SOLID GOLD | PASAR BERALIH KE ASET SAFE HAVEN

SOLID GOLD
SOLID GOLD

SOLID GOLD – HARGA BERPOTENSI MENGUAT SEIRING PARA PELAKU PASAR BERALIH KE ASET SAFE HAVEN

SOLID GOLD JAKARTA – Di awal pekan lalu, harga emas bergerak sideways di range $ 1546.30 – $ 1568.60/troy ons. Namun di akhir pekan mengalami kenaikan 0.6 % mencapai level $ 1575.80/troy ons, sebelum tutup pada level $1570.80/troy ons, atau menguat 0.89% dari harga penutupan minggu sebelumnya.

Penguatan harga emas di akhir pekan terutama disebabkan oleh kekhawatiran pasar akan penyebaran virus corona yang berasal dari China. China telah mengumumkan keadaan darurat di seluruh negeri. Hal ini dikhawatirkan akan berdampak pada aktivitas perekonomian negara tersebut. Seperti diberitakan, virus corona telah menyebar ke beberapa negara di Asia tenggara, Jepang, Korea Selatan, Prancis, Amerika Serikat, Kanada dan Australia. Meski demikian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum menetapkan keadaan darurat untuk seluruh dunia.

Dampak virus corona terhadap perekonomian global telah diantisipasi pelaku pasar dengan melepas aset-aset berisiko dan masuk ke aset safe haven seperti emas. Selain virus corona, penguatan harga logam mulia di akhir pekan juga didukung oleh Statement ECB dan BoC yang dianggap dovish. Kedua bank sental tersebut masih akan mempertahankan suku bunga pada level yang sekarang.

ANALISA FUNDAMENTAL

Menurut analisa fundamental, Minggu ini pelaku pasar masih akan mencermati dampak kerugian akibat virus corona yang semakin menyebar luas. Disamping itu, FOMC dan BoE akan mengadakan pertemuan pertamanya di tahun 2020 ini. The Fed diperkirakan masih masih akan mempertahankan suku bunga acuan pada level +1.75 %. Fokus pasar akan tertuju pada pernyataan ketua Jerome Powell dalam konferensi pers, pasca dicapainya kesepakatan dagang Amerika Serikat – Tiongkok tahap pertama. Sementara sebagian analis memperkirakan suku bunga BoE masih akan bertahan pada level +0.75 %, tetapi sebagian lainnya memprediksi akan ada pemotongan sebesar 0.25 % akibat desakan dari berbagai pihak.

Data penting dari Amerika Serikat lainnya adalah Advance GDP kuartal keempat 2019, indeks kepercayaan konsumen versi CB dan Core PCE Price Index. Advance GDP kuartal keempat diperkirakan naik menjadi +2.2 % dibandingkan kuartal sebelumnya yang +2.1 %.

Menurut analisa teknikal, Harga emas masih berada dalam tren sideways dan sedang menguji level resistance $ 1572/troy ons, untuk perubahan trend Up. Fokus investor selanjutnya tertuju pada pertemuan The Fed yang dijadwalkan pada 28-29 Januari 2020. Selain itu, pasar juga tengah menantikan perkembangan perdagangan internasional antara Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Mengutip laporan dari Reuters, Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan menandatangani pakta perdagangan antara ketiganya pada Rabu (29/Januari) pekan depan.

Minggu ini emas diperkirakan bergerak range harga resistance 1 yaitu di level $ 1572/troy ons dan support 1 di level $ 1547/troy ons. Akan tetapi, jika harga emas menembus level resistance 1 $ 1572/troy ons, maka harga emas dapat melanjutkan kenaikan ke resistance 2 yaitu di level $ 1585/troy ons. Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1547, maka harga emas dapat melanjutkan penurunan ke support 2 yaitu di level $ 1535.
SOLID GOLD

Sumber : SGB Jakarta (Tulus Rifwandi Gea)

About solid gold 1990 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*