SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA – Puasa sejatinya bukan hanya menahan haus dan lapar, melainkan juga mengendalikan hawa nafsu atau emosi. Emosi yang secara signifikan bisa berubah sewaktu-waktu perlu dikelola dengan baik supaya puasa tak menjadi sia-sia. Berdasarkan studi yang dilakukan James Gross, dia menyarankan model pengelolaan emosi secara bertahap, mau tau seperti apa? simak tips berikut ini :

1. Sadar situasi

Memilih untuk menghindari situasi yang bisa memicu amarah adalah salah satu langkah tepat mengelola emosi. Contohnya anda berangkat 10 menit lebih awal demi menghindari terpancingnya emosi karena kondisi jalanan yang selalu macet.

2. Alihkan emosi

Saat berada dalam diskusi atau debat pekerjaan yang memanas, jangan terburu-buru menaikkan emosi. Belajar dan biasakan diri untuk tetap tenang bisa membantu anda mengelola emosi dengan sangat baik. Caranya dengan membayangkan suatu hal yang bisa membuat tenang dan senang. Ketika pikiran sudah stabil, anda bisa membantu situasi yang memanas jadi lebih damai.

3. Ubah pola pikir

Emosi biasanya memuncak ketika kita selalu memikirkan hal negatif dan mengabaikan kebahagiaan. Kecemasan, kegagalan, dan rasa pesimis bisa memicu tingkat emosi anda. Untuk menghindarinya, coba buat beberapa pilihan sebelum bertindak. Antisipasi akan membuahkan hasil yang baik bagi diri anda.

4. Ubah respons

Saat emosi menghampiri pikiran, langkah terakhir yang bisa dilakukan untuk mengendalikannya adalah dengan mengubah respons atau reaksi. Tenangkan diri dengan ambil napas dalam-dalam sambil menutup mata sejenak. Cara ini ampuh untuk mengumpulkan daya batin positif – SOLIDGOLD BERJANGKA

Sumber : ramadan.liputan6.com