SOLID GOLD | EMAS KEMBALI MERAIH PENGUATAN

SOLID GOLD
SOLID GOLD

SOLID GOLD – HARGA EMAS KEMBALI MERAIH PENGUATAN PASCA LAPORAN RILIS DATA NFP AMERIKA SERIKAT

SOLID GOLD JAKARTA – Harga emas disepanjang pekan lalu sempat mencapai level tertinggi 5 bulan terakhir di level $ 1916.50/troy ons. Namun, penguatan tersebut terpangkas akibat rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang positif. Sehingga kembali turun melemah dan membukukan pelemahan sebesar -0.63 % dari minggu sebelumnya ke level $ 1855.20/troy ons sebelum tutup dilevel $ 1891.40/troy ons.

Meskipun, rata-rata laporan rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat positif. Namun, ada satu data penting yang dirilis negatif. Yaitu data Non Farm Payroll Amerika Serikat bertambah 559k di bulan Mei lalu.

Meskipun naik dari angka periode sebelumnya yang hanya 278k pekerjaan. Tetapi perolehan tersebut gagal mencapai ekspektasi pasar yang memperkirakan penambahan pekerjaan hingga 650k. Hal ini, kembali mendorong harga emas meraih kembali penguatan sebesar -1.1 %. Dan mendekati kembali level psikologis $ 1900/troy ons dilevel $ 1896.20/troy ons.

Di sisi lain, Tingkat Pengangguran Amerika Serikat turun dari 6.1 % ke 5.8 % di bulan Mei. Sedikit lebih baik daripada ekspektasi. Average Hourly Earnings turun dari 0.7 % menjadi 0.5 %, mengungguli proyeksi pelemahan ke 0.2 %. Mengomentari rilis data pada jumat, Edward Moya dari OANDA mengatakan bahwa NFP Amerika Serikat sedikit mengecewakan. Pasar terlanjur berharap data NFP akan ikut melejit seperti Klaim Pengangguran kemarin, tetapi kenyataannya tidak. Oleh karena itu, urgensi tapering dan kenaikan suku bunga The Fed saat ini kembali menciut. Pasar yang sebelumnya optimistis, akhirnya kembali bimbang.

Dollar Amerika Serikat jatuh merespon data NFP Amerika Serikat. Indeks Dollar Amerika Serikat melemah 0.39 % ke 90.14, menghapus separuh dari kenaikan kemarin. Posisi Short Dollar Amerika Serikat sudah terpantau sangat kuat bahkan sebelum laporan Ketenagakerjaan Amerika Serikat dirilis. Pasar menjadi hipersensitif terhadap sugesti apapun yang mengarah pada perubahan arah mata uang ataupun prospek suku bunga.

ANALISA FUNDAMENTAL

Pada pekan ini, isu tapering (pengurangan stimulus bank sentral Amerika Serikat). Kembali muncul setelah Presiden bank sentral Amerika Serikat wilayah Philadelphia. Patrick Harker mengatakan saat ini waktu yang tepat untuk memikirkan mengenai pengurangan QE (quantitative easing).

Jika kebijakan itu dijalankan maka aksi borong surat berharga The Fed senilai US $ 120 miliar per bulan di pasar akan berkurangang artinya pasokan likuiditas ke pasar akan menurun. Jadi, saat ini dapat disimpulkan bahwa sentimen pekan depan, pelaku pasar cenderung akan menyikapi dari turunnya angka pengangguran Amerika Serikat pada Mei 2021, diselingi dari masih tingginya inflasi di Amerika Serikat tersebut.

Sementara itu dari data ekonomi pada pekan depan, beberapa negara akan merilis data ekonomi pentingnya. Pertama yang paling penting dan ditunggu-tunggu oleh pelaku pasar di global adalah data inflasi Amerika Serikat pada April 2021. Inflasi Amerika Serikat sangat ditunggu-tunggu karena akan menjadi acuan berikutnya dari kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat. Masih sama dari Amerika Serikat, data neraca perdagangan juga akan dirilis pada pekan ini.

ANALISA TEKNIKAL

Sepanjang bulan Mei, harga emas mampu menguat 7,8 %. Sementara bulan sebelumnya, logam mulia ini naik 3,6 %. Tren kenaikan tersebut membuat emas diprediksi akan memecahkan lagi rekor tertinggi sepanjang masa di tahun ini.

Secara teknikal harga emas saat ini sudah berada di atas rata-rata pergerakan harga 200 hariannya (moving average/MA200). Selain itu garis MA50 juga sudah memotong ke tas garis MA100. Apabila emas masih terus konsisten mencatatkan penguatan dan garis MA50 berhasil memotong ke atas MA200, maka polagolden crossakan terbentuk dan trenbullishemas akan semakin terkonfirmasi.

Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1914/troy ons, maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 yaitu pada level $ 1928/troy ons.

Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1885/troy ons, maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 di level $ 1871/troy ons dan support 3 $ 1860/troy ons.
SOLID GOLD

SGB Jakarta / Tulus Rifwandi Gea

About solid gold 2200 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*