SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA – Menghabiskan akhir pekan bersama si kecil dapat disiasati dengan aktivitas fisik yang banyak membutuhkan gerakan. Selain berguna untuk meningkatkan keakraban dalam keduanya, kegiatan itu bisa juga meningkatkan kebugaran ibu dan buah hatinya.

Nah, berikut ini tips kegiatan yang dapat dilakukan ibu dan buah hatinya untuk tetap aktif di akhir pekan :

1. Jalan-jalan

Jalan kaki memang telah diketahui sejak lama dapat bermanfaat bagi tubuh, untuk membujuk si kecil agar mau melakukan aktivitas ini bisa dengan mengajaknya ke tempat yang menyenangkan baginya misalnya pergi ke taman atau mengunjungi rumah temannya. Sebab menurut Dr Julie Maina, asosiasi profesor di Roanoke College, pergerakan aktif yang dilakukan anak bisa berdampak baik dengan kualitas tidur malamnya.

Sementara pada orang dewasa, olahraga atau aktivitas aktif mampu mengurangi stres. Bila hari hujan atau ada halangan lain, dapat disiasati dengan melakukan kegiatan berbeda untuk mencegah rasa bosan.

“Lakukan beberapa aktivitas dalam beberapa segmen, misalnya 10 menit pertama dihabiskan dengan menari sambil mendengarkan musik kesukaan, setelah itu melakukan permainan adu cepat mengambil mainan anak. Semua hal itu sama efektifnya dengan melakukan gerakan selama 30 menit,” saran Julie.

Selain itu, orangtua juga bisa membeli mainan anak yang terbuat dari bahan anyaman bambu, blok lunak, dan permainan lain yang aman tetapi dapat membuatnya mengeluarkan energi dan dimainkan bersama orangtua.

2. Bermain di Halaman Rumah

Lakukan kegiatan yang bisa dilakukan di halaman rumah misalnya berlari-lari kecil, menyiram halaman rumah, bersepeda, dan kegiatan lain yang dapat dilakukan sambil menambah asupan vitamin D. Psikolog anak dan remaja, Alzena Masykouri, M.Psi mengatakan anak di atas usia satu tahun umumnya telah bisa berjalan, berlari, dan melompat. Untuk bisa menggerakan anggota tubuhnya, bisa dilakukan berbagai kegiatan sederhana di rumah.

“Kalau ada gunakan trampolin untuk lompat. Kalau nggak ada boleh kok lompat di tempat tidur tapi harus ada aturan, nggak boleh terlalu tinggi lompatnya dan hanya dilakukan beberapa kali lompatan saja,” tutur wanita yang akrab disapa Zena ini.

Dengan memberi aturan hanya melakukan lima kali lompatan, orang tua juga bisa sembari mengajari anak untuk disiplin dan mengendalikan diri. Kemudian, untuk melatih keseimbangan anak, bisa juga dengan membuat lintasan lari zig zag di rumah. Misalnya, gunakan kursi kecil atau benda yang tidak berbahaya sebagai pembatas area lari anak.

3. Gunakan Teknologi

Hari libur membuat anak bebas di depan tv, tetapi kegiatan itu bisa membuat anak kurang bergerak dan malah menyebabkan obesitas bila berlangsung lama tanpa aktivitas fisik. Nah, untuk menyiasatinya, ibu dapat mengajak anak menirukan gerakan senam atau yoga dengan menyalakan program tv atau DVD yang mengandung aktivitas olahraga yang dapat dilakukan di rumah.

Seperti diketahui terlalu lama berada di depan TV juga bisa membuat anak-anak menimbun kalori lebih banyak pada tubuhnya hingga berisiko mengalami obesitas.

4. Ciptakan Permainan Baru

Balita biasanya sangat menyukai kegiatan menyenangkan yang sering kali membuat orang tua harus bertingkah konyol di hadapan buah hati. Misalnya lakukan gerakan meniru hewan seperti merangkak menirukan harimau, berjinjit dan meragakan tinggi seperti jerapah. Lakukan hal itu sambil saling menebak tokoh imitasi masing-masing.

Selain itu bisa juga mengajak anak berenang, bermain bola, berlari kecil di taman sambil berekreasi yang akan membuat si kecil senang – SOLIDGOLD BERJANGKA

(http://health.detik.com/)