SOLID GOLD | HARAPAN PENGUATAN BAGI HARGA EMAS

SOLID GOLD
SOLID GOLD

SOLID GOLD – STIMULUS AMERIKA SERIKAT MENJADI HARAPAN PENGUATAN BAGI HARGA EMAS

SOLID GOLD JAKARTA – Diawal pekan lalu, harga emas sempat turun tajam hingga -4.58 % ke level terendah september $ 1850.30/troy ons sebelum tutup di level $ 1887.60/troy ons. Tumbangnya harga emas tidak lepas dari sentimen vaksin corona Pfizer yang disebut-sebut memiliki efektivitas lebih dari 90 %. Kabar tersebut memunculkan harapan hidup akan segera kembali normal dan roda bisnis perlahan kembali berputar.

Namun, beberapa para analis memiliki pandangan terhadap pergerakan harga emas ke depan masih berpotensi menguat dengan signifikan seiring masih akan adanya stimulus masif dari pemerintah dan bank sentral ke depan bakal membuat dollar Amerika Serikat anjlok, imbal hasil riil aset safe haven lain seperti obligasi pemerintah jatuh ke teritori negatif dan angka inflasi yang tinggi di masa depan jadi alasan mengapa analis melihat emas masih punya ruang menguat.

Disisi lain, Sepanjang kuartal ketiga tahun ini, bank sentral menjadi entitas yang menjadi penjual bersih aset emas. Namun, menurut laporan dari Invesco sebagaimana diwartakan Kitco News, bank sentral diharapkan dapat mempertahankan cadangan emasnya dengan kuat. Perusahaan investasi internasional tersebut melakukan survei bank sentral antara Agustus dan September ketika harga emas terdorong ke level tertinggi sepanjang masa di atas US $ 2.000/troy ons.

Berdasarkan hasil survei, partisipan memperkirakan cadangan emas bank sentral akan terus meningkat selama 12 bulan ke depan. Pada saat yang sama, survei tersebut mencatat bahwa pandemi Covid-19 tidak memengaruhi pandangan bank sentral tentang emas. Sekitar 25 % responden mengatakan mereka melihat emas sebagai aset yang lebih menarik. Faktor lain yang menambah daya pikat emas yaitu tingkat suku bunga ril Amerika Serikat yang masih berada di level rendah 0 % – 0.25 % selama kurang lebih 1 tahun dan di prediksikan sampai akhir tahun 2020 masih belum ada peningkatan terhadap tingkat suku bunga Amerika Serikat tersebut.

ANALISA FUNDAMENTAL EMAS (XAUUSD)

Menurut analisa fundamental, Sejumlah analis komoditas emas memprediksi harga emas diproyeksikan dapat menguat tajam hingga akhir tahun seiring dengan minat investor membenamkan dana mereka membeli emas di tengah ketidakpastian ekonomi.

Sementara itu, Stimulus masih menjadi alternatif untuk tetap mempertahankan pertumbuhan ekonomi. Hal tersebut akan membuat utang pemerintah menjadi sangat bengkak, sehingga emas menjadi salah satu alternatif untuk investasi yang menarik terhadap ancaman inflasi di masa depan.

Disisi lain, Amerika Serikat masih akan menggelontorkan stimulus fiskal lagi, yang pembahasannya mandek akibat pemilihan presiden 3 November lalu. Presiden terpilih Amerika Serikat, Joseph ‘Joe’ Biden dari Partai Demokrat diperkirakan akan menggelontorkan stimulus fiskal lebih besar ketimbang Donald Trump.

Sederhananya, semakin besar stimulus artinya semakin banyak uang yang beredar di perekonomian, secara teori dollar Amerika Serikat akan melemah. Saat dollar Amerika Serikat melemah harga emas akan menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya, sehingga permintaan berpotensi meningkat, harganya pun naik.

ANALISA TEKNIKAL EMAS (XAUUSD)

Secara teknikal, Ketidakpastian akibat Covid-19 yang masih tinggi ini memicu prediksi pergerakan harga emas bisa melesat lagi. Proyeksi berikutnya datang dari Ole Hanson, Kepala Strategi Komoditas di Saxo Bank yang memprediksi harga emas akan melesat ke $ 4.000/troy ons dalam beberapa tahun ke depan.

Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1896/troy ons, maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 yaitu pada level $ 1907/troy ons. Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1874/troy ons, maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 di
level $ 1863/troy ons dan support 3 $ 1850/troy ons.
SOLID GOLD

Sumber : SGB Jakarta (Tulus Rifwandi Gea)

About solid gold 2106 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*