SOLID-GOLDBERJANGKA.COM – Mengutip laman Nydailynews, Rabu (13/8/2014), kejadian ini terjadi enam tahun lalu ketika Michaela hamil. Saat usia kandungannya 34 minggu, ia terus batuk darah. Kala itu, Dokter mendiagnosis Michaela mengalami koriokarsinoma atau kanker yang tumbuh dari sel-sel plasenta.

“Menurut dokter, kanker tersebut langka. Kemungkinan pilihannya saya melahirkan dan saya hanya divonis memiliki satu hari untuk hidup. Saya pun langsung terpikirkan untuk melakukan maraton. Dan setelah melahirkan Maesie-Claire, anehnya saya perlahan-lahan pulih,” katanya.

Kini Michaela aktif melakukan maraton dan bekerjasama dnegan badan amal untuk membantu setiap orang yang membutuhkan.

Koriokarsinoma adalah kanker yang sangat langka, dan sering didiagnosis setelah kehamilan molar, keguguran, aborsi atau kehamilan ektopik. Kanker ini juga diduga bisa terjadi apabila ada jaringan plasenta tertinggal dan tumbuh di perut meskipun tidak ada janin. Penyakit ini mempengaruhi sekitar satu dari setiap 50.000 kehamilan dan paling sering ditemukan pada wanita di atas usia 40.

(liputan6.com)