SOLID GOLD | Fintech Ilegal di Januari; Waspada!

SOLID GOLD
SOLID GOLD

SOLID GOLD – Satgas Waspada Investasi Menemukan Lagi 120 Fintech Ilegal di Januari; Waspada!

SOLID GOLD JAKARTA – Sebelumnya, pada tahun 2019, Satgas Waspada Investasi menghentikan kegiatan 1494 fintech peer to peer lending ilegal. Total yang telah ditangani Satgas Waspada Investasi sejak tahun 2018 s.d. Januari 2020 sebanyak 2018 entitas.

Selain kegiatan fintech peer to peer lending ilegal, Satgas Waspada Investasi juga menghentikan 28 kegiatan usaha yang diduga melakukan kegiatan usaha tanpa izin dari otoritas yang berwenang dan berpotensi merugikan masyarakat.

Dari 28 entitas tersebut di antaranya melakukan kegiatan sebagai berikut:

13 Perdagangan Forex tanpa izin;
3 penawaran pelunasan hutang;
2 Investasi money game;
2 Equity Crowdfunding Ilegal;
2 Multi Level Marketing tanpa izin;
1 Investasi sapi perah;
1 Investasi properti;
1 pergadaian tanpa izin;
1 platform iklan digital;
1 Investasi cryptocurrency tanpa izin;
1 Koperasi tanpa izin.

Satgas Waspada Investasi juga menyampaikan bahwa terdapat tiga entitas yang ditangani Satgas telah mendapatkan izin usaha yaitu PT Dxplor Duta Media, PT Indonesia Wijaya Sejahtera, dan PT Makin Jaya Agung telah memperoleh izin usaha untuk melakukan kegiatan penjualan produk dengan sistem penjualan langsung, serta satu entitas yang telah membuktikan bahwa kegiatannya bukan merupakan fintech lending yaitu Yayasan Beruang Cerdas Indonesia, sehingga dilakukan normalisasi atas aplikasi yang telah diblokir.

Untuk menampung pengaduan, konsultasi dan sosialisasi langsung mengenai berbagai persoalan terkait investasi, fintech lending dan gadai swasta ilegal, Satgas kembali membuka Warung Waspada Investasi bertempat di di The Gade Coffee & Gold, Jalan H. Agus Salim, Jakarta Pusat. Warung Waspada Investasi akan beroperasi setiap hari Jumat pukul 09.00 – 11.00 WIB.

Selanjutnya, informasi mengenai daftar perusahaan yang tidak memiliki izin dari otoritas berwenang dapat diakses melalui Investor Alert Portal pada www.sikapiuangmu.ojk.go.id.

Jika menemukan tawaran investasi yang mencurigakan, masyarakat dapat mengkonsultasikan atau melaporkan kepada Layanan Konsumen OJK 157, email konsumen@ojk.go.id atau waspadainvestasi@ojk.go.id.

Analis Vibiz Research Center melihat bila sepanjang tahun 2019 Satgas Waspada Investasi telah menghentikan kegiatan sampai 1494 fintech peer to peer lending illegal, ditambah Januari ini ada 120 entitas ilegal lagi yang ditemukan, itu menunjukkan betapa banyaknya dan maraknya kegiatan illegal ini sudah berjalan di masyarakat. Kasus penipuan dan korban kerugian masyarakat pastilah sudah banyak, dan sebagian besar mereka adalah kelompok berpenghasilan terbatas.

Ini harus menjadi alarm penting agar OJK, secara khususnya Satgas Waspada Investasi, melakukan pembatasan dan pengawasan ketat terhadap fintech jenis ini. Perlindungan masyarakat banyak adalah prioritas, termasuk bagi masyarakat korban, supaya juga ini tidak menghambat program pembangunan inklusi keuangan dan menggerus kepercayaan publik kepada sektor keuangan kita secara keseluruhan.

Satgas Waspada Investasi menemukan masih banyaknya kegiatan fintech peer to peer lending ilegal masih beredar dan berpotensi merugikan masyarakat.

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam Lumban Tobing mengatakan hasil penelusuran Satgas pada Januari ini telah menemukan 120 entitas yang melakukan kegiatan fintech peer to peer lending ilegal yang tidak terdaftar di OJK.

“Banyak kegiatan fintech peer to peer lending ilegal pada website, aplikasi atau penawaran melalui sms yang beredar. Masyarakat selalu kami minta waspada agar memanfaatkan daftar fintech peer to peer lending yang terdaftar di OJK,” kata Tongam dalam rilis resmi Satgas (30/01).

Menurut Tongam, masyarakat juga harus terus diinformasikan untuk berhati-hati memanfaatkan mudahnya penawaran meminjam uang dari perusahaan fintech peer to peer lending mengingat tanggungjawab dalam pengembalian dana yang dipinjam.

“Meminjam uang dimanapun harus bertanggungjawab untuk membayarnya. Bahayanya jika meminjam di fintech peer to peer lending ilegal masyarakat bisa jadi korban ancaman dan intimidasi jika menunggak pinjaman,” katanya.
SOLID GOLD

Sumber : Vibiznews

About solid gold 2015 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*