Di balik tubuhnya yang kecil-kerempeng, Djukardi Adriana alias Bongkeng (bongkok dan kerempeng), 63 tahun, mencatat segudang prestasi di dunia panjat gunung. Hampir semua gunung tertinggi di Tanah Air telah didakinya. Demikian pula puncak-puncak gunung tertinggi di Eropa, Afrika, hingga Amerika Latin.

“Saya cuma belum kesampaian ke puncak Mount Everest di Himalaya. Januari tahun lalu saya ke Aconcagua (Cile). Terakhir, Desember, ke Kilimanjaro (Tanzania, Afrika),” ujarnya dengan nada lirih, dalam majalah detik edisi 129, di kantor Eiger Bandung, Senin malam, 12 Mei 2014.

Anggota Wanadri angkatan 1973 itu termasuk yang melatih tim ekspedisi gabungan Wanadri-Kopassus mendaki tujuh puncak gunung tertinggi di dunia (The Seven Summits of the World). Ketujuh puncak gunung tersebut adalah Puncak Jaya atau Carstensz Pyramid di wilayah Australia-Oseania dengan ketinggian 4.884 meter di atas permukaan laut (mdpl), Kilimanjaro di Afrika (5.895 mdpl), Elbrus di Eropa (5.642 mdpl), Vinson Massif di Antartika (4.892 mdpl), Mckinley di Amerika Utara (6.194 mdpl), Aconcagua di Amerika Selatan (6.962 mdpl), dan Everest di Asia (8.850 mdpl).

Terakhir, pada 2011 dalam usia 60 tahun ia turut serta dalam ekspedisi gabungan Kopassus dan Kostrad di Pegunungan Bukit Barisan, Sumatera.

(detik.com)