SOLID GOLD | LEVEL TERENDAH 4 BULAN TERAKHIR

SOLID GOLD
SOLID GOLD

SOLID GOLD – VAKSIN COVID-19 MENEKAN HARGA EMAS KE LEVEL TERENDAH 4 BULAN TERAKHIR

SOLID GOLD JAKARTA – Disepanjang pekan lalu, harga emas membukukan pelemahan yang cukup tajam diakhir sesi penutupan perdagangan pada hari Jumat (27/November) turun hingga -4.49 % ke level terendah 4 bulan terakhir $ 1792.15/troy ons seiring optimisme pelaku pasar terhadap 4 vaksin covid-19 yang dilaporkan memiliki efektivitas lebih dari 90 %.

Akibat berita positif vaksin Covid-19 yang bertubi-tubi di sepanjang bulan ini, harga emas terkapar tak berdaya. Di bulan ini sudah ada empat kandidat vaksin Covid-19 yang dilaporkan memiliki hasil uji klinis tahap akhir menjanjikan. Pfizer-BioNTech, Gamaleya Research Institute dan Moderna Inc, ketiganya mengklaim vaksin buatan mereka memiliki tingkat keampuhan untuk proteksi Covid-19 lebih dari 90 %.

Tidak ketinggalan, ada juga vaksin AstraZeneca yang belum lama diklaim dan memiliki tingkat keefektifan dikisaran 70 % – 90 %. Saat ini, kandidat vaksin AstraZeneca dibanderol dengan harga yang lebih murah dibanding kandidat vaksin lainnya.

Selain itu, ekuitas Amerika Serikat melejit ke rekor-rekor tertinggi, terdukung oleh optimisme vaksin covid-19. Kabar terbaru menyebutkan bahwa lembaga kesehatan Amerika Serikat mulai membicarakan distribusi vaksin covid-19 di pekan ini, sementara Inggris masih bersiap-siap untuk memulai persiapan program vaksin COVID-19 di bulan Desember 2020.

Akan tetapi, masih banyak para analis memperkirakan bahwa harga emas masih punya harapan dari pelonggaran moneter. Dampak infeksi COVID-19 pada ekonomi masih akan memaksa bank-bank sentral melonggarkan moneter dengan menjaga suku bunga di level minimal. Dengan tingkat suku bunga yang ultrarendah, dan prospek stimulus yang lebih banyak ke ekonomi, maka harga emas masih terlihat kuat dalam jangka panjang. Saat ini harga emas memiliki opportunity cost. Apabila harga emas berada di level yang lebih redah (murah), maka emas akan diminati. Disisi lain, harga emas juga diperkirakan akan dapat menguat kembali di awal tahun Karena diyakini emas mendapatkan penguatan di January effect 2021.

ANALISA FUNDAMENTAL EMAS

Menurut analisa fundamental, Pekan ini, para investor perlu menyimak paparan Ketua Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) Jerome ‘Jay’ Powell di hadapan Kongres. Testimoni ini akan memberi gambaran bagaimana kondisi perekonomian saat ini dan prospek ke depan. Termasuk arah kebijakan suku bunga.

Sepertinya Powell masih akan memberi wanti-wanti soal ekonomi yang belum pulih betul akibat hantaman pandemi virus corona. Bank sentral diperkirakan tetap menjalankan kebijakan moneter longgar sembari berharap kebijakan fiskal pun demikian, sampai perekonomian Negeri Adidaya berhasil bangkit.

Oleh karena itu, kemungkinan suku bunga acuan tetap bertahan rendah hingga beberapa tahun ke depan. Saat ini suku bunga acuan Amerika Serikat berada di titik terendah yaitu 0-0,25 %.

“Jika perekonomian pulih tahun depan dan sudah ada vaksin, maka situasinya pasti akan lebih baik. Namun saya tidak yakin suku bunga acuan akan naik sebelum 2023, bahkan mungkin bisa sampai 2024,” kata Charles Evans, Presiden The Fed Chicago, seperti dikutip dari Reuters.

Jika pidato Powell mengarah ke sana, maka dollar Amerika Serikat akan semakin tertekan. Sebab berinvestasi di aset-aset berbasis dollar Amerika Serikat (terutama di instrumen berpendapatan tetap) menjadi kurang menarik.

ANALISA TEKNIKAL EMAS

Secara teknikal, Secara teknikal, Lingkungan makro ekonomi masih mendukung harga emas untuk naik, namun tidak lagi setinggi yang diperkirakan sebelumnya. Dengan penurunan harga emas ke level dibawah $ 1,800 maka kenaikan harga emas sampai akhir tahun ini kemungkinan akan dibawah $ 1,900 per ons.

Minggu ini apabila pasar emas bisa mendorong turun harga emas sebanyak $ 70 lagi, harga emas bisa turun ke bawah $ 1,700 sebelum pergerakan turun ini berakhir. Setelah itu, harga emas akan mulai naik lagi menuju tahun 2021, dengan catatan bahwa akhir bulan Desember 2020 dan permulaan bulan Januari 2021, adalah musim
yang bagus untuk pembelian emas jumlah besar.

Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1805/troy ons, maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 yaitu pada level $ 1824/troy ons. Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1767/troy ons, maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 di
level $ 1749/troy ons dan support 3 $ 1726/troy ons.
SOLID GOLD

Sumber : SGB Jakarta (Tulus Rifwandi Gea)

About solid gold 2165 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*