SOLID GOLD | PENGESAHAN PAKET STIMULUS AMERIKA

SOLID GOLD
SOLID GOLD

SOLID GOLD – HARGA EMAS AKAN BERGERAK DENGAN VOLATIL TINGGI PASCA PENGESAHAN PAKET STIMULUS AMERIKA SERIKAT

SOLID GOLD JAKARTA – Di sepanjang pekan lalu, harga emas mengalami Pelemahan dalam 3 minggu berturutturut ini menyebabkan harga logam mulia berada pada level terendahnya dalam 9 bulan terakhir atau melemah sebesar -1.9 % ke level $ 1687.30/troy ons dibandingkan dengan harga penutupan minggu sebelumnya sebelum ditutup pada level $ 1699.40/troy ons.

Depresi harga emas terutama disebabkan oleh yield (imbal hasil) obligasi pemerintah Amerika Serikat untuk jangka waktu 10 tahun yang terus menanjak dalam 5 minggu terakhir. Naiknya yield tersebut berdampak pada menguatnya Indeks Dollar Amerika Serikat (DXY), sehingga harga emas yang dipatok dalam USD mengalami tekanan.

Selain itu, laporan rilis data ISM Manufaktur AS bulan Februari yang melesat hingga di atas angka 60, memberi optimisme akan pemulihan ekonomi, sehingga mendukung penguatan USD. Di sisi lain, minggu ini ketua The Fed Jerome Powell memberi pernyataan yang mengabaikan kekhawatiran akan kenaikan inflasi, dan juga tidak berniat menahan kenaikan yield obligasi akhir-akhir ini.

Untuk minggu ini, pergerakan yield obligasi pemerintah Amerika Serikat untuk jangka waktu 10 tahun masih akan menjadi faktor utama yang mempengaruhi harga emas. Data penting dari Amerika Serikat adalah inflasi untuk bulan Februari, yang mana CPI y/y diperkirakan naik 1.7 % dibandingkan bulan Januari yang naik 1.4 %.

ANALISA FUNDAMENTAL

Menurut Analisa fundamental, Senat Amerika Serikat mengesahkan paket stimulus penanganan Covid-19 dan pemulihan senilai US $ 1.9 triliun yang diusulkan Pemerintahan Presiden Joe Biden, Sabtu (06/Maret). Demikian laporan CNBC International seperti dikutip Minggu (07/Maret).

Persetujuan Senat menunjukkan inisiatif legislatif pertama Biden mendekati hasil. Di kala Partai Demokrat dan beberapa ekonom mengkritik ruang lingkup paket, Demokrat menyatakan diperlukan tindakan tegas demi percepatan pemulihan ekonomi.

Oleh karena itu, stimulus yang kian disah kan membuat likuiditas berlimpah. Hal ini, akan mengancam terjadinya inflasi dimasa yang akan datang dan suku bunga riil yang rendah membuat kondisi ini sebenarnya cocok untuk emas. Sehingga, membuat beberapa analis merekomendasikan ketika harga emas drop, maka ini adalah saat yang tepat untuk membeli.

ANALISA TEKNIKAL

Menurut Analisa teknikal, Survey yang dilakukan Kitco.com menunjukkan sekitar 57 % pemain Wall Street memperkirakan minggu ini harga emas akan melanjutkan pelemahan (bearish), sedangkan 29 % mengalami penguatan (bullish), dan 14 % lainnya memperkirakan harga emas cenderung stagnan (sideways). Sementara itu, 44 % pemain Main Street memperkirakan harga emas mengalami pelemahan (bearish), sedangkan 40% mengatakan menguat (bullish), dan 16 % diperkirakan stabil (sideways).

Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1727/troy ons, maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 yaitu pada level $ 1741/troy ons. Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1700/troy ons, maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2
di level $1688/troy ons dan support 3 $ 1664/troy ons.
SOLID GOLD

SGB Jakarta / Tulus Rifwandi Gea

About solid gold 2201 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*