di sisi lain bank sentral juga sudah melakukan program pembeiian aset-aset keuangan atau yang lebih dikenal dengan quantitative easing.

Dampak inflasi yang berpotensi terjadi akibat kebijakan bank sentral tersebut membuat investor cari perlindungan, emas lah pilihannya. Di sisi lain program QE bank sentral juga akan berdampak pada penurunan yield untuk instrumen investasi berbasis utang, sehingga emas menjadi lebih menarik di mata investor.

Disisi lain, Menurut analis dari Saxo Bank, Ole Hansen, pasar emas diperkirakan bertahan di kisaran 1,700 sepanjang tahun ini. Pasalnya, para investor sudah
sangat paham akan pengaruh stimulus bank sentral ataupun pemerintah terhadap pasar finansial ke depan.

Sentimen Pasar Minggu ini, investor sedang menunggu rapat Komite Pengambilan Kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat (Komite Pasar Terbuka Federal) pada 29 April waktu Washington untuk menentukan suku bunga acuan dan PMI manufaktur Amerika Serikat periode April untuk versi IHS Markit dan ISM akan dirilis pada 1 Mei.

ANALISA TEKNIKAL EMAS ( XAU USD )

Menurut analisa teknikal, Harga emas dapat melanjutkan relly kenaikan jika harga dapat bergerak dan bertahan diatas level Psikologis $ 1700/troy ons. Akan tetapi, Jika harga emas kembali bergerak dibawal level psikologis $ 1700/troy ons, maka harga emas dapat koreksi kembali ke level psikologis $ 1650/troy ons.

Sentimen Pasar Minggu ini, investor sedang menunggu rapat Komite Pengambilan Kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat (Komite Pasar Terbuka Federal) pada 29 April waktu Washington untuk menentukan suku bunga acuan dan PMI manufaktur Amerika Serikat periode April untuk versi IHS Markit dan ISM akan dirilis pada 1 Mei.

Minggu ini, harga emas diperkirakan bergerak di range $ 1756 – $ 1700/troy ons. Jika, harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1743/troy ons, maka harga emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 yaitu pada level $1756/troy ons. Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1714/troy ons, maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 di level $ 1700/troy ons dan support 3 $ 1686/troy ons.
SOLID GOLD

Sumber : SGB Jakarta ( Tulus Rifwandi Gea )

About solid gold 2086 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*