SOLID-GOLDBERJANGKA.COM – Pada pukul 16.00, IHSG ditutup menguat tipis sebesar 1,18 poin atau 0,02 persen di posisi 5.144,89. Pergerakan indeks sepanjang hari ini tidak terlepas dari bursa regional yang sebagian besar memerah, lantaran investor kecewa terhadap data perekonomian Tiongkok. Hal ini memicu aksi jual oleh investor asing.

Sebanyak 135 saham ditutup menguat, 170 saham melemah dan 88 saham stagnan. Volume perdagangan mencapai 6,14 miliar lot saham senilai Rp 4,55 triliun.

Saham-saham yang memberikan turnover positif terbesar yaitu LPKR (Rp 1.015), SILO (Rp 15.550), SSMS (Rp 1.415), ASII (Rp 7.300), dan SMGR (Rp 16.175). Sementara itu, saham-saham yang memberi turnover negatif terbesar adalah BBRI (Rp 10.425), PWON (Rp 398), TLKM (Rp 2.775), EXCL (Rp 6.300), dan ADRO (Rp 1.275).

Sektor-sektor saham yang menguat adalah agribisnis (0,12 persen), industri dasar (2,51 persen), aneka industri (1,09 persen), konsumer (0,26 persen) dan manufaktur (1,07 persen). Sementara itu, sektor yang melemah adalah pertambangan (-0,75 persen), properti (-0,1 persen), infrastruktur (-0,14 persen), keuangan (-0,29 persen) dan perdagangan (-0,61 persen).

Dari regional, bursa saham di kawasan Asia Pasifik sebagian besar melemah pada sore hari ini, merespon data industri Tiongkok yang berada di titik terendah sejak 2008. Di sisi lain, Wall Street pada akhir pekan lalu juga ikut memberikan sentimen negatif terhadap bursa regional.

Bursa Sydney, where di mana sejumlah emiten sangat tergantung terhadap Tiongkok, pada sore hari ini melemah 1,04 persen atau 57,6 poin menjadi 5.473,5 dan Seoul ditutup melemah 0,30 persenatau 6,04 poin di posisi 2.035,82, sedangkan bursa Hong Kong melemah 0,97 persen atau 238,33 poin di 24.356,99.

(kompas.com)