SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA – Bursa saham Wall Street di Amerika Serikat (AS) ditutup naik tipis pada perdagangan Kamis. Sejumlah faktor yang dominan di pasar saham adalah masih seputar perlambatan ekonomi China, membaiknya laporan tenaga kerja, dan rencana kenaikan bunga acuan oleh Federal Reserve (The Fed).

Kenaikan pasar saham masih tertahan oleh kekhawatiran perlambatan ekonomi China.

“Setelah penurunan tajam pekan lalu, sekarang pasar saham naik turun dengan cepat,” kata Analis, Mark Luschini, dilansir dari Reuters, Jumat (4/9/2015).

Gubernur Bank Sentral Eropa, Mario Draghi, memberi sinyal akan adanya stimulus baru di Eropa, ini memberikan sentimen positif ke bursa saham Wall Street.

Soal data tenaga kerja sepanjang Agustus 2015, rencananya akhir pekan ini akan diumumkan jumlah penyerapan tenaga kerja tersebut. Investor memprediksi akan ada penciptaan tenaga kerja sebanyak 220.000 orang di Agustus, naik dari realisasi Juli sebanyak 215.000 orang.

Indeks Dow Jones naik 0,14% ke 16.374,76. Indeks S&P 500 naik 0,12% menjadi 1.951,13. Sementara indeks Nasdaq naik 0,35% menjadi 4,733,50.

Ada sekitar 7,1 miliar lembar saham yang ditransaksikan. Di bawah rata-rata harian sebanyak 8,5 miliar lembar saham – SOLIDGOLD BERJANGKA

(finance.detik.com)