SOLID GOLD | VOLATILITAS YANG CUKUP TINGGI PEKAN INI

SOLID GOLD
SOLID GOLD

SOLID GOLD – HARGA EMAS MASIH BERGERAK DENGAN VOLATILITAS YANG CUKUP TINGGI PEKAN INI

SOLID GOLD JAKARTA – Harga emas di sepanjang pekan lalu bergerak dengan volitilitas yang cukup tinggi. Disesi penutupan perdagangan pada hari Jumat (11/Sep) harga emas naik sebesar 0.65 % mencapai level $ 1.954.65/troy ons sebelum tutup pada level $ 1.941.90/troy ons seiring bursa saham acuan Wall Street dunia pekan lalu masih di zona merah menjadi salah satu pemicu kenaikan harga investasi lindung nilai ini.

Pemicu volatilitas yang tinggi harga tersebut apalagi kalau bukan dolar greenback. Saat mata uang internasional tersebut melemah terhadap nilai tukar yang lain (tercermin dari merosotnya indeks dolar), harga emas terus menanjak. Seolah tidak ada halangan rintangan yang menerjang, emas akhirnya menyentuh level tertinggi sepanjang sejarah di US$ 2.035/troy ons sebelum akhirnya jatuh karena aksi ambil untung ditambah dengan bangkitnya dolar AS dari titik terlemahnya dalam dua tahun.

Emas merupakan komoditas yang dibanderol dalam dollar Amerika Serikat. Sebagai konsekuensinya, ketika dolar menguat maka harga emas akan tertekan karena harga emas ini menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Sementara itu, bank sentral Eropa atau European Central Bank (ECB) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuannya. Meski suku bunga ditahan ECB masih akan menggelontorkan stimulus untuk menyelamatkan perekonomian Eropa. Pada bulan Juni 2020, ECB memperkirakan inflasi tahunan akan mencapai 0,3 % pada akhir tahun 2020 – jauh di bawah targetnya yang hampir 2 %. Diperkirakan inflasi akan naik menjadi 0,8 % pada tahun 2021 dan 1,3 % pada tahun 2022.

Prospek pemulihan ekonomi global yang masih suram karena pandemi masih merebak, vaksin yang belum tersedia hingga tensi geopolitik tinggi membuat harga emas terdongkrak setelah bergerak volatil belakangan ini.

ANALISA FUNDAMENTAL

Menurut analisa fundamental, Minggu ini sentimen pasar akan sangat tergantung kepada langkah terbaru dari Federal Reserve Amerika Serikat yang akan mengadakan pertemuan FOMC. Ini adalah pertemuan pertama sejak bank sentral Amerika Serikat ini mengumumkan target inflasi yang baru diatas 2 %. Target inflasi the Fed yang baru dan fokus the Fed dalam mempromosikan pekerjaan yang penuh menciptakan tren naik jangka panjang bagi emas.

Disamping pertemuan FOMC Federal Reserve Amerika Serikat, data-data ekonomi yang akan keluar antara lain Penjualan Ritel, Klaim Pengangguran dan Consumer Sentiment Index. Statistik penjualan ritel untuk bulan Agustus akan dipublikasikan dan diperkirakan akan mengalami kenaikan moderat dari bulan sebelumnya.

Klaim pengangguran mingguan akan diperhatikan para investor apakah akan terus turun dibawah 1 juta.

ANALISA TEKNIKAL

Secara teknikal, Ditengah grafik tehnikal yang “bearish”, emas bisa bertahan di atas garis “support” yang kritikal bahkan di tengah lingkungan saham dan dollar Amerika Serikat yang menguat. Suatu pasar yang tidak bisa turun tidak akan membuat harga turun.

Jadi ada sesuatu yang menopang harga emas, kemungkinan adalah semua ketegangan dan ketidakpastian dipasar. “Namun reli emas ini tampaknya rapuh,” kata Haberkorn, melansir Reuters. “Dari sudut pandang teknikal, kami melihat emas harus ditutup di atas US$ 1.950 agar bullish mengambil kendali.” pungkasnya Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $1953/troy ons, maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 yaitu pada level $1967/troy ons.

Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1925/troy ons, maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 di level $ 1912/troy ons dan support 3 $ 1900/troy ons.
SOLID GOLD

Sumber : SGB Jakarta (Tulus Rifwandi Gea)

About solid gold 2085 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*