SOLID GOLD | Karena Aksi Jual Dollar Amerika Serikat

PT SOLID GOLD EMAS
Tumpukan Emas

SOLID GOLD – Harga Emas Mengalami “Rebounds” Karena Aksi Jual Dollar Amerika Serikat

SOLID GOLD JAKARTA – Musim melaporkan penghasilan perusahaan Amerika Serikat sedang berlangsung, dengan hasil-hasil dari bank-bank besar dirilis, termasuk JP Morgan dan Wells Fargo. Beberapa analis dari industri bank memperkirakan laporan penghasilan yang agak buruk untuk kuartal pertama tahun ini. Namun, hasil dirilis oleh JP Morgan dan Wells Fargo lebih baik daripada yang diperkirakan.

Cina melaporkan aktivitas impor dan ekspor untuk bulan Maret. Ekspor naik 14.2 % YoY sementara Impor turun 7.6 % pada periode yang sama. Angka terakhir ini dianggap bagus untuk ekonomi Cina, dengan ekspor pada bulan Februari turun 20.7 % dari tahun yang lalu. Para peramal memperkirakan kenaikan ekspor pada bulan Maret hanya sekitar 9 %.

Hal kunci diluar pasar pada hariJumat yang lalu adalah turunnya indeks dollar Amerika Serikat, sementara harga minyak mentah Nymex naik dan diperdagangkan disekitar $ 64.50 per barel.

Secara tehnikal, obyektif kenaikan harga emas berikutnya adalah menembus “resistance” yang solid di $ 1,330.80 setelah melewati $ 1.300.00 dan kemudian $ 1,305.00. Sedangkan obyektif penurunan harga emas adalah menembus “support” yang solid di $ 1,284.90 setelah melewati $ 1,292.90.

Harga emas dan perak naik secara moderat pada awal perdagangan sesi Amerika Serikat hari Jumat minggu lalu, karena kenaikan koreksi setelah terjual tajam pada hari Kamisnya. Aksi jual terhadap indeks dollar Amerika Serikat pada hari Jumat yang lalu juga menguntungkan pasar metal berharga.

IMF mencukur 0,2 poin persentase dari perkiraan untuk pertumbuhan produk domestik bruto dunia tahun ini, dan sekarang melihatnya naik hanya 3,3 % – tingkat paling lambat sejak 2016. Ini ketiga kalinya IMF memangkas perkiraan pertumbuhannya dalam enam bulan terakhir .

Emas berjangka bulan Juni terakhir diperdagangkan naik $ 3.60 per ons pada $ 1,297.00. Perak Comex bulan Mei terakhir naik $ 0.153 pada $ 15.02 per ons.

Indeks saham Asia dan Eropa bercampur mengarah turun semalam. Indeks saham Amerika Serikat mengarah naik pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai.

Minat terhadap resiko dari para trader / investor tetap tajam sampai akhir minggu lalu, didorong oleh berita-berita “mega-merger” antara perusahaan minyak Chevron dan Anadarko.
SOLID GOLD

Sumber : Vibiznews

About solid gold 1810 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*